PANGKALAN KERINCI (RIAUPOS.CO) - Kondisi infrastruktur jalan lintas utama (Jalan Pemda) di Desa Sokoi, Kecamatan Kuala Kampar masih belum tersentuh program pembangunan. Di mana hingga saat ini, jalan dengan material tanah hitam yang telah banyak berlubang ini, sangat sulit dilalui. Jalan berlumpur dan licin pascadiguyur hujan. Kondisi ini sangat dikeluhkan warga tempatan.
“Sejak tahun 2000 silam, masyarakat di Desa Sokoi Kecamatan Kuala Kampar sangat mendambakan pembangunan infrastruktur jalan, sehingga tentunya pembangunan jalan ini sangat diharapkan dapat meningkatkan ekonomi masyarakat,” kata tokoh masyarakat Desa Sokoi Tasrib, Kamis (27/6).
Tapi apa hasilnya, sambung mantan Kepala Desa Sokoi ini, hingga Kabupaten Pelalawan ini berusia 24 tahun, jalan lintas utama di Desa Sokoi yang diharapkan jauh dari yang didambakan. Bahkan, saat ini jalan yang menjadi urat nadi masyarakat yang menghubungkan sejumlah desa ini, kondisinya kian memprihatinkan akibat terus mengalami kerusakan parah dengan lubang yang semakin dalam, karena belum dilakukan pembangunan peningkatan baik pengerasan, pengaspalan ataupun semenisasi.
“Memang kami akui, kalau isolasi antardesa hingga kabupaten sudah terbuka dengan adanya pembangunan jalan tanah hitam ini. Tapi kondisi jalan masih sangat memprihatinkan. Warga kesulitan melewatinya, khususnya saat hujan turun, yang menyebabkan jalan menjadi licin dan sangat susah untuk dilewati. Jangankan bawa barang-barang, pakai sepeda motor sendiri saja kepayahan melawati jalan tanah yang telah banyak berlubang dan rusak parah ini,” ujarnya.
Disebutkannya, kondisi jalan buruk yang sangat parah menuju Desa Sokoi sekitar 6 kilometer. Di mana kondisi jalan buruk ini mulai dari Desa Pulau Muda, Kecamatan Teluk Meranti yang menghubungkan lima desa lainnya di Kecamatan Kuala Kampar, yakni Desa Segamai Barat, Desa Gambut Mutiara, Desa Labuhan Bilik, Desa Sungai Mas dan Desa Sokoi.
“Untuk itu, kami sangat berharap agar Pemkab Pelalawan serta para anggota DPRD Pelalawan dapat segera merealisasikan pembangunan jalan yakni pengaspalan ataupun semenisasi jalan yang sangat kami dambakan ini secepatnya,” ujarnya.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas PUPR Pelalawan Irham Nisbar MT didampingi Kabid Bina Marga Malanton Lumban Gaol menambahkan, pihaknya akan segera merealisasikan pembangunan peningkatan jalan di Desa Sokoi, Kecamatan Kuala Kampar tersebut.
“Insya Allah 2024 ini pembangunan peningkatan Jalan Pemda Desa Sokoi, Kecamatan Kuala Kampar tersebut akan segera kita realisasikan. Apalagi dana pembangunan jalan ini sudah masuk dalam APBD Pelalawan 2024. Untuk itu, kami berharap agar masyarakat Desa Sokoi, Kecamatan Kuala Kampar dapat bersabar perbaikan jalan itu kita realisasikan nantinya,” tutupnya.(gem)
Editor : RP Arif Oktafian