Wako Agung Siap Tunjukkan Inovasi Kota Hijau Pekanbaru ke Dunia

M Ali Nurman • Dipublikasikan Selasa, 4 Agustus 2026 | 09:29 WIB
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho didampingi Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar memimpin rapat pematangan akhir persiapan Pekanbaru sebagai tuan rumah Green Cities Mayors’ Caucus  Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle ke-9 Tahun 2026 di Pekanbaru, Ahad (2/8/2026). (ISTIMEWA)
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho didampingi Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar memimpin rapat pematangan akhir persiapan Pekanbaru sebagai tuan rumah Green Cities Mayors’ Caucus Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle ke-9 Tahun 2026 di Pekanbaru, Ahad (2/8/2026). (ISTIMEWA)

 

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Wali Kota (Wako) Pekanbaru H Agung Nugroho SE MM memastikan seluruh persiapan pelaksanaan Green Cities Mayors’ Caucus (GCMC) Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT) ke-9 telah memasuki tahap akhir. 

Rangkaian kegiatan GCMC IMT-GT ke-9 dijadwalkan berlangsung mulai Selasa (4/8) hari ini hingga Jumat (7/8).

Jelang pembukaan forum internasional tersebut, seluruh aspek penyelenggaraan mulai dari kesiapan lokasi, akomodasi, transportasi, pengamanan, pelayanan delegasi hingga agenda kunjungan lapangan dipastikan siap.

Baca Juga: Baru Dilantik, Sekdako Zulhelmi Arifin Tegaskan Seluruh Kebijakan Harus Berbasis Data

Kepercayaan sebagai tuan rumah forum yang mempertemukan kepala daerah dan delegasi dari Indonesia, Malaysia, dan Thailand itu juga dimanfaatkan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru untuk memperkenalkan berbagai inovasi pembangunan berkelanjutan, sekaligus memperkuat posisi sebagai salah satu daerah yang aktif mendorong pengembangan kota hijau di kawasan regional.

Berbagai agenda telah disiapkan, mulai dari seminar internasional, sidang Green Cities Mayors’ Caucus, kunjungan lapangan ke sejumlah lokasi percontohan, hingga gala dinner yang menjadi bagian dari diplomasi budaya Melayu.

Dalam tahap finalisasi, Pemko Pekanbaru melakukan pengecekan menyeluruh terhadap seluruh lokasi kegiatan guna memastikan setiap rangkaian acara berlangsung sesuai standar penyelenggaraan forum internasional.

Baca Juga: Sah! Wako Agung Pilih Zulhelmi Arifin sebagai Sekdako Pekanbaru

Sejumlah lokasi menjadi fokus persiapan, di antaranya Hotel Pangeran sebagai tempat penyelenggaraan seminar internasional dan sidang utama GCMC, SMP Negeri 4 Pekanbaru sebagai lokasi kunjungan green school, waste station di kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kaca Mayang sebagai contoh pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular, Rumah Tuan Kadi sebagai lokasi gala dinner, hingga Kompleks Perkantoran Tenayan Raya yang akan menjadi lokasi penanaman pohon bersama seluruh delegasi.

Selain memastikan kesiapan seluruh venue, koordinasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD) juga terus diperkuat. Persiapan mencakup layanan transportasi, pengamanan, kesehatan, protokol, penerjemah, liaison officer (LO), hingga pelayanan tamu internasional agar seluruh delegasi memperoleh pengalaman terbaik selama berada di Kota Pekanbaru.

Wako Agung mengatakan, seluruh perangkat pendukung penyelenggaraan telah dipersiapkan melalui rapat finalisasi yang melibatkan Wakil Wali Kota (Wawako) Markarius Anwar, jajaran kepolisian, serta berbagai instansi vertikal lainnya.

Baca Juga: Wako Agung Sudah Konsultasi ke KPK RI dan Kemendagri Terkait HGB Kawasan STC, Berikut Hasilnya 

“Kami telah menggelar rapat finalisasi bersama wakil wali kota, kepolisian, dan instansi vertikal lainnya. Mudah-mudahan, seluruh rangkaian kegiatan GCMC IMT-GT ke-9 dapat berjalan lancar,” ujar Agung, Senin (3/8).

Menurut Agung, kehadiran para delegasi dari tiga negara tidak hanya menjadi ajang mempererat kerja sama antarkota dalam bidang pembangunan hijau, tetapi juga diharapkan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat Pekanbaru.

Ia mengajak seluruh masyarakat ikut mendukung dan mendoakan agar penyelenggaraan forum internasional tersebut berlangsung sukses. “Kami mohon doa dari seluruh masyarakat. Kehadiran para delegasi nantinya juga diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi. Karena mereka akan berbelanja di pusat-pusat UMKM dan berbagai destinasi di Kota Pekanbaru,” katanya.

Baca Juga: Pedagang Datangi DPRD Pekanbaru Minta HGB Diperpanjang

Agung menambahkan, seluruh narasumber yang akan mengisi seminar internasional juga telah hadir di Pekanbaru sehingga seluruh agenda siap dilaksanakan sesuai jadwal.

Lebih jauh, Wali Kota menilai forum GCMC IMT-GT ke-9 menjadi momentum penting bagi Pekanbaru untuk menunjukkan berbagai inovasi pembangunan berkelanjutan yang selama ini dikembangkan kepada dunia internasional.

