Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Alivah Humairah Zuanda Ikuti Hafiz Indonesia 2025 RCTI

Desriandi Candra • Rabu, 5 Maret 2025 | 09:15 WIB
Murid SDIT Telukkuantan Alivah Humairah Zuanda (kiri) saat mengikuti kompetisi Hafiz Indonesia RCTI 2025.
Murid SDIT Telukkuantan Alivah Humairah Zuanda (kiri) saat mengikuti kompetisi Hafiz Indonesia RCTI 2025.


TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) - Alivah Humairah Zuanda, biasa dipanggil Alivah, seorang anak berusia 8 tahun yang saat ini duduk di kelas II SDIT Telukkuantan. Lahir di Padang 20 Desember 2016, Alivah dikenal sebagai anak yang cerdas, penuh semangat, dan memiliki hafalan Al-Qur’an yang luar biasa.

Kecintaannya pada Al-Qur’an membawa Alivah mengikuti ajang Hafiz Indonesia 2025, sebuah kompetisi tahfiz Al-Qur’an tingkat nasional. Diselenggarakan oleh RCTI, stasiun TV swasta nasional.

Kompetisi sudah berlangsung sejak awal Ramadan, yakni Sabtu (1/3) lalu. Sekarang Alivah masuk di 10 besar dan masih mengikuti kompetisi.

“Kita doakan Alivah bisa menjadi yang terbaik,” ujar Kepala SDIT Telukkuantan Hj Wirza Rahma SSi Lc, Selasa (4/3).

Sejak kecil, lanjut Rahma, Alivah dibesarkan dalam lingkungan keluarga yang mencintai Al-Qur’an dan ilmu pengetahuan. Orang tua nya menciptakan suasana rumah sebagai “madrasah pertama” dengan pendidikan yang berlandaskan fitrah. Setelah pindah dari Padang ke Telukkuantan, Alivah melanjutkan pendidikannya di SDIT Telukkuantan yang memiliki program unggulan Tahfiz Al-Qur’an dengan target minimal hafal 5 juz saat lulus.

SDIT Telukkuantan memiliki sistem pembelajaran tahfiz yang terstruktur dan konsisten. Pembelajaran Al-Qur’an diberikan pada waktu prime time, yaitu pukul 07.50 WIB hingga 09.20 WIB, setelah pelaksanaan salat duha. Setiap Senin hingga Kamis, siswa diwajibkan menambah hafalan baru dan menyetorkannya kepada ustaz/ustazah, sedangkan hari Jumat dikhususkan untuk murajaah atau mengulang hafalan. Program ini diperkuat dengan kegiatan wisuda tahfiz setiap semester dan dauroh murajaah intensif selama 2-3 hari untuk menjaga hafalan siswa.

Dengan dukungan penuh dari sekolah, guru, dan lingkungan, Alivah rutin mengikuti program ini. Ia giat murajaah dan menambah hafalan setiap hari. Ketekunan dan kegigihannya membuahkan hasil yang luar biasa, dari hanya hafal 1,5 juz menjadi 5 juz dalam persiapannya mengikuti Hafiz Indonesia.

Di ajang Hafiz Indonesia, Alivah menunjukkan kemampuan menghafal Al-Qur’an yang luar biasa, dengan suara merdu dan pelafalan ayat yang fasih. Meski persaingan sangat ketat, Alivah tetap bersemangat dan menikmati setiap momen, sembari belajar dari teman-teman, para juri, dan pembimbingnya.

Selain itu, Alivah memang murid yang mencatat banyak prestasi lainnya di bidang tahfiz Al-Qur’an pada tahun 2024-2025. Antara lain, Juara 1 lomba tahfiz kategori A oleh Syam EO (16 Januari 2025), Juara 3 lomba tahfiz online nasional kategori 7-9 tahun pada Festival Qur’an dan Seni Islami (FIQSI) (24 Februari 2025). Juara 1 lomba tahfiz 3 juz antar kelas 1-6 pada Pekan Ceria SDIT Telukkuantan Riau (10 Januari 2025).(dac)

Editor : Arif Oktafian
#hafiz indonesia #penghafal al quran #tahfiz Al-Qur’an #Telukkuantan #RCTI #murajaah #alquran 30 juz