PELALAWAN (RIAUPOS.CO) -- Meski hujan deras dengan durasi cukup panjang turun mengguyur dan membasahi sejumlah wilayah di Kabupaten Pelalawan, namun kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda Negeri Seiya Sekata ini, masih belum berhasil dipadamkan secara total.
Pasalnya, hujan yang turun dengan tidak merata ini, menyebabkan tim gabungan masih terus berjibaku melakukan pemadaman dan proses pendingingan dua titik api karhutla yang berada di dua Kecamatan di Kabupaten Pelalawan. Yakni di Desa Pangkalan Gondai Kecamatan Langgam, serta Desa Pulau Muda Kecamatan Teluk Meranti.
"Ya, hingga saat ini kami bersama tim gabungan masih melakukan proses pendinginan api dampak karhutla di dua titik. Yakni di Desa Pangkalan Gondai Kecamatan Langgam, serta Desa Pulau Muda Kecamatan Teluk Meranti. Hal ini karena hujan yang turun masih belum merata," terang Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Pelalawan, Zulfan SPi MSi kepada Riaupos.co, Rabu (31/7) siang melalui selulernya.
Diungkapkan Zulfan yang mengaku masih berada di Desa Pangkalan Gondai ini bahwa, saat ini hujan masih belum turun mengguyur wilayah Kecamatan Langgam meski kondisi cuaca dalam keadaan mendung.
"Memang kondisi cuaca di Langgam sejak siang hingga sore hari ini mendung. Begitu juga di Desa Pulau Muda Kecamatan Teluk Meranti. Mudah-mudahan hujan deras dapat segera turun, sehingga karhutla di dua lokasi ini dapat segera padam total," ujarnya.
Ditambahkannya, meski belum merata, namun hujan yang turun dengan durasi cukup panjang ini memberikan keberkahan yang sangat luar biasa. Pasalnya, sejumlah desa di 4 kecamatan lainnya, saat ini telah padam total. Desa-desa yang sebelumnya terjadi karhutla tersebut yakni Desa Kesuma Kecamatan Pangkalan Kuras dan Desa Petani Kecamatan Bunut.
Kemudian di 5 desa di Kecamatan Kuala Kampar. Di antaranya Desa Teluk, Desa Teluk Bakau, Tanjung Sum, Sungai Upih dan Teluk Beringin. Dan terkahir Desa Terusan Baru Kecamatan Pangkalan Kerinci.
"Alhamdulillah, saat ini titik api di Negeri Amanah ini telah sangat jauh berkurang karena sebagian besar telah padam total dibantu oleh turunnya hujan deras. Sehingga kini hanya tinggal dua titik lokasi yang masih ditemukan terjadi karhutla. Untuk itu, kami berharap hujan lebat dapat segera turun sore hari ini, sehingga kami optimis Pelalawan dapat secepatnya nihil fire spot," tutup mantan Sekretaris Diskominfo Pelalawan ini.
Editor : RP Rinaldi