Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Libatkan 1.200 Peserta Pekanbaru Lestari Run Sukses Digelar, Wako Agung Jadikan Ajang Edukasi Lawan Sampah

M Ali Nurman • Minggu, 14 Juni 2026 | 12:31 WIB
Wako Pekanbaru Agung Nugroho didampingi Wawako Markarius Anwar, Ketua TP PKK Sulastri Agung dan Forkopimda Kota Pekanbaru menyanyikan lagu Indonesia Raya bersama peserta Pekanbaru Lestari Run sebelum flag off, Ahad (14/6/2026). (M Ali Nurman/Riaupos.co)
Wako Pekanbaru Agung Nugroho didampingi Wawako Markarius Anwar, Ketua TP PKK Sulastri Agung dan Forkopimda Kota Pekanbaru menyanyikan lagu Indonesia Raya bersama peserta Pekanbaru Lestari Run sebelum flag off, Ahad (14/6/2026). (M Ali Nurman/Riaupos.co)

 

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menghadirkan cara berbeda dalam kampanyekan kepedulian lingkungan melalui kegiatan Pekanbaru Lestari Run yang digelar Ahad (14/6/2026) pagi. 

Tidak sekadar ajang olahraga, kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi ke-242 Kota Pekanbaru ini dijadikan sarana edukasi kepada masyarakat untuk bersama-sama memerangi persoalan sampah.

Sebanyak 1.200 peserta ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Mereka dilepas langsung oleh Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho didampingi Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar, Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Muharman Arta, jajaran Forkopimda Kota Pekanbaru, Ketua TP PKK Kota Pekanbaru Sulastri Agung, serta para kepala organisasi perangkat daerah (OPD).

Baca Juga: Lestarikan Lahan yang Sempit, Hobi Jadi Cuan dan Menginspirasi

Sebelum pelepasan peserta atau flag off yang dilakukan sekitar pukul 06.15 WIB di Jalan Gajah Mada, seluruh peserta bersama unsur pimpinan daerah terlebih dahulu menyanyikan lagu Indonesia Raya.

Rute lari dimulai dari Jalan Gajah Mada menuju Jalan Jenderal Sudirman, kemudian berputar di kawasan depan Star City. Selanjutnya peserta bergerak ke Jalan Kartini, berputar arah di kawasan Tugu Bambu Kuning Jalan Diponegoro hingga menuju Bundaran Tugu Keris. Dari lokasi tersebut peserta berbelok ke kanan melalui Jalan Pattimura sebelum kembali ke Jalan Sudirman dan finis di Jalan Gajah Mada dengan total jarak tempuh sekitar 5 kilometer.

Yang membedakan Pekanbaru Lestari Run dengan kegiatan lari pada umumnya adalah setiap peserta diwajibkan membawa kantong plastik berukuran besar untuk mengumpulkan sampah yang ditemukan sepanjang rute.

Baca Juga: Melihat Jerman “Baru” di Tangan Negelsmann

Baik peserta individu maupun kelompok tampak aktif memungut sampah yang dijumpai selama berlari. Bahkan Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho ikut turun langsung bersama peserta mengumpulkan sampah di sepanjang lintasan.

Panitia juga menyiapkan hadiah bagi peserta yang berhasil mengumpulkan sampah terbanyak sebagai bentuk apresiasi terhadap kepedulian mereka terhadap kebersihan lingkungan.

Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho mengatakan, kegiatan tersebut memang dirancang bukan sebagai ajang perlombaan semata, melainkan sebagai gerakan edukatif untuk membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

Baca Juga: Tren Lari Meningkat, RS Awal Bros Ingatkan Risiko Berolahraga Tanpa Pemeriksaan CPET

“Kita panjatkan syukur pada hari ini kita masih diberikan kesehatan dan kesempatan. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada jajaran Dispora Kota Pekanbaru yang sudah melaksanakan rangkaian Hari Jadi Kota Pekanbaru ke-242 melalui kegiatan Lestari Run ini,” ujar Agung.

