PERAWANG (RIAUPOS.CO) - Dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, khususnya pada kelompok rentan seperti ibu hamil, tujuh dokter muda Fakultas Kedokteran Universitas Riau (FK Unri) yang sedang menjalani stase community oriented medical education (COME) di Puskesmas Perawang menggelar kegiatan sosialisasi anemia pada kehamilan bagi ibu hamil di Kelurahan Perawang, Selasa (18/11).
Kegiatan ini menjadi bagian dari program pengabdian masyarakat sekaligus bentuk edukasi kesehatan yang bertujuan menurunkan angka kejadian anemia pada ibu hamil melalui peningkatan pengetahuan dan kesadaran mengenai pencegahannya.
Kegiatan sosialisasi tersebut diikuti oleh 20 orang ibu hamil dan turut dihadiri oleh Kepala Puskesmas Perawang, dr H Armen MKes, dokter pembimbing Puskesmas, dr Intan Komala Sari dan dr Fani Fazila serta penanggung jawab kluster tiga, bidan Lina Marni. Dari pihak akademisi, kegiatan ini juga mendapatkan dukungan penuh dari dosen pembimbing komunitas FK Unri, dr Handayani MKK CIQnR CIQaR Sp KKLP Subsp COPC, dosen pembimbing lapangan, dr Dimas Pramita Nugraha MSc, dosen pembimbing keluarga, Dr dr Yulis Hamidy MKes MPd Ked SpKKLP serta dosen pembimbing klinis, dr Sofyan Andri SpOG.
Sosialisasi ini diisi dengan penyuluhan mengenai bahaya anemia pada kehamilan, tanda dan gejalanya, serta upaya pencegahan melalui konsumsi tablet tambah darah (TTD), pola makan bergizi seimbang, dan pentingnya pemeriksaan kehamilan secara rutin. Peserta juga diberikan pemahaman mengenai faktor risiko anemia, dampak bagi ibu maupun janin, serta langkah-langkah yang dapat dilakukan di rumah untuk menjaga kadar hemoglobin tetap normal.
Kepala Puskesmas Perawang, dr H Armen MKes menyampaikan, anemia masih menjadi salah satu masalah kesehatan yang sering ditemukan pada ibu hamil, terutama akibat kurangnya asupan zat besi dan ketidakpatuhan dalam mengonsumsi TTD.(ali/c)
Editor : Rindra Yasin