PEKANBARU (RIAUPOS.CO)- Pemerintah Provinsi Riau memberikan perhatian serius kepada para kafilah Provinsi Riau yang akan berlaga pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 di Kota Semarang, Jawa Tengah. Selain mempersiapkan pembinaan dan Training Center, Pemprov Riau juga menyiapkan bonus prestasi hingga Rp200 juta bagi kafilah yang berhasil meraih juara pertama.
Sekretaris Daerah Provinsi Riau Syahrial Abdi, menyampaikan, bahwa Pemerintah Provinsi Riau telah menyiapkan penghargaan bagi para kafilah yang berhasil meraih prestasi pada MTQ Nasional XXXI. Bonus tersebut diberikan berdasarkan peringkat yang diraih peserta sebagai bentuk apresiasi atas perjuangan dan capaian mereka dalam kompetisi.
"Untuk juara pertama telah dianggarkan bonus sebesar Rp200 juta, juara kedua Rp150 juta, dan juara ketiga Rp100 juta. Ini merupakan bentuk perhatian dan apresiasi pemerintah terhadap prestasi yang diraih para kafilah Riau," ucapnya.
Baca Juga: Tuntaskan Revitalisasi Pasar Bawah
Syahrial menegaskan, pemberian bonus merupakan salah satu bentuk dukungan pemerintah terhadap dedikasi para peserta yang telah menjalani rangkaian seleksi, pembinaan, dan Training Center. Menurutnya, penghargaan tersebut diharapkan dapat memberikan tambahan motivasi agar para kafilah tampil percaya diri dan maksimal saat bertanding.
"Bonus ini merupakan bentuk penghargaan atas perjuangan, kerja keras, dedikasi, dan prestasi para putra-putri terbaik Riau dalam membawa nama daerah di tingkat nasional. Namun yang paling utama adalah bagaimana seluruh kafilah dapat memberikan kemampuan terbaiknya,” katanya.
Baca Juga: Kualitas Udara Masih Sama, Pemko Pekanbaru Perpanjang PJJ Sehari demi Kesehatan Anak
Ia menyampaikan bahwa pencapaian prestasi tetap menjadi bagian penting dari keikutsertaan Riau dalam MTQ Nasional XXXI Tahun 2026. Meski demikian, para kafilah diminta tidak menjadikan perolehan juara sebagai satu-satunya tujuan selama mengikuti ajang tersebut.
“Yang paling utama adalah bagaimana seluruh kafilah dapat memberikan kemampuan terbaik dan membawa nama Riau meraih prestasi setinggi-tingginya. Jadikan kesempatan ini sebagai ruang untuk menunjukkan hasil pembinaan sekaligus mengharumkan nama daerah,” ungkapnya.
Baca Juga: Kualitas Udara Tak Sehat, Murid Pekanbaru Kembali Belajar Daring 9 September
Syahrial juga mengingatkan seluruh kafilah untuk tetap menjaga akhlak selama mengikuti rangkaian MTQ Nasional XXXI di Semarang. Ia menyebut pesan tersebut menjadi perhatian penting karena kemampuan dan ilmu yang dimiliki harus diiringi dengan kepribadian serta sikap yang baik.
“Pesan bapak Plt Gubernur, tetap menjaga akhlak karena ada sesuatu yang lebih tinggi daripada ilmu. Karena itu, kemampuan yang dimiliki harus berjalan bersama kepribadian yang baik,” jelasnya.
Baca Juga: Ini Identitas Pasien RSJ Tampan Ditemukan Meninggal di Kawasan Hutan Belakang Rumah Sakit Unri
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau Muliardi, menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam MTQ Nasional menjadi kesempatan bagi generasi Riau untuk menunjukkan kemampuan sekaligus mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an. Menurutnya, keberhasilan dalam ajang tersebut tidak hanya diukur dari capaian juara, tetapi juga dari terbentuknya karakter dan akhlak para peserta.
“MTQ bukan semata-mata ajang untuk mencari juara, tetapi juga menjadi ruang untuk menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an serta membentuk generasi yang memiliki akhlak mulia. Karena itu, para kafilah harus menjadikan kesempatan ini sebagai bagian dari proses untuk terus belajar dan berkembang,” ujarnya.
Baca Juga: Diduga ODGJ Bunuh Diri di Kawasan Belakang RS Kampus Bina Widya Unri
Sementara itu, Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Riau sekaligus Ketua Umum LPTQ Provinsi Riau Zulkifli Syukur, menyampaikan bahwa persiapan Kafilah Provinsi Riau telah dilakukan melalui tahapan seleksi, pembinaan, hingga pemusatan latihan secara terarah.(sol)
Editor : Arif Oktafian