Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Kecelakaan Maut di Desa Kemang Pangkalan Kuras, Sopir Ambulans dan Satu Penumpang Meregang Nyawa, 6 Korban Luka-Luka

M Amin Amran • Minggu, 1 Juni 2025 | 19:38 WIB
Personel Satlantas Polres Pelalawan melakukan evakuasi satu unit mobil SUV dan satu unit ambulans yang ringsek setelah mengalami tabrakan maut di Jalan Lintas Timur Kilometer 86 Desa Kemang.
Personel Satlantas Polres Pelalawan melakukan evakuasi satu unit mobil SUV dan satu unit ambulans yang ringsek setelah mengalami tabrakan maut di Jalan Lintas Timur Kilometer 86 Desa Kemang.

PANGKALAN KURAS (RIAUPOS.CO) - Kecelakaan maut yang menelan korban jiwa kembali terjadi di wilayah hukum Polres Pelalawan. Kali ini kendaraan yang terlibat kecelakaan lalu lintas (lakalantas) kali ini yakni satu unit mobil SUV dengan nomor polisi (Nopol) BK 1389 MB bertabrakan dengan satu unit ambulans warna hitam BM 7052 BL di Jalan Lintas Timur (Jalintim) Kilometer 86 Desa Kemang, Pangkalan Kuras, Ahad (1/6/2025) pagi.

Akibat kecelakaan itu dua orang meregang nyawa. Yakni sopir ambulans, AP (40) warga Rengat Barat Indragiri Hulu meninggal dunia di TKP. Ia dibawa ke RSUD Selasih Pangkalankerinci.

Kemudian penumpangnya, SN (49) juga mengembuskan napas terakhirnya setelah kecelakaan. Warga Batang Cenaku, Indragiri Hulu ini dibawa ke RSUD Selasih Pangkalankerinci.

Selain itu, empat penumpang ambulans lainnya mengalami luka-luka cukup serius. Yakni ER (27) yang merupakan perawat asal Rengat menderita luka pada bagian kaki dan pinggang dan dibawa ke RSUD Selasih Pangkalankerinci.

Kemudian LZ (29) mengalami patah kedua kaki, RR (25) cedera patah kedua kaki dan patah lengan kiri, dan MW (39) menderita patah pada lengan tangan sebelah kiri. Ketiganya dibawa ke RS Amelia Medika Pangkalankerinci untuk mendapatkan pertolongan medis.

Sedangkan pengemudi SUV, PR (46) warga Deli Serdang, Sumatera Utara mengalami sesak di dada dan dibawa ke RS Amelia Medika Pangkalankerinci.

Sementara itu, penumpangnya IR (42) yang juga berasal dari Sumut mengalami luka bocor di kepala belakang dan patah lengan kiri.

Laki-laki itu dibawa ke RS Amelia Medika. Sementara itu, tiga penumpang SUV lainnya berinsial SA (49), WD (27), dan DP (26) dalam kondisi sehat setelah tabrakan maut itu. 

Kapolres Pelalawan AKBP Afrizal.Asri SIK ketika dikonfirmasi Riaupos.co melalui Kasatlantas AKP Enggarani Laufria, Ahad (1/6/2025) membenarkan peristiwa nahas tersebut.

Dikatakannya bahwa, berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan lebih lanjut tim Satlantas Polres Pelalawan.

"Untuk itu, kami mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap waspada, mematuhi rambu lalu lintas, dan berkendara dengan penuh kehati-hatian agar kejadian serupa tidak terulang kembali. Pihak kepolisian masih terus melakukan pendalaman terhadap kasus ini, termasuk pemeriksaan terhadap pengemudi dan saksi-saksi di lokasi kejadian," ujar AKP Enggarani Laufria.

Dijelaskan Kasatlantas bahwa, kecelakaan maut itu terjadi berawal saat mobil SUV dngen nopol BK 1389 MB yang dikemudikan PR (46) bergerak melaju dari Pangkalankerinci menuju ke arah Sorek dari Jalintim, Ahad (1/6/2025) pagi.

Namun, saat sampai di Jalintim Kilometer 86 Desa Kemang, Pangkalan Kuras dengan kondisi jalan aspal yang lurus dan turunan, diduga mobil itu tiba-tiba hilang kendali dan bergerak melebar ke kanan jalan. 

Dan pada saat yang bersamaan, ambulans warna hitam dengan nopol BM 7052 BL melaju dari arah berlawanan yakni dari Sorek menuju Pangkalankerinci. Lantaran jarak sudah dekat, tabrakan pun tak terhindari lagi.

Alhasil, bagian depan mobil SUV menabrak bagian depan ambulans yang mengakibatkan 2 korban meninggal dunia dan 6 orang mengalami luka-luka dibawa ke RSUD Selasih Pangkalankerinci dan RS Amalia Medika Pangkalankerinci.

 Baca Juga: Menjelang Armuzna, Bus Shalawat Berhenti Operasi, 17 JCH Kuansing akan Gunakan Kursi Roda Saat Tawaf dan Sa'i

"Setelah mendapat informasi dari waega atas laka lantas tersebut, maka personel Satlantas Polres Pelalawan, langsung turun ke TKP untuk mengevakuasi para korban dan dibawa ke rumah sakit. Kemudian mengevakuasi kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan. Selanjutnya melakukan olah TKP serta meminta keterangan dari saksi mata di lapangan," tutupnya.(amn)

 

Editor : Edwar Yaman
#Ambulance kecelakaan #Kecelakaan di pelalawan #polres pelalawan #Kecelakaan Maut di Desa Kemang Pangkalan Kuras #Kecelakaan jalan lintas timur sumatera #satlantas polres pelalawan #kecelakaan maut #kecelakaan jalan lintas Sumatera #Ambulance kecelakaan di pangkalan kuras #Kecelakaan di pangkalan kuras