Rumah Korban Kebakaran Dibangun Kembali

Joko Susilo • Dipublikasikan Rabu, 2 September 2026 | 11:02 WIB
LETAKKAN BATU: Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho meletakkan batu pertama pembangunan rumah bantuan untuk korban kebakaran di Jalan Dirgantara, Kecamatan Marpoyan Damai, Selasa (1/9/2026). (diskominfo pekanbaru untuk riau pos)
LETAKKAN BATU: Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho meletakkan batu pertama pembangunan rumah bantuan untuk korban kebakaran di Jalan Dirgantara, Kecamatan Marpoyan Damai, Selasa (1/9/2026). (diskominfo pekanbaru untuk riau pos)

MARPOYAN DAMAI (RIAUPOS.CO) - Menggandeng Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Pekanbaru, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru membangunkan kembali rumah korban kebakaran di Jalan Dirgantara, Kecamatan Marpoyan Damai.

Pembangunan rumah bantuan tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho, Selasa (1/9). Wako turut memasangkan batu bata dan semen pada pondasi rumah yang akan dibangun. Total anggaran pembangunan rumah tersebut mencapai lebih dari Rp90 juta. 

Rumah yang sebelumnya ditempati Putri bersama adik-adiknya terbakar pada 20 Agustus 2026 lalu. Akibat kejadian tersebut, Putri dan keluarganya kehilangan tempat tinggal dan tidak memiliki rumah lain untuk ditempati.

Baca Juga: Pedagang Jalan Teratai Harus Ditata

”Kita tahu banyak kor­ban rumah kebakaran di Pekanbaru, kita coba maksimalkan membantu dengan cara-cara sesuai aturan,” kata Wako usai kegiatan. 

Menurut Wako, Pemko Pekanbaru sengaja menggandeng Baznas agar bantuan pembangunan rumah bagi Putri dapat segera direalisasikan. Bantuan diberikan karena kondisi Putri dinilai memang membutuhkan tempat tinggal.

”Putri ini orang tuanya sudah tidak ada. Dia tinggal di situ dan tidak tahu mau minta tolong ke mana, karena dia hanya berjualan. Tentu kita yang harus bantu dengan apa yang bisa kita bantu,” ujarnya. 

Baca Juga: PT Timah Perpanjang IUP Meranti Meski Aktivitas Eksploitasi Telah Lama Terhenti 

Selain bantuan dari Pemko Pekanbaru dan Baznas, kepedulian juga datang dari masyarakat sekitar. Warga setempat secara gotong royong berhasil mengumpulkan bantuan sebesar Rp20 juta untuk membantu Putri dan keluarganya.

Wako mengapresiasi kepedulian masyarakat yang turut membantu meringankan beban korban kebakaran tersebut.

Ia mengatakan, kolaborasi antara pemerintah, Baznas dan masyarakat menjadi langkah penting agar bantuan dapat diberikan secara cepat sekaligus tetap sesuai dengan ketentuan yang berlaku

Baca Juga: Pemko Pekanbaru Moratorium Pindah Masuk Pegawai, Kendalikan Belanja Aparatur

”Kita didukung oleh Baznas, karena Pemko juga punya anggaran, Baznas juga ada anggaran. Lalu jalur mana ini yang lebih cepat dan sesuai aturan yang berlaku,” pungkasnya.(ilo)

Editor : Arif Oktafian
korban kebakaran kebakaran marpoyan damai pekanbaru