Banyak Kepala OPD Pekanbaru Tak Hadiri Paripurna Reses

Hendrawan Kariman • Dipublikasikan Selasa, 1 September 2026 | 15:07 WIB
 Suasana Rapat Paripurna hasil reses DPRD Kota Pekanbaru, Senin (31/8/2026). (hendrawan kariman/riau pos)
Suasana Rapat Paripurna hasil reses DPRD Kota Pekanbaru, Senin (31/8/2026). (hendrawan kariman/riau pos)

 

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Rapat Paripurna DPRD Kota Pekanbaru dengan agenda penyampaian laporan pelaksanaan kegiatan reses anggota DPRD masa sidang ketiga, Senin (31/8), diwarnai interupsi. 

Salah satunya datang dari Anggota Fraksi Gerindra Zainal Arifin. Ia menyayangkan, sekaligus mempertanyakan minimnya kehadiran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam rapat paripurna tersebut.

Sebelum laporan reses dibacakan, Zainal meminta pimpinan DPRD yang me­mimpin sidang memberikan perhatian terhadap ketidak­hadiran sebagian besar kepala OPD dalam agenda tersebut.

Baca Juga: Pemprov Akan Kumpulkan Seluruh Kades 

“Sebelum laporan reses dibacakan, saya ingin mempertanyakan kehadiran kawan-kawan OPD. Yang kita lihat sama-sama, hampir semua kepala dinas tidak nampak,” kata Zainal.

Menurut Zainal, agenda penyampaian laporan reses merupakan bagian penting dalam proses pembangunan daerah. Aspirasi masyarakat yang dihimpun anggota DPRD ketika turun ke daerah pemilihan, perlu didengar secara langsung oleh jajaran OPD agar dapat ditindaklanjuti melalui program pemerintah.

“Reses ini pemerintah harus mendengar secara resmi di ruang terhormat ini, agar kepala dinas bisa merealisasikan apa-apa yang menjadi usulan ma­syarakat ketika kita menampung aspirasi di daerah pemilihan masing-masing,” ujarnya.

Baca Juga: Polisi Gagalkan Peredaran 207 Pil Ekstasi, Pemuda 19 Tahun Dibekuk saat Transaksi

Zainal yang juga merupakan Ketua Komisi II DPRD Pekanbaru ini juga meminta agar ke depan kehadiran kepala OPD dalam setiap rapat paripurna DPRD menjadi perhatian serius. 

“Apakah ke depan perlu kita absen seperti kita ini, karena kita merasa tidak dianggap, seperti angin lalu saja. Mentang-mentang Pak Wali atau Pak Wawako tidak datang, kepala dinas juga tidak datang. Ini ada apa,” kata Zainal mempertanyakan.  

Zainal meminta pimpinan DPRD menjadikan persoalan tersebut sebagai bahan perhatian. Ia juga berharap Pemko Pekanbaru memastikan kepala OPD maupun camat dapat menghadiri agenda-agenda paripurna yang berkaitan langsung dengan kepentingan ma­syarakat.

Baca Juga: Lurah Tangkerang Labuai Apresiasi Kemeriahan HUT RI di RW 02 

Wakil Ketua DPRD Pekanbaru Tengku Azwendi Fajri,  yang memimpin sidang menanggapi interupsi ini. Menurutnya aspirasi tersebut diterima dan apa yang disampaikam Zainal merupakan hal yang wajar.

Azwendi juga menekankan, kehadiran kepala OPD dalam rapat paripurna penyampaian laporan reses sangat penting. Dengan hadir secara langsung, jajaran OPD menurutnya dapat mendengarkan berbagai aspirasi masyarakat yang telah dihimpun anggota DPRD dari masing-masing daerah pemilihan.

“Memang ada interupsi dari teman-teman beberapa fraksi melalui paripurna. Ketidakhadiran kepala OPD dalam masa sidang laporan reses ini sebenarnya sangat disayangkan,” ucap Azwendi ditemui usai paripurna. 

Baca Juga: Wako Pekanbaru Agung Nugroho: Sekolah Kembali Tatap Muka Senin Besok

Azwendi mengatakan, kepala OPD diharapkan dapat memahami berbagai kebutuhan dan persoalan yang disampaikan masyarakat melalui laporan hasil reses. Aspirasi tersebut, lanjut­nya, dapat menjadi bahan pertimbangan pemerintah dalam menyusun program kerja dan menentukan prioritas pembangunan.

“Paling tidak kepala OPD bisa mendengarkan dan merencanakan programnya sesuai dengan aspirasi-aspirasi yang disampaikan melalui laporan reses. Mereka bisa memahami dan mengetahui, sehingga dapat membuat program sesuai aspirasi anggota dewan dan masyarakat,” katanya.(gem) 

Laporan HENDRAWAN KARIMAN, Pekanbaru

Editor : Arif Oktafian
Paripurna DPRD reses dprd dprd pekanbaru