Menurutnya, Pemko Pekanbaru ingin memperlihatkan komitmen dalam membangun kota hijau melalui berbagai program, mulai dari pendidikan lingkungan, pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular, pemanfaatan ruang terbuka hijau, hingga penguatan kolaborasi regional dalam mewujudkan pembangunan perkotaan yang berkelanjutan.

Baca Juga: Pedagang Datangi DPRD Pekanbaru Minta HGB Diperpanjang

“Agenda forum memang mencakup seminar internasional, kunjungan ke green school dan waste station, serta pembahasan berbagai portofolio pembangunan berkelanjutan,” kata Agung.

Ia optimistis penyelenggaraan GCMC IMT-GT ke-9 tidak hanya akan memperkuat posisi Pekanbaru sebagai kota yang aktif dalam agenda pembangunan berkelanjutan di kawasan IMT-GT, tetapi juga menjadi ajang memperkenalkan berbagai potensi daerah kepada para delegasi internasional.

Potensi investasi, pariwisata, budaya Melayu, hingga inovasi pelayanan publik akan diperkenalkan sebagai bagian dari upaya membangun jejaring kerja sama yang lebih luas dengan kota-kota di kawasan Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle. “Hal ini sejalan dengan harapan agar forum memberikan dampak bagi ekonomi lokal, promosi UMKM, dan kerja sama regional,” ujarnya.

Baca Juga: Warga Berharap Simpang Sebidang Segera Selesai 

Pemko Pekanbaru meyakini penyelenggaraan GCMC IMT-GT ke-9 akan menjadi momentum strategis untuk memperkuat kepemimpinan daerah dalam mendorong pembangunan kota hijau di tingkat regional. Kepercayaan sebagai tuan rumah diharapkan semakin mengukuhkan citra Pekanbaru sebagai kota yang terbuka terhadap kolaborasi global, memiliki daya saing, sekaligus konsisten menjalankan pembangunan berkelanjutan. 

Selain meninggalkan kesan positif bagi seluruh delegasi, forum internasional ini juga diharapkan membuka peluang kerja sama baru. “Agar mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan memperluas promosi Pekanbaru di tingkat internasional,” tuturnya. 

Forum GCMC IMT-GT ke-9 sendiri merupakan pertemuan resmi para wali kota yang tergabung dalam kerja sama Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT). Dalam forum tersebut, para kepala daerah akan berdiskusi sekaligus bertukar pengalaman mengenai berbagai isu strategis pembangunan kota berkelanjutan.

Baca Juga: Wako Agung Kukuhkan 202 Ketua RT/RW Tenayan Raya, Siapkan Retreat Usai Pengukuhan Rampung

Topik yang akan dibahas meliputi transportasi ramah lingkungan, pengelolaan sampah, energi berkelanjutan, literasi karbon, ekonomi sirkular, pelestarian keanekaragaman hayati, hingga pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan (Education for Sustainable Development).

Selain menjadi tuan rumah, Kota Pekanbaru juga dipercaya menjadi ketua pertemuan sekaligus lead city untuk portofolio Education for Sustainable Development. Kepercayaan tersebut dinilai menjadi pengakuan atas komitmen Pekanbaru dalam mendorong pembangunan perkotaan yang berkelanjutan.

Sebanyak 32 pemerintah kota, kabupaten, dan dewan kota dari Indonesia serta Malaysia telah diundang. Sementara delegasi dari Thailand akan ditetapkan melalui Sekretariat Nasional Thailand. Sejumlah kepala daerah dijadwalkan hadir, di antaranya dari Medan, Batam, Padang, Palembang, Bandar Lampung, Ipoh, Pulau Pinang, Alor Setar, Langkawi, Seremban hingga Kuantan. 

Forum ini juga akan melibatkan berbagai organisasi internasional yang selama ini aktif mendukung pembangunan kota berkelanjutan, seperti UNESCAP, Institute for Global Environmental Strategies (IGES), serta ICLEI–Local Governments for Sustainability.

Dalam pelaksanaan forum tersebut, Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho dipercaya memimpin jalannya sidang sebagai Ketua Pertemuan GCMC IMT-GT ke-9. Penunjukan itu menjadi bentuk kepercayaan terhadap Pekanbaru sebagai daerah yang dinilai siap menyelenggarakan agenda internasional.

Wako Agung optimistis penyelenggaraan forum internasional tersebut akan memberikan dampak positif terhadap berbagai sektor ekonomi. Kehadiran delegasi dari berbagai negara diperkirakan akan menggerakkan sektor perhotelan, transportasi, kuliner, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), hingga pariwisata.

Tak hanya itu, Pemko Pekanbaru juga akan memanfaatkan momentum tersebut untuk memperkenalkan berbagai program unggulan yang telah dijalankan. Mulai dari pengembangan green city, peningkatan pelayanan publik, pengelolaan lingkungan, pengembangan ekonomi hijau, hingga peluang investasi di berbagai sektor strategis.

Dalam jamuan tersebut, para delegasi juga dijadwalkan menikmati beragam kuliner khas Pekanbaru, termasuk Talam Durian yang menjadi salah satu makanan khas daerah. Pemko Pekanbaru berharap seluruh rangkaian kegiatan tidak hanya meninggalkan kesan positif bagi para tamu internasional, tetapi juga membuka peluang kerja sama konkret di berbagai bidang.

“Mulai dari bidang investasi, perdagangan, lingkungan, pendidikan, teknologi, hingga pengembangan sumber daya manusia yang memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat,” tutur Agung.(ali)

Editor : Arif Oktafian
wali kota pekanbaru agung nugroho pekanbaru