Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Pemko Pekanbaru Perluas Waste Station, Dorong Warga Tukar Sampah Jadi Saldo Elektronik

Joko Susilo • Jumat, 3 Juli 2026 | 19:55 WIB
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru, Reza Aulia Putra SIP MSi
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru, Reza Aulia Putra SIP MSi

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru terus memperluas layanan pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular. 

Melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK), pemerintah berencana menambah satu unit waste station guna memudahkan masyarakat menukarkan sampah nonorganik menjadi saldo uang elektronik.

Saat ini Kota Pekanbaru telah memiliki dua waste station. Satu berada di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Tunjuk Ajar Integritas di Jalan Ahmad Yani, dan satu lagi di RTH Ratu Kaca Mayang, Jalan Jenderal Sudirman.

Baca Juga: Jalan Simpang Rakit Gadang–Simpang Lubuk Agung Mulai Diperbaiki, Mobilitas Warga Kian Lancar

Kepala DLHK Kota Pekanbaru, Reza Aulia Putra mengatakan, penambahan fasilitas tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan partisipasi masyarakat dalam memilah dan mengelola sampah dari sumbernya.

"Saat ini di Kota Pekanbaru sudah beroperasi dua unit waste station. Rencananya akan kita tambah satu unit lagi agar akses masyarakat semakin mudah untuk menukarkan sampah nonorganik yang masih memiliki nilai ekonomi," kata Reza Aulia Putra, Jumat (3/7/2026).

Meski demikian, DLHK belum mengungkapkan lokasi pembangunan waste station yang baru. Saat ini pihaknya masih melakukan kajian sekaligus berkoordinasi dengan sejumlah pihak terkait penentuan lokasi.

Baca Juga: Beberapa Hari Tak Terlihat, Banit 1 SPKT Polres Rohul Ditemukan Meninggal di Rumah Kontrakan, Begini Kronologinya

Reza menjelaskan, waste station merupakan fasilitas pengumpulan dan pemilahan sampah yang memungkinkan masyarakat memperoleh poin dari sampah yang disetorkan.

"Masyarakat cukup datang membawa sampah nonorganik ke waste station. Sebelumnya mereka harus mengunduh aplikasi Rekosistem. Nantinya setiap sampah yang disetor akan dikonversi menjadi poin sesuai jenis dan beratnya," jelasnya.

Jenis sampah yang dapat ditukarkan di antaranya plastik, kaca, minyak jelantah, kertas, kardus, logam hingga limbah elektronik.

Baca Juga: Bea Cukai Sita 652 Unit Handphone Bekas Merek iPhone yang Dibawa Menggunakan MV Oceanna 5 

"Kalau poinnya sudah terkumpul, masyarakat bisa menukarkannya menjadi uang elektronik atau saldo pada aplikasi. Harapannya program ini tidak hanya mengurangi sampah yang berakhir di TPA, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat," tambah Reza.

DLHK juga menggandeng sejumlah pihak untuk memperluas jaringan waste station. Sejumlah kawasan yang diproyeksikan menjadi lokasi pengembangan berikutnya berada di wilayah Panam, Rumbai, dan Tenayan Raya sehingga layanan penukaran sampah semakin mudah dijangkau masyarakat di berbagai wilayah Kota Pekanbaru.(ilo)

Editor : M. Erizal
#Waste Station #pemko pekanbaru #pengelolaan sampah