Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Jalur Domisili Lampaui Kuota, TKA Minim Peminat 

Joko Susilo • Jumat, 26 Juni 2026 | 10:09 WIB
GRAFIS SPMB SMP NEGERI DI PEKANBARU. (JPG)
GRAFIS SPMB SMP NEGERI DI PEKANBARU. (JPG)

 

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) online tingkat SMP Negeri di Kota Pekanbaru berakhir, Kamis (25/6). Berdasarkan data pada situs resmi Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, jalur domisili menjadi jalur yang paling diminati dengan total 8.151 pendaftar atau telah mencapai 107 persen dari kuota yang tersedia. 

Sementara itu, jalur afirmasi tercatat diikuti oleh 1.463 pendaftar atau 47 persen dari kuota. Jalur mutasi diikuti 201 pendaftar atau 25 persen dari kuota yang disediakan. Pada jalur prestasi non-akademik terdapat 447 pendaftar atau sekitar 19 persen dari kuota, sedangkan jalur prestasi akademik berdasarkan nilai rapor diikuti 754 pendaftar atau 50 persen dari kuota yang tersedia. 

Baca Juga: Mahasiswa Prodi Humas UMRI Gali Wawasan Jurnalistik dan Media di Riau Pos

Adapun jalur prestasi akademik melalui Tes Kemampuan Akademik (TKA) masih menjadi jalur dengan jumlah pendaftar paling sedikit. Hingga penutupan pendaftaran,tercatat hanya 20 pendaftar atau sekitar 6 persen dari kuota yang tersedia pada jalur tersebut. 

Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho menegaskan komitmen Pemerintah Kota Pekanbaru untuk memastikan seluruh anak mendapatkan akses pendidikan yang layak. Ia memastikan program pendidikan gratis tidak hanya berlaku di sekolah negeri.

Baca Juga: Pendaftar SPMB SMP Pekanbaru Tembus 8.151 Siswa, Jalur Domisili Sudah Melampaui Kuota

Melalui program Zero Putus Sekolah, Pemko Pekanbaru juga menanggung penuh biaya pendidikan bagi siswa yang bersekolah di sejumlah SMP swasta dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) yang telah bekerja sama dengan pemerintah daerah. 

”Tidak boleh ada anak di Kota Pekanbaru yang gagal melanjutkan pendidikan hanya karena terkendala biaya ataupun tidak tertampung di sekolah negeri. Jadi orang tua tidak perlu risau soal biaya sekolah anak. Kalau tidak lulus atau tidak tertampung di sekolah negeri, bisa masuk ke sekolah swasta yang sudah bekerja sama dengan Pemko Pekanbaru dan biayanya ditanggung penuh oleh pemerintah,” kata Wako, Kamis (25/6).(yls)

Laporan JOKO SUSILO, Kota

Editor : Arif Oktafian
#SPMB 2026 #SMP Negeri Pekanbaru #spmb pekanbaru #dinas pendidikan pekanbaru