Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Rifat Sungkar: Mitsubishi Bertenaga, Kokoh, dan Efisien

Hendrawan Kariman • Senin, 6 Juli 2026 | 10:10 WIB
Pereli nasional Rifat Sungkar berbagi pengalaman saat tampil mengisi talk show dalam kegiatan Bergerak Bersama Mitsubishi di Grand Ubud Pekanbaru, Ahad (5/7/2026).  (MHD AKHWAN/RIAU POS)
Pereli nasional Rifat Sungkar berbagi pengalaman saat tampil mengisi talk show dalam kegiatan Bergerak Bersama Mitsubishi di Grand Ubud Pekanbaru, Ahad (5/7/2026). (MHD AKHWAN/RIAU POS)

 

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Rifat Sungkar mengisi talkshow dalam kegiatan Gerak Bersama Mitsubishi, kemarin. Sebagai pembalap generasi ketiga dalam keluarganya, Rifat tidak pernah lepas dari dunia balap dan otomotif.  

Pada talkshow ini berbagai cerita dunia balap dan mobil Mitsubishi yang dikendarai dipaparkannya. Belasan tahun menjadi ambassador Mitshubishi sudah cukup menjadi bukti. Balapan mobil, mulai dari reli, hingga drift menjadi dunia Rifat. 

Ratusan piala yang ia raih turut mengantarkannya sebagai pembalap penerima anugerah Bintang Prestasi. Ia mengaku dari ratusan piala balapan, Mitsubishi selalu memberikan kemenangan. ‘’Dari hari pertama saya bala­pan, saya selalu pakai Mitsubishi,’’ ujarnya.

‘’Oke, dari hari pertama. Nah, di tahun itu, Mitsubishi itu temanya memang reli karena ada mobil Evo, itu Evo 1 sampai 10. Dari tahun ke tahun saya selalu pakai mobil itu, dan dari tahun ke tahun saya juara nasional, juara internasional bersama Mitsubishi dalam berbagai karier saya,’’ tambahnya.

Baca Juga: Gerak Bersama Mitsubishi Melebihi Ekspektasi

Maka pria dengan catatan 370 piala berbagai ajang bala­pan nasional dan internasional ini memastikan, omongannya soal Mitsubishi bukan pepes kosong. ‘’Mitsubishi sudah bagian cerita dari kehidupan saya. Piala balapan saya tuh ada kira-kira 360 atau 370 piala, saya lupa. Dari jumlah itu kontribusinya Mitsubishi sangat amat mayo­ritas dari piala-piala itu,’’ ujarnya.

Rifat menyebutkan, reli bukan suatu yang mudah. Reli itu sangat susah, terutama yang paling repot, kata dia, sebetulnya bagaimana memanej mobil sampai ke finish. ‘’Karena kalau finish aja itu biasa, tapi tuntutan saya kan finish dan menang, maka saya harus pakai mobil yang memang bisa diandalkan,’’ jelasnya. 

‘’Jadi kenapa dari hari pertama saya reli saya pakai Mitsubishi, karena dari dulu reputasi Mitsubishi itu lebih kuat daripada mobil lain. Dan itu, honestly, gak pakai cerita lain, itu sudah saya buktiin. Makanya kenapa saya loyal dengan Mitsubishi,’’ tambahnya.

Rifat juga bercerita, dunia balapan adalah dunia mendorong kemampuan mobil sampai titik batasnya. Karena cabang olahraga motorsport, menurut dia, dalah cabang yang menentukan batas kekuatan sebuah mobil. Maka, kata Rifat, seorang pembalap seperti dirinya sangat tenaga dengan mobil yang dikendarainya.

‘’Makanya kalau kita mikirnya gak tegaan, gak usah jadi pembalap. Tapi kalau kitanya tega-tegaan, kita harus tahu batas. Di mana batas mobil ini tuh kuat, sasisnya kuat,’’ ujar Rifat cerita soal kekokohan Mitsubishi saat balapan.