Menurutnya, jumlah peserta sengaja dibatasi tidak terlalu banyak karena fokus utama kegiatan adalah menyampaikan pesan lingkungan kepada masyarakat.

“Lestari Run ini memang ditargetkan tidak melebihi dari 1.000 peserta karena memang tujuannya bukan untuk perlombaan, tetapi tujuannya adalah melakukan dan memberikan edukasi kepada seluruh masyarakat,” katanya.

Baca Juga: Konsumsi 6 Buah Ini Setiap Pagi, Bantu Bakar Lemak Perut dan Berat Badan Ideal Bukan Mimpi

Agung menegaskan bahwa persoalan sampah saat ini merupakan tantangan bersama yang tidak bisa diselesaikan hanya oleh pemerintah daerah. Dibutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat agar upaya menjaga kebersihan kota dapat berjalan efektif.

“Kita sadar dan kita ketahui bahwa perang bersama hari ini adalah melawan sampah. Menjaga alam sama dengan menjaga masa depan. Terutama kalau hanya pemerintah saja yang berperan, anggaran berapa pun tidak akan mungkin bisa menyelesaikan persoalan lingkungan di Kota Pekanbaru,” tegasnya.

Karena itu, keterlibatan 1.200 peserta dalam kegiatan tersebut diharapkan mampu menjadi sarana penyebaran pesan positif kepada masyarakat luas mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

Baca Juga: Harga Emas Antam Hari Ini, Minggu 14 Juni 2026, Naik Tipis Rp 2.000

“Oleh karena itu, hari ini dengan adanya 1.200 peserta lari yang terdaftar dalam Lestari Run ini harapannya adalah tentu mengedukasi seluruh masyarakat Pekanbaru,” ujarnya.

Agung mengaku bersyukur karena selama kegiatan berlangsung para peserta justru kesulitan menemukan sampah di sejumlah ruas jalan yang dilalui. Kondisi tersebut menunjukkan semakin meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan.

“Alhamdulillah tadi kita berlari bersama, semuanya membawa kantong tempat pembuangan sampah. Berarti ada 1.200 kantong yang dibawa peserta. Kita ketahui tadi sangat susah mencari sampah. Ini juga sudah kami koordinasikan dengan DLHK terkait pengangkutan sampah karena memang di jalur-jalur tertentu saat dibersihkan tadi hampir tidak ada sampah sama sekali,” ungkapnya.

Baca Juga: Pelatihan Khat Melayu 2026, Upaya Penciptaan Kekhasan Seni Rupa Riau

Selain kegiatan lari dan aksi pungut sampah, suasana Pekanbaru Lestari Run juga semakin semarak dengan penampilan grup musik Moluccan Soul. Belasan lagu bernuansa Indonesia Timur yang dibawakan sukses menghibur peserta dan masyarakat yang hadir.

Usai menyelesaikan lari sejauh 5 kilometer, para peserta tampak menikmati hiburan yang disuguhkan. Wali Kota Agung Nugroho pun turut berbaur bersama peserta menikmati alunan musik yang mengajak seluruh peserta berjoget bersama.

Keseruan semakin terasa ketika sejumlah peserta meminta disiram air menggunakan mobil pemadam kebakaran. Meski kondisi menjadi basah, antusiasme peserta tetap tinggi hingga seluruh rangkaian kegiatan berakhir.

Baca Juga: Mahmoud Abunada Tetap Kokoh di Depan Gawang Meski Diserang 26 Tembakan, Man of the Match Qatar vs Swiss di Piala Dunia 2026

Wako Agung mengajak seluruh masyarakat mendoakan Kota Pekanbaru yang tengah memperingati hari jadinya ke-242 agar terus berkembang dan semakin sejahtera.

“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta yang hadir pada hari ini. Mari kita bersama-sama mendoakan agar Pekanbaru di usia ke-242 tahun ini semakin maju, masyarakatnya semakin sejahtera, semakin banyak rezekinya, panjang umur, sehat dan bahagia selalu,” tutupnya.

Editor : M. Erizal
#kepedulian lingkungan #Wako pekanbaru agung nugroho #pemko pekanbaru