PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Wakil Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Mukhlisin ditunjuk menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Bupati. Ini dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Plt Gubernur Riau (Gubri) SF Hariyanto usai Bupati Suhardiman Amby ditetapkan sebagai tersangka dan resmi ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu (1/7).
Penunjukan Plt Bupati Kuansing ini juga untuk mengisi kekosongan posisi kepala daerah. “Plt Bupati Kuansing sudah kita tunjuk. Wakil Bupati, Pak Mukhlisin, jadi Plt Bupati Kuansing,” kata Plt Gubri SF Hariyanto, kemarin.
Plt Gubri meminta Mukhlisin menjalankan tugas dan kewenangan kepala daerah untuk memastikan roda pemerintahan di Kuansing tetap berjalan sebagaimana mestinya.
Baca Juga: Tak Lolos SPMB, Calon Siswa Masih Bisa Daftar di 35 SMP Negeri di Kota Pekanbaru
“Tadi (kemarin, red) saya sudah menghubungi Wakil Bupati Kuansing. Saya pesan agar tetap menjaga roda pemerintahan berjalan dan tetap laksanakan MTQ ke-44 Tingkat Provinsi Riau,” sebutnya.
Selain itu, SF Hariyanto juga meminta segera menunjuk pelaksana harian (Plh) Sekretaris Daerah Kabupaten Kuansing untuk menggantikan posisi Zulkarnain yang turut diamankan KPK.
“Saya juga minta Pak Mukhlisin segera menunjuk Plh Sekda Kabupaten Kuansing agar tidak terjadi kekosongan dan roda pemerintahan di Pemkab Kuansing tetap berjalan normal,” tuturnya.
Baca Juga: Wawako Pekanbaru Hadiri Upacara Hari Bhayangkara ke-80, Dorong Penguatan Sinergi dengan Polri
Sementara itu, Asisten III Setda Kuansing Drs Azhar MM memastikan pelayanan pemerintahan tetap berjalan seperti biasa. “Kita tidak mengelak fakta yang terjadi. Tetapi pelayanan pemerintahan masih tetap berjalan seperti biasa,” ujar Azhar.
Menurut Azhar, kondisi Kantor Bupati yang terlihat sepi dari hari biasa, tidak bisa dikaitkan seluruhnya dengan kondisi yang terjadi. Sebab, Kabupaten Kuansing menjadi tuan rumah MTQ Riau, di mana sebagian para ASN di lingkungan Pemkab Kuansing masuk dalam ke panitia.
Selain itu, dari awal memang di sampaikan pada para ASN di Kuansing bila tidak ada aktivitas yang penting di dinas dan badan, dianjurkan ikut menyaksikan cabang perlombaan. Ini dimaksudkan untuk memberikan semangat pada qari dan qariah Kuansing yang sedang berlomba.
Ditanya soal apakah kondisi itu juga menggangu proses pencairan gaji pegawai dan pembahasan APBD Perubahan yang akan dimulai Agustus mendatang? Azhar mengatakan, untuk pembayaran gaji pegawai menurutnya tidak akan berdampak. Sebab, diproses oleh BPKAD.
Sementara untuk proses pembahasan APBD Perubahan 2026, Azhar mengatakan, tim TAPD selain Sekda sebagai Ketua TAPD juga terdiri dari beberapa eselon II lainnya. Yakni asisten, kepala Bappeda, Kepala BPKAD dan beberapa pejabat eselon II lainnya.
Namun tentu akan dilihat situasi perkembangan terakhirnya. Karena pembahasan APBD Perubahan belum dimulai. Dia pun menghimbau pada seluruh ASN Kuansing untuk tetap masuk kerja dan menjalankan tugas pokok masing-masing yang diberikan.(sol/dac)
Editor : Arif Oktafian