Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

488 Jabatan Kepala SMA Sederajat di Riau Diasesmen

Soleh Saputra • Rabu, 29 Oktober 2025 | 12:38 WIB

Erisman Yahya
Erisman Yahya


PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Riau saat ini terus mempersiapkan proses seleksi kepala Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN)/ Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN), dan Sekolah Luar Biasa (SLB). Proses seleksi ini dilaksanakan pada awal November dengan total 488 jabatan kepala sekolah yang tersedia.

Kepala Dinas Pendidikan Riau Erisman Yahya mengatakan, jelang proses seleksi tersebut dimulai saat ini pihaknya juga sudah membentuk tim panitia seleksi (pansel). Pembentukan tim pansel menjadi langkah awal untuk memastikan proses seleksi berjalan transparan dan objektif.

“Kami sedang membentuk tim pansel untuk memastikan proses seleksi berjalan transparan dan objektif. Tujuannya agar melahirkan kepala sekolah yang memiliki kualitas kepemimpinan tinggi serta berintegritas,” ujarnya, Selasa (28/10).

Lebih lanjut dikatakannya, pelaksanaan seleksi ini dilakukan dikarenakan banyak posisi kepala sekolah yang kosong akibat pensiun dan mutasi. Menurutnya, seleksi kali ini menjadi momentum penting untuk memperkuat mutu pendidikan menengah dan kejuruan di Riau.

“Kita ingin kepala sekolah yang tidak hanya pandai mengelola administrasi, tapi juga mampu menjadi inspirator di lingkungan sekolahnya,” harapnya. 

Erisman juga menjelaskan, proses pelaksanaan seleksi tersebut akan disesuaikan dengan petunjuk teknik (Juknis) Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Permendikdasmen) Nomor 7 Tahun 2025.

Dalam peraturan tersebut ada syarat-syarat yang harus dipenuhi untuk menjadi kepala sekolah. “Teknis seleksi jabatan kepala sekolah ini hampir sama seperti seleksi jabatan pada umumnya. Di mana para calon kita membuat makalah, persentase dan lainnya,” jelasnya.

Sebelumnya, Gubernur Riau (Gubri) Abdul Wahid mengatakan akan melakukan asesmen ini sebagai bentuk evaluasi terhadap kinerja para kepala sekolah yang ada selama ini. “Untuk jabatan kepala sekolah akan kita lakukan asesmen, baik yang saat ini masih menjabat maupun yang diisi oleh Pelaksana Tugas (Plt),” kata Gubri.

“Kita ingin kepala sekolah yang punya komitmen dan dedikasi untuk pengembangan dunia pendidikan. Rencananya dalam waktu dekat ini akan dibuka. Saya juga sudah perintahkan  kepala dinas pendidikan, hanya tinggal pelaksanaannya saja,” ujarnya.(sol)

Editor : Arif Oktafian
#Asesmen kepala sekolah #Kepsek sma di riau #Kepsek sma sederajat diasesmen #riau #Kepsek di riau diasesmen #Evaluasi kepala sekolah di riau #mutasi kepala sekolah