PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Polda Riau menggelar upacara puncak peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Lapangan Apel Mapolda Riau, Rabu (1/7). Tema “Polri untuk Masyarakat”, jadi momentum memperkuat komitmen pengabdian Polri kepada masyarakat sekaligus dirangkaikan dengan kabar membanggakan atas diraihnya penghargaan Nugraha Sakanti dari Presiden Prabowo Subianto.
Upacara dipimpin Wakapolda Riau Brigjen Pol Hengki Hariadi dan dihadiri Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Riau, para pejabat utama Polda Riau, serta tamu undangan lainnya.
Komandan upacara dipercayakan kepada AKBP Nasrudin dengan peserta terdiri dari personel Polri, TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, dan sejumlah unsur lainnya. Dalam amanatnya, Wakapolda Riau berharap Polri terus berkembang menjadi institusi yang profesional, humanis, dan semakin dekat dengan masyarakat.
Baca Juga: KPK Periksa Bupati Inhu dan Sekdaprov Riau sebagai Saksi
“Polri tidak bisa bekerja sendiri. Keamanan dan ketertiban hanya dapat terwujud melalui kerja sama dan partisipasi seluruh elemen masyarakat. Karena itu, kami mengajak seluruh masyarakat Riau untuk terus bersinergi bersama Polri dalam menjaga situasi kamtibmas yang kondusif,” ujarnya.
Menurut Hengki, posisi geografis Provinsi Riau yang berbatasan dengan negara tetangga menjadikan daerah ini memiliki tantangan tersendiri, terutama terkait kejahatan lintas negara seperti peredaran narkotika.
“Peredaran narkoba merupakan musuh bersama yang harus kita lawan. Dibutuhkan kolaborasi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan seluruh masyarakat agar Riau tetap aman dan terbebas dari ancaman kejahatan transnasional,” tegasnya.
Baca Juga: Arief Akui Kesalahan, Dani Menyesal
Pada kesempatan tersebut, Wakapolda juga menyampaikan rasa syukur atas penghargaan Nugraha Sakanti. Menurutnya, penghargaan tersebut merupakan bentuk pengakuan negara atas dedikasi Polda Riau dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Dari 36 Polda di Indonesia, hanya sejumlah Polda yang menerima penghargaan Nugraha Sakanti, Polda Riau salah satunya. Ini merupakan kebanggaan sekaligus amanah yang harus dijaga dengan meningkatkan kinerja, integritas, serta kualitas pelayanan kepada masyarakat,” katanya.
Ia menegaskan penghargaan tersebut bukanlah tujuan akhir, melainkan motivasi bagi seluruh personel untuk terus berinovasi, memperkuat pelayanan publik, memanfaatkan teknologi informasi, meningkatkan profesionalisme sumber daya manusia, serta mempererat komunikasi dengan masyarakat.
“Kepercayaan masyarakat adalah kehormatan tertinggi bagi Polri. Karena itu, mari kita terus bekerja dengan tulus, profesional, berintegritas, dan menghadirkan rasa aman bagi seluruh masyarakat,” tutup Hengki.
Sementara itu, pada puncak peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang dipusatkan di Lapangan Satlat Brimob, Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Presiden Prabowo Subianto secara langsung menganugerahkan tanda kehormatan Nugraha Sakanti kepada Polda Riau sebagai salah satu dari 12 satuan kerja di lingkungan Polri yang dinilai berjasa, berprestasi, dan memberikan manfaat nyata bagi bangsa dan negara.
Penganugerahan tersebut didasarkan pada Keputusan Presiden Nomor 37/TK/2026, Keputusan Presiden Nomor 38/TK/2026, serta Keputusan Presiden Nomor 55/Polri Tahun 2026.
Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan mengatakan penghargaan tersebut merupakan kehormatan sekaligus amanah yang dipersembahkan untuk seluruh personel Polda Riau beserta jajaran dan masyarakat Riau.
“Alhamdulillah, penghargaan Nugraha Sakanti ini merupakan kehormatan bagi seluruh keluarga besar Polda Riau. Penghargaan ini bukan milik seorang Kapolda, tetapi buah dari kerja keras, dedikasi, dan pengabdian seluruh personel serta dukungan masyarakat yang terus bersinergi bersama kami menjaga keamanan dan ketertiban di Provinsi Riau,” ujarnya.(nda)
Editor : Arif Oktafian