Pemko Pekanbaru Pastikan Program Zero Putus Sekolah Terus Berjalan

M Ali Nurman • Dipublikasikan Senin, 24 Agustus 2026 | 10:46 WIB
AGUNG NUGROHO.(JPG)
AGUNG NUGROHO.(JPG)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru terus memperkuat koordinasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD) untuk mempercepat pelayanan kepada masyarakat. Sejumlah persoalan yang langsung bersentuhan dengan kebutuhan warga menjadi perhatian. Mulai dari anak putus sekolah, ijazah yang belum diambil karena kendala biaya, hingga kemudahan pengurusan layanan administrasi di tingkat kecamatan.

Wali Kota Pekanbaru H Agung Nugroho SE MM mengatakan, pemerintah tidak ingin pelayanan kepada masyarakat hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur. Menurutnya, sektor pendidikan dan kemudahan akses pelayanan publik juga harus menjadi prioritas.

Wako mengatakan, untuk memastikan program tersebut berjalan efektif, pemko akan memperkuat pendataan dan koordinasi mulai dari tingkat kecamatan hingga perangkat di lingkungan masyarakat. ”Program zero anak putus sekolah itu ha­rus tetap berjalan dan harus sistemnya dicari,” kata Wako, akhir pekan lalu.

Baca Juga: Semarakkan HUT RI, Koci Riau Gelar Berbagai Perlombaan 

Ia menjelaskan, pendataan anak yang berpotensi maupun sudah mengalami putus sekolah harus dilakukan secara aktif. Camat diminta ikut menggerakkan kader-kader PKK dan Posyandu untuk membantu menemukan serta mendata anak-anak yang memerlukan perhatian pemerintah.

Data tersebut nantinya dikumpulkan di kantor camat sebelum diteruskan ke Dinas Pendidikan untuk penanganan lebih lanjut.  ”Cari melalui camat, menggerakkan ibu-ibu kader PKK, Posyandu, dan dikumpulkan di kantor camat, baru dise­rahkan ke Dinas Pendidikan,” ujarnya.

Baca Juga: Motoprix Piala Wali Kota Pekanbaru Sukses Digelar 

Menurut Wako, pendekatan tersebut diperlukan agar pemerintah tidak hanya menunggu laporan dari masyarakat. Dengan melibatkan perangkat kewilayahan hingga kader di tingkat bawah, persoalan pendidikan diharapkan dapat diketahui lebih cepat sehingga solusi juga bisa diberikan lebih cepat.

Wako juga menyoroti masih adanya orangtua yang tidak mampu mengambil ijazah anaknya karena terkendala biaya. 

”Ada juga orang tua yang tidak mampu mengambil ijazah anaknya karena keti­dakpunyaan biaya, itu juga harus kita selesaikan,” katanya.

Baca Juga: Asap Tebal, Aktivitas di Bandara SSK II Masih Normal

Pemko, lanjut Wako, juga akan mencarikan solusi bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu yang memiliki prestasi, tetapi terkendala biaya untuk mengikuti ujian.(ali/ilo)

Editor : Arif Oktafian
Zero Anak Putus Sekolah pemko pekanbaru agung nugroho pekanbaru