PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Kabut asap pekat yang sejak pagi, Rabu (9/9/2026) menyelimuti kota Pekanbaru kian membuat kualitas udara di Kota Pekanbaru terus mengalami penurunan sejak pukul 20.00 wib hingga 21.00 wib.
Seiring dengan pekatnya kabut asap tersebut membuat kualitas udara di ibu kota Provinsi Riau kembali berada dalam kategori "Sangat Tidak Sehat" dengan PM2.5 yang merupakan partikel halus berukuran sangat kecil yang dapat masuk jauh ke dalam saluran pernapasan.
Karena itu, ketika konsentrasinya meningkat, kualitas udara menjadi kurang baik dan berpotensi memberikan dampak kesehatan, terutama bagi anak-anak, lansia, serta masyarakat yang memiliki gangguan pernapasan maupun jantung.
Baca Juga: Video MBG Saat PJJ di Rohul Jadi Sorotan, SDN 015 Tambusai Utara Beri Penjelasan
Berdasarkan pantauan data resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang dipublikasikan melalui laman pemantauan kualitas udara Pekanbaru. Pada pukul 20.00 WIB, BMKG mencatat konsentrasi PM2.5 mencapai 155 mikrogram per meter kubik (µg/m³) dengan kategori Sangat Tidak Sehat.
Namun peningkatan PM 2.5 sebenarnya sudah mulai menunjukkan perubahan sejak pukul 01.00 dini hari. Dimana, konsentrasi PM2.5 hampir berada dititik tertinggi serta diambang batas kategori tidak sehat dengan capaian 139 µg/m³.
Kemudian peningkatan kembali terjadi pada pukul 08.00 wib yang mencapai sekitar 132,6 µg/m³ dan berada di kategori Tidak Sehat.
Baca Juga: Pastikan Ketersediaan BBM, Pertamina Lakukan Peningkatan Pasokan
Selanjutnya, konsentrasi partikulat masih cukup tinggi pada pukul 18.00 WIB dengan sekitar 136,9 µg/m³, sebelum sedikit alami penurunan menjadi 130,3 µg/m³ berada pada kategori Tidak Sehat.
Menurut Forecaster on duty BMKG Pekanbaru Sanya Gautami berdasarkan pantauan radar citra satelit BMKG memang terjadi peningkatan kualitas udara di Pekanbaru yang sebelumnya sempat alami perbaikan namun kini kembali memburuk pada pukul 20.00 wib hingga 21.00 wib .
" Berdasarkan pantauan alat PM2.5 memang berada pada kategori Sangat Tidak Sehat di pukul 20.00-21.00 WIB. Jika dilihat dari sebaran hotspot dan citra satelit sebaran kabut asap yang ada diwilayah Riau berasal dari Riau sendiri dan asap dr wilayah selatan Riau,"ucapnya.
Editor : M. Erizal