PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - TIM Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Universitas Riau (Unri), menyerahkan hibah peralatan produksi kepada Kelompok Perempuan UMKM Ting Jahe di RW 02, Kelurahan Tebing Tinggi Okura, Kecamatan Rumbai Timur, Kota Pekanbaru pada Sabtu (25/7).
Program yang didanai Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Kementerian Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi (Kemendiktisaintek) Tahun 202 ini, bertujuan meningkatkan kapasitas produksi kelompok tersebut. Langkah ini diharapkan mampu menghasilkan produk dalam jumlah yang lebih banyak, menjaga kualitas produk, serta memperkuat pengembangan usaha secara berkelanjutan.
Tim Program PkM ini diketuai oleh Risky Arya Putri SSos MSi, dengan anggota Hafzana Bedasari SSos MSi dari Universitas Riau dan Dian Puji Puspita Sari SE MAk dari Universitas Muhammadiyah Riau.
Baca Juga: Pemprov Perbaiki Ruas Jalan Lipatkain-Lubuk Agung
Pada kegiatan penyerahan hibah tersebut turut hadir perwakilan Kelurahan Tebing Tinggi Okura Riri Yunita dan anggota Kelompok Perempuan UMKM Ting Jahe. Turut hadir bersama, para mahasiswa Kukerta FISIP Berdampak untuk Negeri Unri Tahun 2026 yang selama ini mendampingi berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat di Kelurahan Tebing Tinggi Okura.
Risky Arya Putri mengatakan, pemberian hibah peralatan produksi ini merupakan tindak lanjut dari rangkaian pendampingan yang telah dilaksanakan oleh PkM bersama mahasiswa Kukerta sejak Juni 2026.
Baca Juga: Bapenda Pekanbaru Gandeng PKK dan BNI Permudah Pembayaran Pajak
‘’Sebelum penyerahan hibah, kelompok ini telah lebih memperoleh pelatihan mengenai Standar Produksi, Legalitas Usaha, Manajemen Usaha, Pencatatan Keuangan, dan Digital Marketing, serta difasilitasi dalam penerbitan Nomor Induk Berusaha dan Surat Keputusan Kelompok,’’ sebut Risky yang memotori program ini.
Berdasarkan hasil pendampingan tersebut, lanjut Risky, timnya juga mengidentifikasi kebutuhan utama kelompok tersebut. Salah satunya soal ketersediaan peralatan produksi yang lebih memadai.
Baca Juga: 761 Usulan Masuk, Program Rp100 Juta per RW Pekanbaru Mulai Direalisasikan
‘’Oleh karena itu, hibah ini menjadi bentuk penguatan pada aspek produksi agar ilmu, keterampilan dan legalitas yang telah dimiliki dapat diimplementasikan secara optimal dalam kegiatan usaha,’’ imbuhnya.
Adapun peralatan dan sarana yang dihibahkan meliput mesin pencacah atau pemarut kelapa jenis Auto Kokoh Quad X Fetch 1/2 HP 4 P 1 PHASE. Lalu ada kompor gas, wajan, blender, sealer, standing pouch, spanduk Business Model Canvas (BMC), spanduk struktur organisasi kelompok dan papan nama rumah produksi.
Sementara itu, Ketua Kelompok UMKM Ting Jahe, Kusmiati menyampaikan, apresiasi atas dukungan yang diberikan oleh Kemendiktisaintek, Universitas Riau, dan mahasiswa Kukerta atas kelompok mereka.
Baca Juga: Kemarau, Rumput di Median Jalan Mengering
‘’Alhamdulillah, kami mengucapkan terima kasih kepada Kemendiktisaintek melalui DPPM Tahun 2026, Universitas Riau, dan mahasiswa Kukerta FISIP Berdampak untuk Negeri atas bantuan peralatan yang telah diberikan. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi kelompok kami dan akan kami gunakan sebaik-baiknya untuk meningkatkan produksi serta mengembangkan usaha Ting Jahe,’’ ujarnya.(hen/c)
Laporan HENDRAWAN KARIMAN, PekanbaruHYEN
Editor : Arif Oktafian