Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

PAD Pekanbaru Naik Jadi Rp1,2 Triliun Berkat Kebijakan Pro Masyarakat

Joko Susilo • Minggu, 28 Juni 2026 | 16:27 WIB
Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho. (Istimewa)
Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho. (Istimewa)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Keberhasilan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) mendapat apresiasi dari Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian. 

Bahkan, Pekanbaru disebut sebagai salah satu daerah yang dapat menjadi percontohan nasional dalam upaya meningkatkan penerimaan daerah tanpa membebani masyarakat.

Wali Kota (Wako) Pekanbaru, Agung Nugroho, mengatakan PAD Kota Pekanbaru meningkat signifikan dari sekitar Rp800 miliar menjadi Rp1,2 triliun pada 2025. 

Baca Juga: Pria Paruh Baya di Tempuling Inhil Diamankan Bersama 280 Gram Sabu

Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil dari berbagai kebijakan yang memberikan kemudahan dan keringanan kepada masyarakat sebagai wajib pajak.

"Kita meningkatkan PAD dengan cara membuat kebijakan yang tidak memberatkan masyarakat," ujar Agung, Ahad (28/6/2026).

Ia menjelaskan, salah satu kebijakan yang diterapkan adalah penurunan tarif Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Langkah tersebut justru mendorong meningkatnya kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak sehingga realisasi penerimaan dari sektor PBB mengalami kenaikan.

Baca Juga: Hari Perdana MTQ Ke-44 Riau, 40 Peserta Terbaik Kafilah Kampar Mulai Bertanding

Selain itu, Pemko Pekanbaru juga menurunkan tarif parkir. Kebijakan tersebut dinilai berdampak positif terhadap peningkatan pendapatan dari sektor perparkiran karena masyarakat lebih terdorong untuk memenuhi kewajibannya.

Tak hanya itu, Pemko Pekanbaru juga mengoptimalkan penerimaan pajak kendaraan bermotor dengan melibatkan kader Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK). 

Para kader melakukan sosialisasi sekaligus mendatangi masyarakat dari rumah ke rumah untuk mengingatkan pembayaran pajak kendaraan serta menyampaikan Surat Pemberitahuan Terutang (SPT) PBB.

Baca Juga: 300 Kios Pasar Rakyat dan Pasar Terapung Tembilahan Ludes Terbakar, 18 Motor Ikut Hangus

Menurut Agung, pendekatan yang mengedepankan pelayanan, sosialisasi, dan kemudahan menjadi kunci keberhasilan Pemko Pekanbaru dalam meningkatkan PAD. 

Ia menegaskan, kebijakan yang berpihak kepada masyarakat justru mampu meningkatkan kesadaran dan kepatuhan wajib pajak, sehingga penerimaan daerah terus mengalami peningkatan. (ilo)

Editor : M. Erizal
#pendapatan asli daerah (PAD) #Wako pekanbaru agung nugroho #pemko pekanbaru