Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Satgas PKH Terima 1.244 Hektare Lahan dari Masyarakat dan Kelompok Tani dalam Upaya Reforestasi Lahan Kawasan Hutan TNTN

M Amin Amran • Senin, 18 Agustus 2025 | 22:32 WIB
Komandan Satgas PKH Mayjen TNI Dody Triwinarto saksikan penumbangan dan reforestasi lahan kebun sawit milik Koperasi Tani Bahagia Desa Lubuk Batu Tunggal, Inhu yang diserahkan secara mandiri
Komandan Satgas PKH Mayjen TNI Dody Triwinarto saksikan penumbangan dan reforestasi lahan kebun sawit milik Koperasi Tani Bahagia Desa Lubuk Batu Tunggal, Inhu yang diserahkan secara mandiri

PELALAWAN (RIAUPOS) - Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) terus kembali menerima penyerahan lahan sukarela dari warga di Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN). Lahan dengan luas total 1.244 hektare ini diserahkan secara mandiri oleh masyarakat dan kompok tani dari dua Kabupaten. Yakni Kabupaten Pelalawan dan Inderagiri Hulu (Inhu).

Rinciannya 193 heaktare lahan milik warga bernama Tulus Fran Boy Hutahaen yang berokasi di Desa Kesuma. Kemudian lahan milik Suratno yang berlokasi di Desa Lubuk Kembang Bunga seluas 288 hektare.

Selanjutnya lahan milik Joko Edy Imhar dengan lokasi kebun di Desa Lubuk Kembang Bunga seluas 60 hektare serta lahan kebun kelapa sawit milik ⁠H Zailani Sianturi yang berlokasi di Desa Segati seluas 50 hektare.

Dan terakhir, kebun kelapa sawit milik Koperasi Tani Bahagia seluas 653 hektare yang berada di dua lokasi. Yakni di Desa Bagan Limau Kecamatan Ukui Kabupaten Pelalawan dan Desa Lubuk Batu Tunggal Kecamatan Lubuk Batu Jaya Kabupaten Inhu.

Serah terima lahan secara simbolik tersebut, bertepatan dengan Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan RI, Ahad (17/8/2025). Tepatnya di lahan kebun kelapa sawit milik kelompok tani Koperasi Tani Bahagia di Desa Lubuk Batu Tunggal Kecamatan Lubuk Batu Jaya Kabupaten Inhu.

Pantauan Riaupos.co, pohon-pohon sawit yang sudah berusia lebih dari 20 tahun di lahan tersebut, secara bertahap dimusnahkan menggunakan alat berat ekskavator. Kemudian, di lahan yang telah diserahkan ini, selanjutnya akan dilakukan proses reforestasi atau penanaman kembali, guna mengembalikan fungsi TNTN sebagai hutan konservasi.

Reforestasi ditandai dengan penanaman beberapa bibit pohon di lahan tersebut oleh Komandan Satgas (Dansatgas) PKH, Mayjen TNI Dody Triwinarto bersama sejumlah pihak terkait lainnya.

"Ya, kami dari Satgas PKH mengapresiasi kepada masyarakat
yang telah kooperatif dan bersedia menyerahkan kebunnya kepada negara secara sukarela. Dengan adanya kegiatan ini semoga masyarakat yang ada di desa lain dapat mencontoh, sehingga membantu percepatan pemulihan fungsi Hutan Konservasi (Reforestasi)," terang Komandan Satgas, Mayor Jenderal TNI Dody Triwinarto kepada Riaupos.co usai menerima penyerahan lahan sukarela dari Kelompok Tani Bahagia di TNTN dengan luas total 653 hektare, Ahad (17/8/2025).

Diungkapkannya bahwa, dengan adanya penyerahan kebun kepada negara melalui Satgas PKH, sehingga imej yang dituduhkan kepada masyarakat sebagai perambah, dapat terbantahkan oleh adanya kegiatan ini.

"Jadi, faktanya masyarakat ini menyadari bahwa mereka menggarap hutan konservasi TNTN. Sehingga melalui sosialisasi yang telah kami lakukan, masyarakat sadar dan menyerahkan lahan mereka yang masuk dalam kawasan hutan TNTN secara sukarela," ujarnya.

Dijelaskan jendral bintang dua ini bahwa, sejak penugasan penertiban penguasaan TNTN oleh Satgas PKH tanggal 10 Juni 2025 lalu hingga penumbangan dan reforestasi yang ke-9 ini, Satgas PKH sudah berhasil melakukan penertiban lebih kurang seluas 6.594,61 hektare.

"Intinya, seluruh lahan yang telah diserahkan kepada Satgas PKH ini, akan dilakukan penumbangan dan reforestasi," tutupnya.(amn)

Editor : Edwar Yaman
#kawasan tntn #Satgas PKH #Reforestasi Lahan