Rifat menyebutkan telah mencoba hampir semua disiplin balap mobil. Oleh karena itu dirinya tahu standar seseorang akan menjadi juara. ‘’Jadi berbagai disiplin sudah saya coba. Memang ya semuanya membuktikan kalau mobilnya kuat, orangnya kuat, jadi juara,’’ ungkapnya.

Rifat tidak heran bila merek mobil Mitsubishi terus berkibar di Riau. Hebatnya ada banyak dealer Mitsubishi dari berbagai perusahaan yang memberikan pelayanan lengkap baik penjualan hingga layanan purnajual di Riau.

Karakteristik Riau menurut Rifat cukup banyak pengusaha perkebunan, suka berlibur ke Sumatera Barat lewat jalur darat dengan medan bergelombang dan menikung. Itu membuat lini mobil Mitsubishi, mulai dari mobil penumpang hingga komersil selalu menjadi pilihan orang-orang Riau.

Menurut Rifat, selain punya keunggulan dari segi desain dan tenaga, merek asal Jepang ini memberi begitu banyak pilihan bagi konsumennya. Seperti dikatakan Rifat, memilih mobil itu seperti memilih baju, tergantung occasion-nya seperti apa.

‘’Makanya mobil Mitsubishi tuh kita punya pilihan gasolin juga, diesel juga. Kalau saya pun juga gitu, waktu off-road saya pakai Pajero, waktu reli saya pakai Xpander. Karena itu sesuai dengan peruntukannya. Banyak orang selalu mikir. Waduh kalau misalnya kita kebutuhannya, mereka cuma berdua, tapi karena gak mau rugi mau beli mobil tempat duduknya tujuh. Kan itu waste ya, sebetulnya,’’ ujarnya.

Baca Juga: Hati-Hati Berkata Kasar, Warga Pekanbaru Diputus Pengadilan Bersalah karena Menghina

Maka begitulah kondisi konsumen Mitsubishi di Riau. Ia melihat merek mobil ini mampu memberikan banyak pilihan bagi konsumennya. ‘’Makanya Mitsubishi punya pilihan, berdua ya kita punya mobil berdua, bertiga ya bertiga, berempat ya berempat. Nah, untuk daya jelajah gitu ya. Untuk daya jelajah juga masing-masing mobil ini punya keunggulannya juga,’’ ujarnya.

Rifat melihat tipikal jalan di Riau dimana ada yang aspalnya yang rapi, ada juga yang tidak rata dan berbukit-bukit seperti di wilayah perkebunan. Sehingga kendaraan harus punya daya jelajah. Mitsubishi dalam hal ini menurutnya memberikan jawaban untuk setiap kebutuhan medan lintas tersebut.

Pada talkshow yang dipandu aktor sekaligus influencer Megi Irawan ini, Rifat mencontohkan bahkan satu jenis mobil Mitsubishi seperti Xpander saja melakukan upgrade sesuai kebutuhan itu. Maka lahirlah Xpander Ultimate lalu ada Xpander Cross.’’Bahkan Xpander itu upgrade lagi, seperti fitur drive mode. Ini memungkinkan penyesuaian cara berkendara sesuai kebutuhan,’’ ujarnya.

Rifat juga memaparkan fitur turbo pada Xpander Ultimate turbo 1.500 cc turbo. Mobil ini ketika dipakai harian, 1.500 cc saja, turbonya tidak jalan. ‘’Tapi begitu diinjak gas lebih dari 40 persen, turbonya jalan untuk performance. Jadi efisiensinya dapat, tenaganya juga dapat,’’ ucapnya.

Soal Mitsubishi Rifat turut memaparkan bahwa justru semua mobil Mitsubishi yang paling laku adalah yang paling mahal, bukan yang paling murah. Hal itu tidak lepas dari kebutuhan konsumen itu sendiri.

Hal ini menurutnya, selain karena memang punya fitur andal, bandel, ternyata berbagai lini produk mobil Mitsubishi terus berinovasi. Tidak hanya kokoh, Mitsubishi juga punya reputasi lewat mobil-mobil yang efisien dengan layanan purna jual sangat prima.

