Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

SPBU di Batam Kehabisan Premium

Redaksi • Selasa, 22 November 2011 | 09:08 WIB
BATAM (RP) - Pasokan bensin atau premium di banyak SPBU di Kota Batam kosong, Senin (21/11). Pertamina beralasan kosongnya premium itu akibat tingginya pemakaian. Sementara SPBU mengaku karena Pertamina mengurangi pasokan.

Pantauan RPG di SPBU Punggur, Senin (21/11), banyak pengendara sepeda motor yang akhirnya memilih untuk mengisi pertamax karena bensin sudah tidak ada. Mereka pun harus mengeluarkan biaya lebih.

Seorang pengendara langsung menuju ke pompa pertamax sambil menggerutu.’’Ya saya terpaksa isi pertamax biar pun harganya dua kali lipat. Kalau saya tidak isi, motor saya tidak bisa jalan. Habis minyak dalam tangki sudah habis,’’ ujarnya.

Seorang petugas SPBU di sana yang tidak mau menyebutkan namanya mengaku premium di san sudah habis sejak Ahad  (20/11). Ketika ditanya mengenai kuota dari pihak Pertamina, ia mengaku tidak tahu jumlah kuota premium dari pihak pertamina.

‘’Sejak kemarin sudah tidak ada. Kalau masalah kuota pak, saya tidak tahu. Kami hanya karyawan biasa. Kalau mau tahu kuota yang masuk itu, tanya langsung sama atasan saya,’’ katanya.

Anto, seorang pengendara sepeda motor dengan nomor polisi BP 5958 FD tidak berlama-lama begitu melihat ada pengumuman yang mengatakan bahwa premium di SPBU tersebut sudah kosong. Ia pun memutuskan untuk mengisi bahan bakar di motornya dengan bensin eceran yang tidak terjamin kualitasnya.

Kondisi yang sama juga terjadi di SPBU depan Kantor Samsat. Bensin di sana juga sudah tidak ada sejak Senin pagi. Banyak kendaraan yang datang lalu pergi begitu mendapat pemberitahuan dari karyawannya bahwa Premium di SPBU tersebut sudah kosong.

Seorang pengendara mobil sedan tampak kesal mengetahui premium di SPBU tersebut kosong. Ia mengaku kesal karena bensin di tanki mobilnya sudah hampir kosong. "Jumlahnya sudah dibatasi tetapi masih sering kosong. Kalau terus begini bagaimana bisa lancar untuk kerja.

Selain di dua SPBU tersebut, bensin juga kosong di sejumlah SPBU lainnya seperti di SPBU sungai Panas, SPBU Tiban BTN, SPBU Sungai Harapan, SPBU Sei Temiang dan beberapa SPBU lainnya.

Kondisi yang sama juga terjadi di SPBU Seipanas, Pelita, Seraya, Jodoh, Harbourbay dan Baloikolam. Di SPBU Seipanas bensin sudah habis sejak pukul 07.00 WIB. Menurut keterangan dari operator SPBU, Asman, premium sudah sejak Jumat (18/11) tak dikirim. "Sudah tiga hari kosong," tuturnya.

Di SPBU Pelita, menurut keterangan dari pengawas lapangan SPBU Pelita, Panji, premium sudah habis sejak Ahad (20/11). "Semalam sudah habis tak tahu kapan akan dikirim," tuturnya.

Kosongnya premium, memaksa pengendara mobil maupun motor terpaksa menggunakan pertamax. "Mau tak mau, daripada motor tak jalan,’’ kata Karim pengendara motor.

Beberapa manajer di SPBU-SPBU, bulan ini ada penurunan kuota dari Pertamina. Penurunan itu bervariasi tergantung dari konsumsi BBM yang dibutuhkan di masing-masing SPBU. Di SPBU Harbourbay misalnya, terjadi penurunan pasokan sebanyak 24 kilo liter per pekan.

‘’Kalau tidak dikurangi tidak akan habis. Biasanya Pertamina mengirim enam kali dalam satu minggu ukuran 24 kilo liter per trip kini menjadi lima kali," jelas  Manajer SPBU Harbourbay, Johanes.

Di SPBU Genta III Batuaji, premium sudah kosong sejak Ahad (20/11) sore. "Premium dalam perjalanan. Mungkin tak lama lagi sampai di sini. Yang ada cuma pertamax sama solar. Kalau premium sudah kosong mulai dari kemarin (Ahad, red)," ujar seorang pekerja di SPBU itu, kemarin.

Di SPBU Simpang Tobing, premium juga habis. Kekosongan ini membuat warga ramai-ramai mengisi pertamax. Pasalnya, jika antre di SPBU Sei Temiang, mereka harus antre minimal setengah jam karena yang mengantre mencapai ratusan orang.

Asisten Customer Relation Pertamina Wilayah Sumbagut, Sonny Mirath mengatakan, kekurangan ini bukan karena adanya pengurangan kuota dari Pertamina.

Pertamina menyalurkan sesuai kuota yang ditentukan Pemerintah. Untuk Januari hingga Oktober 2011 di Kota Batam kuota premium dari pemerintah 155.000 KL, sementara yang sudah disalurkan sebanyak 160.000 KL. Karena itu kami melaksanakan pengiriman terjadwal kepada SPBU.(eca)
Editor : RP Redaksi