PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Regional 1 Sumatera mempertegas komitmennya dalam menjaga keselamatan dan keandalan operasional dengan menyelenggarakan Forum Komunikasi Kontraktor PHR 2026 di SKA Co Ex, Pekanbaru, baru-baru ini.
Kegiatan ini menjadi wadah strategis bagi PHR dan mitra kerja kontraktor untuk menyelaraskan visi dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman, profesional, dan kolaboratif. Mengusung tema ‘’Kontraktor Pertamina Hulu Rokan Regional 1 yang Berbudaya K3, Profesional, Andal dan Kolaboratif’’, forum ini dihadiri oleh ratusan pimpinan perusahaan kontraktor mulai dari wilayah operasi Zona 1, Zona Rokan dan Zona 4 yang menjadi mitra-mitra strategis dalam mendukung kelancaran operasional migas di Regional 1 Sumatera.
Direktur Utama PHR, Muhamad Arifin menekankan, keselamatan kerja bukan sekadar prosedur, melainkan fondasi utama bagi produktivitas yang berkelanjutan.
Baca Juga: Indomaret-SGM Eksplor Kreativitas Anak Pekanbaru
‘’Kontribusi Regional 1 sangat signifikan, yakni mencapai 33 persen dari total produksi Subholding Upstream. Secara khusus, Blok Rokan menyumbang 29 persen terhadap produksi nasional. Angka ini menegaskan betapa pentingnya peran kita semua bagi ketahanan energi di Indonesia,’’ ujarnya.
Dijelaskan Arifin, forum ini diselenggarakan sebagai wujud komitmen bersama untuk terus memperkuat Budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), meningkatkan kepatuhan terhadap peraturan (compliance), serta mengimplementasikan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) secara menyeluruh dan konsisten di seluruh rantai kerja, baik pada kontraktor maupun subkontraktor.
“Dengan tema ini, saya ingin menegaskan kembali, bahwa aspek keselamatan, kepatuhan, integritas, dan tata kelola yang baik bukan hanya kewajiban administratif, tetapi merupakan fondasi utama untuk mencapai keunggulan operasional dan keberlanjutan bisnis,” ujarnya.
Baca Juga: Gelar Baksos, IKTS Pekanbaru Kumpulkan 176 Kantong Darah dan 250 Layanan Cuci Mata Gratis
Ia berharap, kegiatan ini dapat menjadi sarana komunikasi dan koordinasi, memperkuat komitmen bersama dalam membangun budaya K3 yang unggul, peningkatan kompetensi pekerja dan mitra kerja di seluruh tingkatan, memperkuat sinergi yang positif dan konstruktif antara pemangku kepentingan dan pelaku usaha, berbagi praktik-praktik terbaik (best practices), serta mendorong pemanfaatan teknologi terkini (seperti Artificial Intelligence) dan digitalisasi untuk mendukung kinerja operasional yang semakin andal (excellence).
‘’Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para pemangku kepentingan, jajaran manajemen, seluruh Perwira dan pekerja PHR, manajemen dan pimpinan mitra kerja, serta para pekerja lapangan yang hingga hari ini terus memberikan kontribusi nyata, dedikasi terbaik, dan energi positif dalam mendukung keberlangsungan operasi perusahaan yang sejalan dengan Asta Cita Pemerintah Republik Indonesia, yaitu mewujudkan kemandirian energi Indonesia,” kata Arifin.
Selain penyampaian arahan strategis, acara ini juga diisi dengan coaching clinic terkait implementasi Contractor Safety Management System (CSMS), Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP), serta aturan Tingkat Komponen dalam Negeri (TKDN).
Baca Juga: Honda Pamerkan Skutik Lengkap di Mal SKA
General Manager Zona Rokan, Andre Wijanarko mengatakan, kegiatan ini bukan sekedar agenda rutin, melainkan langkah strategis kami untuk memfasilitasi mitra kerja dalam menunjang pengadaan barang dan jasa guna mendukung operasional energi nasional.
“Saat ini, di Zona Rokan, kami mengelola hingga 43.000 mitra kerja. Mereka adalah garda terdepan yang mendukung kelancaran operasi di Rokan. Mengingat industri migas memiliki profil risiko yang sangat tinggi, kami memikul tanggung jawab besar untuk memastikan seluruh pelaksanaan operasional berjalan dengan aman dan selamat. Oleh karena itu, budaya keselamatan kerja harus terus diinternalisasi dan dijalankan secara berkelanjutan. Dukungan dan komitmen mitra kerja sangat berarti,” ungkapnya.(hbk)
Laporan HENNY ELYATI, Pekanbaru
Editor : Arif Oktafian