Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Penerapan Inovasi Pakan Wafer Berbahan Ampas Sagu di Meranti

Helfizon • Selasa, 27 Agustus 2024 | 10:09 WIB
Kelompok masyarakat belajar pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat.
Kelompok masyarakat belajar pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat.

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan judul Penerapan Pakan Wafer Berbahan Ampas Sagu dalam Formulasi Ransum Ternak serta Komersialisasi Produk Menggunakan Digital Marketing’’ berlangsung di aula Desa Gogok Darussalam, Kecamatan Tebingtinggi Barat, Kepulauan Meranti, baru-baru ini.

Program ini merupakan bagian dari hibah DRTPM Kemendikbudristek 2024 dengan tujuan memberdayakan peternak lokal melalui inovasi pakan ternak berbahan ampas sagu yang diolah menjadi pakan wafer.

Ketua pelaksana kegiatan, Nur Azlina PhD menyampaikan, inovasi pakan wafer ini tidak hanya dapat meningkatkan efisiensi pakan ternak, tetapi juga membuka peluang komersialisasi produk melalui pemasaran digital. ‘’Dengan memanfaatkan teknologi digital marketing, produk pakan wafer berbahan lokal ini diharapkan dapat menjangkau pasar yang lebih luas dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat peternak di Kepulauan Meranti,’’ ujarnya.

Ketua kelompok ternak setempat, M Warid mengapresiasi inisiatif ini dan berharap penerapan teknologi pakan serta pelatihan pemasaran digital dapat mendukung peningkatan produksi dan kesejahteraan para peternak. ‘’Kami siap untuk menerapkan teknologi baru ini dan optimis dapat mengembangkan usaha ternak kami lebih baik lagi,’’ kata M Warid.

Kepala Dinas Peternakan Provinsi Riau, Drs H Masrul Kasmi MSi menekankan, pentingnya kolaborasi antara akademisi, pemerintah dan peternak dalam menciptakan inovasi yang tepat guna. ‘’Program ini menjadi bukti nyata bagaimana teknologi lokal berbasis potensi daerah, seperti ampas sagu, dapat dioptimalkan untuk mendukung ketahanan pangan dan peningkatan ekonomi masyarakat,’’ jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Kepulauan Meranti, H Ifwandi SP juga menyatakan dukungannya terhadap program ini. ‘’Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi contoh yang dapat diterapkan di wilayah lain, serta mampu meningkatkan kemandirian peternak dalam memenuhi kebutuhan pakan ternak,’’ ujarnya.

Prof Edi Erwan PhD ahli nutrisi dan teknologi produksi ternak sekaligus Ketua Umum ISPI Riau menyampaikan, inovasi pakan wafer berbahan ampas sagu memiliki nilai gizi yang tinggi dan mudah diserap oleh ternak. ‘’Selain kaya akan nutrisi, teknologi produksi pakan wafer ini dapat diadaptasi secara luas di daerah lain dengan bahan baku serupa, menjadikannya solusi yang berkelanjutan bagi para peternak,’’ terang Prof Edi.

Kepala Desa Gogok Darussalam, Sugianto berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam kegiatan ini.(fiz/c)

Editor : Rindra Yasin
#kepulauan meranti #pengabdian