
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Aksi sosial yang digalakkan oleh Ikatan Keluarga Persaudaraan Tionghoa Bengkalis (IKPTB) bersama Kelenteng Kwan Tee Kong Bio (KTB) di Rumbai nyatanya berhasil menggerakkan kepedulian masyarakat.
Tak tanggung-tanggung. Dalam sehari kegiatan yang berlangsung di Hotel Furaya Pekanbaru, Ahad (12/7/2026) itu, berhasil mengumpulkan 1.550 kantong darah yang diperuntukkan bagi masyarakat yang tengah berjuang sembuh di seluruh rumah sakit di Pekanbaru dan Riau.
Menurut Ketua IKPTB, Mulianto Tan, mengatakan kegiatan donor darah merupakan agenda rutin organisasi sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama sekaligus membantu memenuhi kebutuhan stok darah di Palang Merah Indonesia (PMI).
Baca Juga: Wakili Riau di Paskibraka Nasional 2026, Arifa Rahma Maulydha Dilepas Bupati Inhil
Selain itu, kegiatan bakti sosial tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-10 Kwan Tee Kong Bio dan HUT ke-27 IKPTB.
Dirinya juga mengucapkan terimakasih atas antusiasme masyarakat yang membludak membuat jadwal donor darah yang semula berakhir pukul 16.00 WIB harus diperpanjang hingga pukul 00.00 malam hari.
Langkah kepedulian ini merupakan aksi nyata masyarakat Pekanbaru yang siap membantu sesama masyarakat yang membutuhkan khususnya transfusi darah bagi kesembuhan.
"Jujur kami tidak menyangka antusiasme masyarakat cukup tinggi. Tadinya kami hanya menargetkan 500 hingga 800 kantong darah. Namun di luar dugaan, dalam satu hari berhasil terkumpul 1.550 kantong darah. Kami sangat senang dan terharu melihat antusiasme masyarakat," katanya.
Senada dengan itu, Lo Cu Kwan Tee Kong Bio, Darwin, menyebut tingginya partisipasi masyarakat menjadi bukti bahwa semangat berbagi dan kepedulian sosial masih sangat kuat.
Menurutnya, kegiatan donor darah tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Kwan Tee Kong Bio dan IKPTB yang diikuti masyarakat dari berbagai daerah di Pekanbaru dan sekitarnya.
Baca Juga: Pasar Murah Pemprov Riau Pekan Ini Dilakukan di Pekanbaru dan Kampar, Ini Lokasinya
"Animo masyarakat begitu besar sehingga waktu donor harus kami tambah hingga malam hari. Saya juga mengapresiasi kepada seluruh relawan, tenaga kesehatan, panitia, serta para pendonor . Semoga darah yang terkumpul dapat membantu masyarakat yang membutuhkan dan memberikan manfaat bagi banyak orang," katanya.
Sementara itu, Ketua UPT PMI Pekanbaru, Kurnia Sari, mengaku terkejut dengan membludaknya jumlah pendonor yang datang sejak pagi hingga malam.
Menurutnya, untuk mengakomodasi tingginya antusiasme masyarakat, PMI bahkan harus menambah fasilitas donor.
Baca Juga: Dua Pejabat Utama dan Empat Kapolres Disertijab, Kapolda: Lanjutkan Hal Baik yang Sudah Dibangun
"IKPTB dan Kwan Tee Kong Bio berhasil mengumpulkan massa yang sangat luar biasa. Karena itu kami menambah enam bed sehingga total tersedia 46 bed untuk melayani para pendonor," jelasnya.
Kurnia mengatakan tambahan stok darah tersebut sangat membantu PMI Pekanbaru yang saat ini masih mengalami kekurangan persediaan darah untuk memenuhi kebutuhan rumah sakit di Pekanbaru dan daerah sekitarnya.
Seorang pendonor, Eka (61), mengaku senang dapat ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Warga Jalan Harapan Raya, Pekanbaru, itu mengatakan dirinya telah rutin mendonorkan darah sejak masih duduk di bangku kuliah.
Baca Juga: Satu Nyawa Lagi Melayang Karena Harimau di Pelalawan
"Saya sudah donor darah sejak zaman kuliah. Sampai sekarang masih rutin donor sekitar dua kali dalam setahun," ujarnya.
Eka mengetahui informasi kegiatan donor darah tersebut dari grup WhatsApp Komunitas Pendonor Pekanbaru sekitar satu bulan sebelum pelaksanaan. Menurutnya, banyak anggota komunitas yang juga ikut mendonorkan darah.
"Kalau bisa kegiatan seperti ini dibuat dua hari karena masyarakat yang datang sangat ramai,"tegasnya (ayi)
Editor : M. Erizal