PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Tingginya jumlah lulusan sekolah dasar (SD) di Kota Pekanbaru masih belum sebanding dengan jumlah daya tampung SMP negeri. Untuk menjamin lulusan SD tetap bisa melanjutkan pendidikan, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru tahun ini menggandeng 23 SMP swasta dalam skema sekolah swasta gratis di Pekanbaru.
Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar mengatakan, skema swasta gratis ini sebagai langkah antisipasi dalam menjamin akses pendidikan bagi anak-anak di Kota Pekanbaru dan menjadi bagian dari kebijakan pemerataan akses pendidikan. Nantinya, lulusan SD dan setingkatnya yang tidak lolos masuk SMP negeri akan dialihkan ke sekolah swasta mitra pemerintah tanpa biaya.
”Kami menilai langkah ini sebagai solusi sementara atas ketimpangan antara jumlah lulusan SD dan kapasitas SMP negeri, sekaligus upaya menjaga keberlanjutan akses pendidikan dasar di Kota Pekanbaru,” katanya, Rabu (24/6).
Berdasarkan data yang dimiliki Dinas Pendidikan, jumlah lulusan SD sekitar 19.200 anak, sementara kapasitas SMP negeri hanya 15.216 kursi. Sehingga terdapat selisih hampir 3.984 anak yang tidak tertampung di SMP negeri.
”Sejumlah sekolah swasta tersebut menjadi opsi bagi calon peserta didik dalam SPMB tingkat SMP negeri di Kota Pekanbaru,” ujarnya.
Markarius Anwar menambahkan untuk skema kemitraan dengan sekolah swasta bukan hanya solusi jangka pendek, tetapi juga strategi untuk mengurangi ketimpangan akses pendidikan di wilayah perkotaan yang terus berkembang.
Baca Juga: Pemko Pekanbaru Raih Predikat Informatif pada KI Riau Award 2025
Sejumlah sekolah yang terlibat dalam program ini antara lain SMP Telekomunikasi Pekanbaru, SMP Taruna Satria, SMP IT Badrul Islam, SMP Plus Terpadu, hingga SMP Muhammadiyah 5, dengan total 23 sekolah swasta mitra.
”Selain skema kemitraan, jalur SPMB 2026 Pekanbaru tetap mencakup jalur domisili, prestasi, afirmasi, dan mutasi untuk memberikan fleksibilitas seleksi siswa,” katanya.
Baca Juga: SPMB SMP Pekanbaru Ditutup Besok 25 Juni, Kuota Jalur Domisili Nyaris Penuh Ada 7.481 Pendaftar
SPMB SMP Berakhir Hari Ini
Dalam pada itu, pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tingkat SMP negeri di Kota Pekanbaru akan berakhir pada 25 Juni 2026. Hingga Rabu (24/6), jumlah pendaftar pada jalur domisili telah mencapai 7.481 orang atau 98 persen dari total kuota yang tersedia.
Berdasarkan data dari situs resmi Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru hingga Rabu (24/6), minat masyarakat terhadap jalur domisili masih sangat tinggi. Jumlah pendaftar pada jalur ini mencapai 7.481 orang atau 98 persen dari total kuota yang tersedia.
Sementara itu, pada jalur afirmasi tercatat sebanyak 1.343 pendaftar atau 43 persen dari kuota. Jalur mutasi sebanyak 154 pendaftar atau 19 persen dari kuota. Untuk jalur prestasi non akademik tercatat 393 pendaftar atau 17 persen dari kuota.
Sedangkan jalur prestasi akademik berdasarkan nilai rapor telah mencapai 859 pendaftar atau 57 persen dari kuota yang tersedia. Adapun jalur prestasi akademik berdasarkan Tes Kemampuan Akademik (TKA) masih minim peminat dengan jumlah pendaftar baru 12 orang atau sekitar tiga persen dari kuota.(ayi/ilo/yls)
Laporan TIM RIAU POS, Kota
Editor : Arif Oktafian