PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Guna meningkatkan perekonomian di Kabupaten Kuantan Singingi dosen dan mahasiswa Universitas Islam Riau (UIR) memperkenalkan miniatur jalur sebagai produk unggulan Kuansing.
Melalui kegiatan Pengabdian Masyarakat yang berjudul Pengembangan Produk & Pemasaran UMKM Miniatur Jalur Berbasis E Commerce di Kecamatan Kuantan Tengah, Kabupaten Kuantan Singingi Provinsi Riau ini.
Para dosen dan mahasiswa melakukan berbagai pengembangan terhadap produk miniatur jalur yang dilaksanakan selama 1 tahun, dengan skema kompetitif dan didanai oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Islam Riau tahun 2024-2025.
Pengabdian masyarakat ini diketuai Dr Made Devi Wedayanti SAP MSi (Prodi Administrasi Publik UIR) dengan anggota Awliya Afwa SE MM ( Prodi Manajemen UIR), Octadino Haryadi SKom MKom MIP ( Prodi Teknik Informatika UIR), Devi Kurniawati SP MM ( Prodi Manajemen UIR).
Selain itu, pengabdian masyarakat ini juga membawa tiga mahasiswa UIR yaitu Miftahul Jannah, Ivan Kassanda dan Andi Nia Shavira dan yang menjadi Mitra UMKM PKM ini adalah UMKM Miniatur Jalur Upir.
Menurut Ketua Pengabdian Masyarakat Dr Made Devi Wedayanti SAP MSi, kegiatan pengabdian masyarakat ini menyelesaikan permasalahan di bagian produksi yaitu memberikan mesin dan alat alat produksi karena masih produksi menggunakan alat alat tradisional sehingga membuat keterbatasan produksi karena memakan waktu lebih lama.
Permasalahan kedua mitra yang diselesaikan adalah di bidang manajemen, melatih pembuatan standar operasional prosedur (SOP), Jobdes dan Pembukuan Laba Rugi karena sebelumnya UMKM belum memiliki SOP dan pembukuan laba rugi secara administrastif.
Permasalahan ketiga yang diselesaikan pada bidang pemasaran, membantu memberikan ilmu pemasaran secara online dan mendampingi untuk pemasaran secara offline ke toko oleh-oleh di Pekanbaru, karena sebelumnya UMKM Miniatur Jalur Upir ini belum menggunakan media sosial, e-commerce, atau aplikasi digital, untuk memperluas jangkauan dan akses pasar sehingga mitra hanya menjual miniatur jalur disekitar desa tempat mitra tinggal.(ali/c)
Editor : Arif Oktafian