KUALA KAMPAR (RIAUPOS.CO) - Polsek Kuala Kampar terus berkomitmen untuk melakukan penanganan kebakaran hutan dan laham (karhutla) di wilayah hukumnya.
Ini dibuktikan dengan diintensifkannya pemadaman titik api yang difokuskan di Desa Sungai Upih sebagai lokasi karhutla terbesar di kecamatan tersebut.
Puluhan titik panas (hotspot) yang telah berubah menjadi fire spot (titik api) dengan koordinat 0°18'34.2"N 103°08'42.3"E ini, sebelumnya termonitor melalui Dashboard Lancang Kuning.
Alhasil, belasan personil Polsek Kuala Kampar bersama tim gabungan, berjibaku memadamkan api. Sehingga berkat kerja keras tim gabungan, seluruh titik api telah berhasil dipadamkan dan masuk dalam proses pendinginan.
"Ya, setelah lima hari berjibaku melakukan pemadaman, seluruh titik api telah berhasil dipadamkan. Dan saat ini, kita bersama tim gabungan tengah fokus melakukan upaya pendinginan agar api tidak kembali muncul dan menyebabkan karhutla kembali meluas," terang Kapolsek Kuala Kampar, AKP Rian Onel, SH, MH kepada Riaupos.co, Jumat (6/2/2026).
Dijelaskannya bahwa, dalam pemadaman api dan pendinginan ini, pihaknya dibantu oleh 15 personil Polres Pelawan, 1 personil Damkar, 30 orang MPA, serta perangkat desa dan pihak instansi terkait lainnya.
Dan pendinginan ini, tim gabungan menggunakan peralatan mini stricker 3 unit, mesin robin 1 unit, dan selang 38 gulung serta kendaraan roda dua sebanyak 15 unit untuk menelusuri lokasi karhutla.
Hanya saja, kondisi cuaca di lokasi yang panas ekstrim disertai angin kencang, sehingga membuat penanganan karhutla menjadi lebih sulit untuk dipadamkan total.
"Jadi, jarak yang ditempuh dari Polsek Kuala Kampar ke lokasi cukup jauh. Yakno dengan estimasi waktu kurang lebih 2,5 jam menggunakan sepeda motor," ujar AKP Rian Onel.
Namun, sambung Kapolsek Kuala Kampar, pihaknya bersama tim gabungan tetap berkomitmen untuk melakukan upaya pendinginan dengan maksimal.
Selanjutnya, tim gabungan akan melakukan penghitungan luasan lahan yang telah terbakar. Serta melakukan penyelidikan penyebab terjadinya karhutla di Kuala Kampar ini.
"Kita pastikan saat ini seluruh titik panas maupun titik api sudah padam, namun masih meninggalkan asap. Dan saat ini masih terus difokuskan pada upaya pendinginan agar titik api padam total. Sedangkan kita dari Polsek Kuala Kampar akan terus melakukan pemantauan untuk mengantisipasi dan juga penanganan karhutla di wilayah hukum kami," tutup AKP Rian Onel. (amn)
Editor : M. Erizal