Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

UHTP Terus Melaju Menjadi Universitas Unggul

Redaksi • Rabu, 5 November 2025 | 11:30 WIB
Foto bersama peserta yudisium dan angkat sumpah.
Foto bersama peserta yudisium dan angkat sumpah.


PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Sebanyak 597 yudisiawan Universitas Hang Tuah Pekanbaru (UHTP) mengikuti Yudisium dan Angkat Sumpah. Terdiri dari Program Pascasarjana untuk Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat, Sarjana Kesehatan Masyarakat, Sarjana Ilmu Keperawatan, Sarjana Kebidanan, Profesi Ners, Profesi Bidan, Diploma III Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Fakultas Kesehatan (Fkes). Selanjutnya Sarjana Sistem Informasi dan Sarjana Teknik Informatika Fakultas Ilmu Komputer. Acara berlangsung di Hotel Prime Park Pekanbaru, Senin (3/11).

Yudisium tersebut dihadiri Ketua Yayasan Hang Tuah Pekanbaru dr H Zainal Abidin MPH, Rektor UHTP Prof Dr Syafrani MSi dan para ketua organisasi profesi seperti Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI), Ikatan Bidan Indonesia (IBI), Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) dan Perhimpunan Perekam Medis dan Informasi Kesehatan Indonesia (PORMIKI).

Ketua Yayasan Hang Tuah Pekanbaru dr H Zainal Abidin MPH merasa bangga terhadap pencapaian universitas yang terus melaju menjadi universitas unggul. Dari sekian prodi yang ada di UHTP yang telah terlebih dahulu mencapai akreditasi unggul adalah Pascasarjana dalam hal ini Magister Kesehatan Masyarakat.

Ia juga menyampaikan bahwa para sarjana jangan lupa untuk memperkuat diri dengan penguasaan information technologi (IT) karena dunia terus bergeser dan berkembang lewat IT. ‘’Riau saat ini masih aman lapangan pekerjaan. Karena pemerintah sedang membangun Rumah Sakit Health Internasional di Riau. Namun harus bisa bersaing dan kompetitif. Alhamdulillah UHTP sudah sangat dikenal dan terbuka lebar kepercayaan masyarakat. Banyak alumni yang bertebar memegang jabatan strategis di pemerintahan,’’ tuturnya.

Senada dengan itu, Rektor UHTP Prof Dr Syafrani MSi dalam sambutannya mengatakan, menjadi sarjana adalah langkah awal bagaimana lebih maju dalam mengimplentasikan ilmu yang berdampak. ‘’Kampus yang berdampak sudah ada sejak lama. Cuma saat ini kita harus mampu berdampingan dengan IT. Jangan takut dan cemas perjalanan yang berdampak, karena semuanya dapat diterapkan dan bisa beradaptasi. Dua hal yang ditunggu masyarakat saat ini pertama outcome dan impact-nya,‘’ terangnya. Selanjutnya beliau juga menyampaikan tahun depan inshaallah yudisiawan UHTP akan bertambah dari Prodi Hukum dan Komunikasi. Dan saat ini program Studi D4 Manajemen Informasi Kesehatan sudah jalan tahun pertama. Prodi ini merupakan jenjang sarjana terapan bidang rekam medis.

Sementara itu, Ketua Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat (IAKMI) Provinsi Riau Dr H Nopriadi SKM MKes mengatakan, hari ini merupakan titik awal pengabdian para lulusan. Ilmu yang diraih akan diterapkan di masyarakat luas. Untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat diperlukan adanya empati yang dijadikan sebagai layanan utama, kelembutan sebagai rasa sayang. Menjadilah garda terdepan menjaga integritas. ‘’Pengetahuan tanpa empati adalah kosong. Ilmu tanpa integritas adalah sia-sia. Saya harapkan menjadilah lulusan yang memiliki empati yang tinggi dan profesional dalam menjalankan pekerjaan. Begitu juga para dosen mesti memiliki empati,’’ terangnya.(adv)

 

 

Editor : Rindra Yasin
#Hotel Prime Park #uhtp #iakmi #Yudisium