KPA Goes to School Masuk SMP, Pemko Pekanbaru Perkuat Edukasi Pencegahan HIV/AIDS Sejak Dini

Joko Susilo • Dipublikasikan Jumat, 7 Agustus 2026 | 15:19 WIB
Wawako Markarius Anwar saat kegiatan penyuluhan pencegahan HIV/AIDS berlangsung di SMP Negeri 15 Pekanbaru, Kecamatan Rumbai Timur. (Dokpim Pekanbaru)
Wawako Markarius Anwar saat kegiatan penyuluhan pencegahan HIV/AIDS berlangsung di SMP Negeri 15 Pekanbaru, Kecamatan Rumbai Timur. (Dokpim Pekanbaru)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) -- Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru terus memperkuat upaya pencegahan HIV/AIDS melalui program Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Goes to School. Program ini kini menyasar pelajar tingkat SMP sebagai langkah edukasi dini, menyusul meningkatnya perhatian terhadap kasus HIV/AIDS yang mulai ditemukan pada kelompok usia remaja.

Salah satu kegiatan penyuluhan berlangsung di SMP Negeri 15 Pekanbaru, Kecamatan Rumbai Timur, Jumat (7/8/2026). Kegiatan tersebut melibatkan Pemko Pekanbaru, Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru, Dinas Kesehatan Provinsi Riau, serta KPA Kota Pekanbaru untuk memberikan pemahaman kepada pelajar mengenai HIV/AIDS dan upaya pencegahannya.

Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar, mengatakan pemerintah bersama Dinas Kesehatan turun langsung ke sekolah-sekolah guna memberikan edukasi mengenai HIV/AIDS, mulai dari cara penularan hingga langkah-langkah pencegahan. Menurutnya, kondisi saat ini membutuhkan perhatian serius karena tren usia penderita semakin muda.

Baca Juga: Plt Bupati Muklisin Serahkan Bonus untuk Juara MTQ Riau, Apresiasi Generasi Qurani Kuansing

"Melalui program KPA Goes to School, kami ingin memberikan pemahaman kepada anak-anak tentang bahaya HIV/AIDS, bagaimana penularannya, serta bagaimana cara melindungi diri agar tidak terjerumus ke dalam perilaku berisiko," ujar Markarius.

Ia menjelaskan, sebelumnya penyuluhan telah dilakukan di tingkat SMA bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Provinsi Riau. Kini program tersebut diperluas ke seluruh SMP di Kota Pekanbaru sebagai bagian dari penguatan edukasi kesehatan bagi generasi muda.

Program ini akan dilaksanakan secara rutin setiap pekan secara bergiliran hingga seluruh SMP di Kota Pekanbaru mendapatkan kesempatan mengikuti sosialisasi. Selain membahas HIV/AIDS, para pelajar juga diberikan edukasi tentang pentingnya menjaga diri, menghindari perilaku berisiko, serta memperkuat nilai-nilai keagamaan sebagai bekal dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga: Kemenkum Riau Perkuat Promosi Kopi Liberika Meranti, Turun Kembangkan Konten Indikasi Geografis

"Dalam setiap kegiatan, kami juga menghadirkan ustaz untuk memberikan pembinaan mental dan spiritual. Sehingga siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan dari sisi kesehatan, tetapi juga penguatan karakter dan nilai agama," jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Dedy Sambudi, mengatakan kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho agar upaya pencegahan HIV/AIDS semakin digencarkan, khususnya di kalangan generasi muda. Menurutnya, kolaborasi antara Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Dinas Kesehatan Provinsi Riau, dan KPA Kota Pekanbaru diharapkan mampu membangun pemahaman yang benar mengenai pencegahan HIV/AIDS.

"Kami sengaja turun langsung ke sekolah-sekolah agar siswa memperoleh pemahaman yang benar mengenai pencegahan HIV/AIDS dan mampu menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing," tutup Dedy.

 

Editor : Rinaldi
KPA Goes to School hiv/aids pemko pekanbaru