Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Di hadapan Purnawirawan TNI-Polri, Ganjar Klaim Polingnya Paling Tertinggi Usai Debat Kelima Pilpres 2024

Redaksi • Rabu, 7 Februari 2024 | 23:30 WIB

Calon presiden (capres) nomor urut 3 Ganjar Pranowo menjelaskan jurus jitu dalam mengentaskan pengangguran di Indonesia.
Calon presiden (capres) nomor urut 3 Ganjar Pranowo menjelaskan jurus jitu dalam mengentaskan pengangguran di Indonesia.
JAKARTA (RIAUPOS.CO) -- Calon presiden (Capres) nomor urut 3, Ganjar Pranowo mengklaim, polingnya di posisi tertinggi pasca debat capres-cawapres yang terakhir. Ganjar pun mengaku kaget dengan hasil tersebut.

"Saya kaget karena pada debat itu, banyak poling yang mengatakan posisinya tertinggi. Bukan saya mau sombong, tapi hasil konfirmasi dari TNI, konfirmasi dari Polri mereka katakan, Mas Ganjar yang Anda omongkan benar," kata Ganjar saat menerima dukungan dari keluarga besar para purnawirawan TNI dan Polri, di The Tjolomadoe Karanganyar, Rabu (7/2).

Dalam debat kelima itu, lanjut Ganjar, dia menyampaikan tidak semua masyarakat membutuhkan makan gratis. Ia menekankan, saat debat itulah dirinya sadar, pentingnya pengetahuan, kecerdasan, intelektualitas tak terkecuali kecerdasan emosional dan segala sesuatunya tidak hanya sebatas omong-omong.

Baca Juga: Ganjar Sebut Kritik Sejumlah Kampus Menunjukkan Demokrasi Sedang Tidak Baik-Baik Saja

"Pakai G ya, kenapa pakai G, karena Ganjar, kalau yang lain kan nggak pakai G," tegasnya.

Oleh sebab itu, menjadi penting dalam memaparkan visi misi, program kerja menggunakan data. Itulah cara untuk mengedukasi agar masyarakat punya preferensi untuk memilih, bukan dengan hoaks dan fitnah.

"Apa yang menjadi program harus masuk pada substansi persoalan, jangan asal-asalan, kan tidak bisa hanya sekadar omong-omong. Jadi yang diperlukan di sini adalah sebuah konsistensi dalam membuat program," singgung Ganjar.

Baca Juga: Perhimpunan Pendidikan dan Guru Sebut Debat Capres Banyak Tak Sentuh Akar Masalah Pendidikan

Dalam kesempatan itu, Ganjar mengaku sedih lantaran demokrasi di Indonesia sedang diuji. Menurutnya, banyak tokoh-tokoh agama mulai bicara, masyarakat sipil mulai teriak dan kampus bergerak semuanya.

Ganjar pun meminta, agar jangan mengintimidasi kampus, karena kampus merupakan mimbar akademik yang merdeka. Kebebasan mimbar dengan segala intelektualitas dan pengetahuannya.

"Saya heran kepanikannya kemudian ditunjukkan dengan mengintimidasi rektor. Ya gak bisa, orang baik, orang benar, orang jujur yang ingin republik ini baik, maka tidak mau dipaksa," pungkasnya.

Sumber: Jawapos.com

Editor : RP Rinaldi
#ganjar pranowo #purnawirawan tni #debat capres