Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Diduga Dimangsa Harimau, Sapi Milik Warga Desa Pulau Muda Mati Mengenaskan

M Amin Amran • Rabu, 2 Juli 2025 | 15:58 WIB
Ilustrasi Harimau Sumatera
Ilustrasi Harimau Sumatera

TELUK MERANTI (RIAUPOS.CO) -- Warga Desa Pulau Muda, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan, belum lama ini dihebohkan dengan adanya insiden tragis yang menyebabkan seorang pekerja operator alat berat PT Citra Holindo meregang nyawa setelah diterkam harimau saat tengah buang air besar di area tanaman akasia, Kecamatan Teluk Meranti.

Kali ini, satwa liar yang dikenal dengan bahasa latin Panthera Tigris Sumatrae tersebut, kembali muncul dan diduga menyerang satu ekor sapi milik warga setempat yang mati dalam kondisi mengenaskan, Rabu (2/7/2025).

Hewan ternak berkulit coklat gelap itu ditemukan tidak jauh dari kandangnya dengan bagian belakang tubuhnya yang sudah tidak utuh akibat serangan harimau.

Bahkan, di bagian tubuh hewan ternak sapi itu, ditemukan luka robek bekas cakaran dan lobang seperti gigitan taring hewan berbadan belang ini.

Tentunya, kehadiran harimau tersebut telah sangat kerap mengancam keselamatan warga di Kabupaten yang memiliki motto Tuah Negeri Seiya Sekata ini, khususnya Kecamatan Teluk Meranti.

Amirudin, pemilik sapi menjelaskan bahwa, kematian sapi tersebut diduga akibat dimangsa harimau. Dan insiden seperti ini bukan kali pertama terjadi di kawasan tersebut.

"Sapi yang mati adalah milik keluarga saya. Kondisinya sangat mengenaskan saat ditemukan," terang Amirudin kepada Riaupos.co, Rabu (2/7/2025) via selulernya.

Diungkapkannya bahwa, warga berharap agar kejadian yang kerap berulang ini mendapat perhatian serius dari semua pihak terkait, terlebih setelah insiden sebelumnya yang melibatkan pekerja operator alat berat PT Citra Holindo yang diterkam harimau.

"Warga di desa kami sangat cemas. Apalagi kejadian ini terjadi tidak sampai satu pekan setelah insiden sebelumnya warga diserang harimau. Kami berharap agar pihak terkait dapat segera menangkap harimau ini dan dapat mengembalikannya ke habitat satwa ganas ini yang jauh dari pemukiman masyarakat," ujarnya.

Di tempat terpisah, Camat Teluk Meranti, Raja Eka Putra SSos menambahkan bahwa, dirinya menduga raja hutan tersebut keluar memangsa ternak warga pada Rabu (2/7/2025) dinihari, saat warga di Desa Pulau Muda terlelap tidur.

Untuk itu, dirinya berharap harimau liar itu dapat segera ditangkap sehingga tidak membuat warga menjadi ketakutan. 

Baca Juga: Warga Inhil Tewas Diserang Buaya

"Warga takut terhadap harimau yang berkeliaran ini, bukan ancaman terhadap ternak saja, tapi juga terhadap nyawa warga sendiri. Harapan kita BKSDA dan pihak keamanan dapat segera menangkap harimau itu. Sehingga binatang buas tersebut tidak terus membuat warga menjadi panik dan ketakutan," tutupnya.

Editor : Rinaldi
#dimangsa harimau #ternak sapi #teluk meranti #pelalawan riau #Luka Robek #Sapi Diterkam Harimau #Desa pulau muda