PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Brand mobil listrik BYD menggelar pameran di Living World (LW) Pekanbaru bertajuk “BYD Empowering the Future”. Berbagai tipe BYD dijejerkan agar bisa dilihat secara langsung oleh pengunjung LW Pekanbaru. Salah satunya ialah New BYD M6 DM yang mencuri perhatian.
Kepala Cabang BYD Arista Panam, Hanry mengatakan bahwa pameran tersebut digelar agar BYD bisa menyapa langsung dan lebih dekat dengan masyarakat Pekanbaru khususnya pengunjung LW. “Kami ingin lebih dekat dengan konsumen sekaligus memudahkan mereka untuk melihat langsung dan membeli mobil BYD impian mereka,” ujarnya.
Beragam promo menarik pun ditawarkan selama pameran berlangsung yakni sejak Rabu (15/7) hingga Ahad (19/7) mendatang. Adapun promo tersebut di antaranya ialah untuk tipe Atto 1 Dynamic warna hitam rakitan 2025 built up Cina dengan harga on the road (OTR) Rp228 juta. Selama pameran, untuk tipe tersebut disematkan diskon spesial Rp6 juta khusus 5 unit pertama yang terjual.
Baca Juga: PAD Naik Jadi Rp1,3 Triliun, Ekonomi Pekanbaru Tumbuh Positif
Ada pula promo DP mulai Rp25 juta hingga angsuran ringan yakni Rp 5.168.000 selama 60 bulan. Tersedia pula promo menarik lainnya yang khusus dihadirkan selama pameran berlangsung.
Mobil listrik saat ini memang makin digemari. Selain tidak perlu mengantre BBM, harga dan spesifikasi yang ditawarkan juga bersaing serta tak kalah canggih dari mobil lainnya.
Adapun harga untuk tipe-tipe BYD di Pekanbaru di antaranya untuk BYD M6 DM start from Rp315 jutaan hingga Rp410 jutaan. Untuk BYD Atto 3 start from Rp405 juta hingga Rp442 juta. Sedangkan BYD Sealion 7 start from Rp640 jutaan hingga Rp730 jutaan. Kemudian untuk Denza D9 dibanderol seharga Rp980 juta.
Baca Juga: Lima Kios di Jalan Belimbing Ludes Terbakar
Untuk informasi lebih lengkap terkait harga dan promo, Hanrye mengundang seluruh masyarakat untuk datang langsung ke pameran BYD di main atrium LW Pekanbaru. “Untuk info promo dan lainnya silahkan langsung datang ke LW. Lihat langsung, dapatkan promo dan bawa pulang BYD impian kamu,” tutupnya.(azr)
Laporan SITI AZURA, Pekanbaru
Editor : Arif Oktafian