RIAUPOS.CO - Pertama-tama dalam kesempatan ini, saya selaku Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Riau ingin mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa Ramadan bagi umat muslim di Bumi Lancang Kuning.
Marhaban Yaa Ramadan, selamat datang bulan penuh berkah dan ampunan. Mari kita sambut Ramadan dengan hati yang bersih dan penuh keikhlasan.
Bersyukur kita masih diberi kesempatan oleh Allah SWT bertemu dengan bulan suci Ramadan. Mari kita manfaatkan dengan sebaik-baiknya. Mari perbanyak ibadah, semoga kita dapat meraih predikat insan yang bertakwa.
Sebagaimana firman Allah SWT dalam Al-Qur’an dalam Surah Al-Baqarah Ayat 183 yang artinya: “Wahai orang-orang yang beriman. Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.”
Situasi yang aman dan nyaman menjadi kunci ketenangan dan khusuknya pelaksanaan ibadah masyarakat selama Ramadan ini. Maka dari itu, jajaran Polda Riau, sampai ke tingkat Polres dan Polsek, berkomitmen secara bersama meningkatkan patroli keamanan.
Hal ini bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman, khususnya bagi masyarakat umat muslim. Diharapkan, dengan begitu masyarakat bisa khusyuk menjalankan rangkaian ibadah.
Pembaca setia Riau Pos yang dirahmati Allah SWT, dalam momentum bulan suci Ramadan ini, tentunya menjadi sebuah fase bagi seluruh umat untuk menjadi lebih baik.
Tidak hanya menahan haus dan lapar. Namun dengan berpuasa, kita semua belajar untuk menahan amarah, saling toleransi, belajar keikhlasan, dan lebih tawaduk.
Artinya, dengan berpuasa kita bisa lebih sabar. Bisa mengontrol emosi yang menyebabkan mudarat bahkan terjadi sebuah tindak pidana. Dengan berpuasa kita menjadi lebih tenang, fokus beribadah. Dengan berpuasa pula kita lebih ikhlas.
Ikhlas dalam menerima sebuah keadaan, ikhlas dalam berbuat kebaikan dan kebajikan. Dengan begitu, segala sesuatu yang kita kerjakan akan menjadi nilai ibadah yang menjadi bekal bagi kita semua di akhirat nanti.
Dalam menjaga ketenangan umat beribadah dalam bulan suci Ramadan, Polda Riau menjamin dan memberikan rasa aman bagi masyarakat. Patroli akan ditingkatkan di sejumlah titik lokasi. Baik itu di rumah ibadah masjid, jalan raya, pusat keramaian, dan lain-lain.
Hal ini, dalam rangka mengantisipasi munculnya gangguan keamanan dan aksi kejahatan. Sebelum masuk Ramadan, jajaran Polda Riau juga telah menggelar operasi cipta kondisi berupa kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD).
Saat ini kepolisian juga sedang melaksanakan Operasi Ketupat Lancang Kuning 2025 serta Operasi Tertib Ramadan. Operasi Tertib Ramadan juga bertujuan untuk menjamin keamanan. Kami akan hadir di masjid-masjid saat Salat Subuh berjemaah, melakukan safari, dan mengamankan masyarakat saat tarawih dan berbuka puasa.
Dalam rangka menciptakan situasi yang kondusif, seluruh tempat hiburan malam di Kota Pekanbaru diwajibkan untuk tutup. Terkait ini, kepolisian berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota.
Saya telah memerintahkan Kapolresta Pekanbaru untuk menutup semua tempat hiburan malam sebagai penghormatan terhadap bulan suci Ramadan dan agar situasi tetap kondusif.
Peningkatan keamanan dilakukan dengan mengerahkan semua satuan kerja dan satuan wilayah jajaran Polda Riau. Baik itu kring serse, jalan raya, Polres hingga Polsek. Saya minta tingkatkan patroli keamanan. Pastikan masyarakat nyaman dalam beraktivitas dan beribadah. Jangan sampai teledor. Berikan pengayoman dan perlindungan terbaik.
Saya meminta kepada seluruh anggota kepolisian di Bumi Lancang Kuning untuk dapat hadir di tengah-tengah masyarakat guna memberikan rasa aman. Apabila pelaku tindak kejahatan, hendaknya petugas dapat segera merespons cepat dan mengambil tindakan tegas.
Jangan biarkan ada sedikitpun ruang bagi pelaku kejahatan. Langsung tindak tegas agar masyarakat merasakan bahwa Polri memang betul-betul ada dan hadir memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman terbaik.
Kami tentunya tidak bisa bekerja optimal jika hanya sendiri. Maka dalam kesempatan ini, kami mengimbau kepada seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama Polri menjaga situasi kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat), khususnya selama Ramadan.
Kami meminta masyarakat untuk lebih peka terhadap keamanan, minimal di lingkungan masing-masing. Segera laporkan ke kantor kepolisian terdekat jika menemukan orang atau hal-hal mencurigakan atau potensi gangguan keamanan.***
Editor : Arif Oktafian