Herman Kumpulkan 10 Pimpinan Parpol
Redaksi • Rabu, 29 Mei 2013 | 12:21 WIB
PEKANBARU (RP) - Balongub Herman Abdullah mengumpulkan sepuluh pimpinan parpol koalisi yang mendukungnya, Selasa (28/5), di Pekanbaru.
Aksi ini dilakukannya terkait dukungan ganda enam partai politik yang juga didaftarkan pasangan Indra Muchlis Adnan-Azis Zaenal (BIMA), Senin (27/5) lalu. Keenam pimpinan parpol itu PBB, PDS, PKNU, PKPB, PPN dan PPIB.
Dalam pertemuan tersebut, sepuluh pimpinan parpol koalisi pengusung Herman Abdullah-Agus Widayat (HA) menegaskan keteguhan mereka untuk terus memberi dukungan hingga pelantikan.
Ketua Tim Koalisi HA yang juga Ketua DPW Partai Gerindra Riau H Marwan Yohanis SSos didampingi ketua dan sekretaris sembilan partai pengusung kembali mengulas isi Keputusan KPU Riau Nomor: 17/kpts/kpu yang meyakinkan mereka bahwa partai pengusung Herman tidak akan bisa diganggu gugat oleh siapapun.
‘’Maka, kita yakin, kita ini solid. Tidak akan mengalihkan dukungan kepada siapapun. Tidak ada partai di antara kita yang mengusung calon lain. Kita lengkap dengan data. Kita bicara data. Bahkan sebelum koalisi kita sudah melihat ke Depkumham, mana partai yang sah dan yang tidak sah,’’ kata Marwan sambil memperlihatkan SK dukungan dari 10 DPP partai koalisi untuk HA baik yang fotokopi maupun yang asli.
Enam pimpinan partai pengusung yang dikabarkan mendukung BIMA, satu persatu memberikan keterangan. Mereka mengaku tidak mengenal dengan nama ketua dan sekretaris dari partai mereka yang mendukung BIMA.
Bahkan masing-masing pimpinan Parpol koalisi HA terutama enam Parpol yang disebut-sebut dualisme dukungan, sama sekali tidak mengenal ketua dan sekretaris pengurus Parpol yang mengusung BIMA ke KPU Riau, Senin (27/5) kemaren.
‘’Kita langsung cek ke DPP soal nama ketua dan sekretaris yang dikabarkan mengusung BIMA. Tidak ada penggantian nama pengurus. Kita tak mengenal yang namanya Hamdan Hamid dan Masran. Tidak ada nama itu. Inikan pencemaran nama baik. Bisa juga pemalsuan dokumen. Makanya kita akan bawa ini ke ranah hukum,’’ kata Ketua DPW PBB Muharnis.
Sementara itu, Balongub Indra Muchlis sangat yakin dengan pengurus parpol non-parlemen yang mengusungnya tidak salah. ‘’Tentunya saya sudah berkonsultasi ke KPU Pusat tentang kepengurusan partai-partai yang mengusung saya,’’ kata Indra.
Dikatakan Indra, jika diibaratkan sebagai pembeli, dirinya tidak akan membeli kucing dalam karung atau barang palsu. ‘’Jika sebagai pembeli, tentunya saya beli barang original. Sebelum membeli maka saya terlebih dahulu berkonsultasi dan berkoordinasi dengan KPU RI sebagai pihak yang paling mengerti soal partai-partai non-parlemen tersebut,’’ kata Indra.(kun) Editor : RP Redaksi