Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Plt Gubri Hadiri Gelar Kesiapan Penanggulangan Karhutla

Soleh Saputra • Kamis, 9 Juli 2026 | 10:44 WIB
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit bersama Pelaksana Tugas Gubernur Riau SF Hariyanto meninjau peralatan penanggulangan karhutla di SPN Polda Riau, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Rabu (8/7/2026). (Diskominfotik Riau untuk Riau Pos)
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit bersama Pelaksana Tugas Gubernur Riau SF Hariyanto meninjau peralatan penanggulangan karhutla di SPN Polda Riau, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Rabu (8/7/2026). (Diskominfotik Riau untuk Riau Pos)

 

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto menghadiri Gelar Kesiapan Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di SPN Polda Riau, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Rabu (8/7).

Dalam kegiatan tersebut, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyerahkan bantuan peralatan penanggulangan karhutla kepada Polda Riau guna memperkuat kesiapsiagaan serta mendukung upaya pencegahan dan pena­nganan karhutla di Riau.

Adapun bantuan yang diberikan adalah 1 unit excavator, 20 unit mesin pompa air, 10 unit motor, dan alat yang membantu penanggulangan karhutla lainnya. Kapolri mengatakan, kegiatan ini memperlihatkan kesiapan Pemprov Riau dalam menanggulangi karhutla bersama seluruh pemangku kepentingan. Ia melihat semua kekuatan bersatu memberikan hal yang diperlukan Riau. 

Baca Juga: MPLS Harus Terhindar dari Praktik Perploncoan 

Kapolri juga mengingatkan seluruh jajaran personel yang tergabung di satgas penanganan. Dikatakannya, semua memiliki aturan, sosialisasi dan edukasi masyarakat juga harus ditingkatkan. “Jaga sinergitas dan kolaborasi. Sosialisasi agar masyarakat sama-sama menjaga dan merawat hutan kita,” tuturnya.

Sementara itu, Plt Gubri SF Hariyanto menyampaikan, Pemprov Riau berterima kasih atas bantuan yang diberikan. Pihaknya berharap kolaborasi ini dapat semakin meminimalisir karhutla di Provinsi Riau. Apalagi saat ini Riau sudah menetapkan Siaga Darurat Karhutla sejak 13 Februari lalu.

Pemprov Riau bersama Satgas Karhutla juga sudah melakukan mitigasi di desa dan lahan yang berpotensi terjadi kebakaran. “Upaya yang sudah dilakukan untuk menanggulangi karhutla, kita sudah laksanakan sosialisasi dan himbauan untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan,” ucapnya.

Plt Gubri juga mengatakan, bahwa satgas telah memberikan peningkatan edukasi kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Pemantauan dan patroli rutin pun terus terlaksana di lapangan.

Baca Juga: Fakultas Kedokteran Universitas Awal Bros Rayakan Dies Natalis Pertama

“Gelar kesiapan ini guna memastikan seluruh personel siap dalam menanggulangi kebakaran hutan dan lahan di Bumi Lancang Kuning. Gagasan Green Policing juga bukan hanya untuk menanam pohon di bumi saja, tapi juga menanamkan kesadaran dan rasa peduli pada alam dan lingkungan,” sebutnya.

Saat ini, Riau juga sudah mendapatkan bantuan satu unit helikopter water bombing dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Helikopter tersebut langsung digunakan untuk penanganan Karhutla. “Helikopter tersebut langsung digunakan untuk melakukan pemadaman Karhutla di Riau,” ujarnya.

Tambahan armada tersebut dinilai sangat penting untuk mempercepat penanganan kebakaran, terutama di wilayah yang sulit dijangkau melalui jalur darat. Helikopter water bombing berfungsi menjatuhkan air langsung ke titik api, sehingga dapat mempercepat pengendalian kebakaran sebelum meluas.

Baca Juga: Pengerasan Dimulai, Simpang Sebidang Arifin Ahmad–Sudirman Dikebut hingga Akhir Tahun

Selain pemadaman udara, armada helikopter juga berperan dalam patroli rutin, pemantauan titik panas, serta mendukung pengambilan keputusan cepat saat terjadi kebakaran di lapangan. “Kami terus meningkatkan kesiapsiagaan. Dengan dukungan armada yang memadai, penanganan titik api bisa dilakukan lebih cepat sehingga kebakaran tidak meluas dan dampaknya dapat diminimalkan,” katanya.

Di sisi lain, pihaknya juga kembali mengingatkan masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar. Partisipasi masyarakat dinilai menjadi faktor penting dalam mencegah terjadinya karhutla.

Masyarakat juga diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau indikasi kebakaran di lingkungan sekitar agar dapat segera ditangani oleh petugas.

“Kami mengajak seluruh masyarakat ikut berperan dalam pencegahan karhutla. Jangan membuka lahan dengan cara membakar dan segera laporkan jika menemukan titik api agar bisa ditangani secepat mungkin,” imbaunya.(adv/sol)

 

Editor : Arif Oktafian
#Listyo Sigit Prabowo #plt gubernur riau #kapolri #SF Hariyanto