Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

FPMD Minta PT Arara Abadi Tuntaskan Konflik Lahan

M Amin Amran • Rabu, 26 November 2025 | 11:47 WIB
Puluhan massa yang tergabung dalam Forum Pemuda Mahasiswa dan Masyarakat Dundangan menggelar aksi unjuk rasa di Kantor PT Arara Abadi Distrik Sorek, Kecamatan Pangkalankuras, Kabupaten Pelalawan, Selasa (25/11/2025) siang.
Puluhan massa yang tergabung dalam Forum Pemuda Mahasiswa dan Masyarakat Dundangan menggelar aksi unjuk rasa di Kantor PT Arara Abadi Distrik Sorek, Kecamatan Pangkalankuras, Kabupaten Pelalawan, Selasa (25/11/2025) siang.

PANGKALANKURAS (RIAUPOS.CO) - Puluhan massa yang tergabung dalam Forum Pemuda Mahasiswa dan Masyarakat Dundangan (FPMD) mendatangi Kantor PT Arara Abadi Distrik Sorek, Kecamatan Pangkalankuras, Kabupaten Pelalawan, Selasa (25/11) siang.

Massa yang berjumlah kurang lebih 30 orang ini, menuntut penyelesaian konflik lahan dan tanaman masyarakat. Serta meminta PT Arara Abadi untuk merealisasikan pembayaran bagi hasil produksi tahun 2025 atas lahan seluas 71 hektare (HTPK) kepada Kelompok Tani Manau Jaya Dundangan. Dan meminta perusahaan mengeluarkan hak pensiun bagi karyawan yang diberhentikan.

Kedatangan massa ini sempat dihadang puluhan personel Polres Pelalawan dan Polsek Pangkalankuras di kantor anak grup PT Sinar Mas Forestry ini. Alhasil, sebagai bentuk kekecewaan, massa ini terus berorasi menyampaikan tuntutan dan rasa kecewa.

Kedatangan massa ini disambut Manajemen PT Arara Abadi yang diwakili oleh Manager Distrik Sorek, Kiswanto untuk menampung aspirasi mereka.

Dalam orasinya, Koordinator Umum (Kordum) Agus Rianda didampingi Koordinator lapangan (Korlap) Aksi, Sukri Efendi menyampaikan, aksi unjuk rasa ini dilakukan untuk meminta kejelasan kesepakatan tenaga kerja lokal. Serta menuntut kesepakatan program CSR yang adil bagi masyarakat Dundangan serta penyelesaian konflik lahan dan tanaman masyarakat.

‘’Kami juga meminta perusahaan untuk menghentikan seluruh bentuk tindakan yang dapat mengganggu, merusak, atau menghilangkan tanaman milik masyarakat, khususnya kelompok tani. Untuk itu, kami mendesak agar perusahaan PT Arara Abadi dapat memenuhi tuntutan kami. Karena kami akan terus mengawal tuntutan kami hingga direalisasikan,’’ terangnya.

Manager Distrik Sorek, Kiswanto mengatakan, Manajemen PT Arara Abadi menyambut baik dan merespon aspirasi tuntutan yang disampaikan para massa aksi. Dan perusahaan secepatnya akan memuntaskan permasalahan tersebut.

‘’Kami telah merekrut tenaga kerja lokal dan telah merealisasikan program CSR, namun kami tidak dapat memenuhi semua tuntutan massa aksi. Namun demikian, kami akan membahas lebih lanjut tentang tuntutan massa aksi ini kepada pimpinan perusahaan. Jadi, secepatnya hasilnya akan segera kami sampaikan,’’ ujar Kiswanto.(amn)

 

Editor : Arif Oktafian
#hak pensiun #konflik lahan #pembayaran #PT Arara Abadi Distrik Sorek #Forum Pemuda Mahasiswa dan Masyarakat Dundangan #massa