‘’Beli mobil itu bukan cuman beli mobil, tapi harus beli rasa aman. Ke mana pun, di mana pun, mesti ada tempat mobil ini servis, sparepart sedia. Karena banyak brand yang jual aja, after care-nya mereka gak care,’’ ujar Rifat saat ditanya tipsnya ketika akan memilih mobil.

Rifat memastikan, Mitsubishi punya kebiasaan untuk lebih dulu mendirikan sebiah dealer sebelum menjual lini mobilnya.  ‘’Kalau mereknya Mitsubishi, kita bisa memberikan rasa aman dan nyaman dan secara value, valuasi, ketika beli, ketika nantinya mengganti, selalu mobil kita punya value yang tinggi. Karena itu tadi, infrastruktur kita diciptakan untuk rasa aman bagi seluruh customer,’’ tutur Rifat.

Dampingi Test Drive 

Baca Juga: Ditutup dengan Fun Run, Puncak Peringatan HUT Ke-50 RSUD Arifin Achmad Penuh Kebahagiaan 

Sejumlah calon konsumen mendapat kesempatan spesial melakukan test drive mobil Mitsubishi Destinator bersama Rifat Sungkar. Tidak banyak yang mendapat kesempatan langka test drive yang digelar dalam kegiatan Bergerak Bersama Mitsubishi dan Riau Pos di Grand Ubud Pekanbaru itu. Wartawan Riau Pos menjadi salah satu yang beruntung tersebut.

Siang kemarin, Rifat berada di kursi depan bagian kiri dan mempersilakan wartawan Riau Pos untuk test drive. Sambil mengatur tempat duduk, ia mempersilakan wartawan mengatur sendiri tinggi rendahnya gagang stir yang ternyata bisa dikostumisasi sesuai keinginan. Namun diam-diam ia membuka sunroof tepat di atas.

Rifat pada kesempatan itu turut memamerkan Teknologi Diamond Sense pada mobil 7 seater ini. Selain ada Forward Collision Mitigation System (FCM), Leading Car Departure Notification (LCDN) dan banyak fitur lainnya, mobil berpenampilan dan berperforma sporty ini punya layar display 12.3-inch Smartphone-link. 

Dengan sekali sentuh bahkan wartawan bisa melihat posisi mobil dari atas, tidak hanya saat mobil mundur. Operasinya sangat mudah karena mendukung layar sentuh yang bekerja sangat mulus. Selain itu untuk drive mode, Mitsubishi Destinator dilengkapi dengan lima pilihan. 

Selain normal, ada mode wet, gravel, tarmac dan juga mud. Saat test drive Rifat menuntun wartawan untuk menguji kondisi ini di salah satu lintasan dengan mode wet untuk berkendara lebih aman. Hasilnya, mulus.

Pada penghujung test drive, Rifat sengaja mengarahkan agak sedikit ke tengah jalan di dalam perumahan Grand Ubud itu. Ternyata ia ingin menunjukkan pendeknya putaran Destinator, hingga tidak khawatir saat berbalik arah di u-turn ataupun keluar masuk titik parkir.

Tidak sampai pada putaran pendek, usai berhenti tepat di celah sempit itu, Rifat mempersilahkan wartawan turun dari mobil. ‘’Coba kursi nomor duanya, selonjorkan kaki, gimana rasanya,’’ pinta Rifat begitu wartawan turun dari kursi sopir dan duduk di barisan kedua.

Ternyata, baris kedua Destinator sangat lega. Tanpa perlu memundurkan posisi kursi, untuk ukuran wartawan yang tinggi 170 sentimeter (cm), di kursi nomor dua lebih dari nyaman selonjoron. Apalagi saat menyandarkan punggung di kursi.

‘’Memang banyak orang tertipu dari tampilan dan desain luar Destinator, ada yang bilang mobil ini lebih pendek dari Xpander,’’ ujar ifat setelah melihat wartawan keheranan dengan kondisi tempat duduk yang lapang itu.

Menurut Rifat dimensi dan interior Destinator memang lebih leluasa dibanding kompetitor sejenisnya. Itu, menurutnya, hanya bisa dirasakan dengan mencoba sendiri secara langsung.(end)

Editor : Arif Oktafian
#Mitsubishi Destinator #rifat sungkar #mitsubishi motors