Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Masyarakat, Puskesmas Bandar Seikijang Luncurkan Inovasi Besti TB

M Amin Amran • Rabu, 10 Juli 2024 | 15:15 WIB
TEKS FOTO : Petugas medis Puskesmas Bandar Seikijang memberikan layanan kesehatan home servis kepada pasien Karisma melalui program Kupas Kurma, Rabu (10/7) siang.
TEKS FOTO : Petugas medis Puskesmas Bandar Seikijang memberikan layanan kesehatan home servis kepada pasien Karisma melalui program Kupas Kurma, Rabu (10/7) siang.

BANDAR SEIKIJANG (RIAUPOS.CO) - Puskesmas Kecamatan Bandar Seikijang, Kabupaten Pelalawan terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan kesehatan yang maksimal kepada masyarakat.

Ini dibuktikan dengan diluncurkannya inovasi baru untuk melayani penderita penyakit menular (PM) yakni program bersama sapu tuntas habis TB (Besti TB). Sedangkan tujuan program ini untuk meningkatkan deteksi dini penjaringan penyakit TB serta pengobatannya di Puskesmas Bandar Seikijang.

Demikian disampaikan Kepala Puskesmas (Kapus) Bandar Seikijang, dr Siti Andan Dewi kepada Riaupos.co, Rabu (10/7). Dikatakannya bahwa, melalui program Besti TB ini, diharapkan dapat berkontribusi dalam mewujudkan kecamatan Bandar Seikijang bebas TB 2030.

"Sedangkan program ini, melibatkan masyarakat (kader) agar bersama-sama melakukan penjaringan deteksi dini terduga TB, sehingga penyakit ini tidak menular kepada warga lainnya, khususnya pihak keluarga pasien," terangnya.

Diungkapkan Kapus yang akrab disapa Andan ini bahwa, selain membuka layanan penyakit menular, Puskesmas Bandar Seikijang sebelumnya juga telah meluncurkan inovasi untuk melayani penyakit tidak menular (PTM). Yakni  kartu antrean prioritas kita bersama (Karisma) yang diluncurkan pertengahan tahun 2022 lalu.

Di mana program ini untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dan meningkatkan kualitas hidup bagi kelompok rentan. Dibantaranya ibu hamil, balita, lansia, dan kelompok khusus seperti disabilitas dan masyarakat miskin ekstrem.

"Artinya, pasien Karisma ini menjadi prioritas utama kami untuk mendapat pelayanan kesehatan. Sehingga pasien Karisma ini tidak perlu lagi harus menunggu antrian untuk mendapat pelayanan kesehatan," paparnya.

Hanya saja, lanjut Andan, hingga awal tahun 2023, kunjungan pasien Karisma ini mengalami penurunan. Artinya, pasien Karisma ini banyak yang tidak rutin kontrol kesehatan ke Puskesmas Bandar Seikijang. Sehingga atas kondisi tersebut, tim medis Puskesmas Bandar Seikijang bersama Bidan Desa, RT dan RW setempat, turun kerumah pasien untuk menanyakan kendala kunjungan.

"Dan dari kunjungan itu, petugas menemukan permasalahan yang dihadapi pasien Karisma. Salah satunya karena pasien sulit menjangkau Puskesmas karena tidak memiliki alat transportasi dan biaya yang cukup mahal," ujarnya.

Dengan kendala tersebut, sambung Kapus, maka pihaknya kembali melakukan upaya inovatif dalam pelayanan kesehatan yang holistik dan terintegrasi. Sehingga Puskesmas Bandar Seikijang meluncurkan layanan kesehatan dalam bentuk home service yang diberi nama kunjungan pasien Karisma ke rumah (Kupas Kurma).

"Jadi, petugas mendatangi rumah pasien Karisma dan memberikan asuhan serta pengobatan. Dan setelah selesai, petugas menganjurkan pasien untuk kontrol langsung ke puskesmas. Sedangkan jika pasien ada keterbatasan, akan dijadwalkan kunjungan ulang untuk pemeriksaan kesehatan lanjutan.

"Intinya, kita dari Puskesmas Bandar Seikijang berkomitmen untuk memberikan pelayanan kesehatan yang maksimal kepada warga. Baik itu pasien penderita PM maupun pasien PTM," tutupnya. 

Laporan: M Amin Amran (Pangkalankerinci)

Editor : RP Edwir Sulaiman
#penyakit menular #inovasi baru #puskesmas #pelalawan