JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Politikus Partai Golkar Idrus Marham angkat bicara terkait rencana pertemuan Jusuf Kalla (JK) dengan Ketua Umum PDI Perjuanga Megawati Soekarnoputri. Idrus mengingatkan, JK tak menyeret Partai Golkar dalam rencana pertemuannya dengan Megawati.
“Kalau misalkan ketemu sebagai tokoh nasional, saya kira itu sebuah keniscayaan. Kita dorong,” kata Idrus di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (29/2).
Idrus menyayangkan, jika JK mengatasnamakan Golkar dalam rencana pertemuan dengan Presiden ke-5 RI tersebut.
Baca Juga: Song Kang, Aktor Korea Selatan Jalani Wajib Militer Sebagai Tentara Angkatan Darat
“Kemarin ada yang nanya ke saya, bagaimana misal kalau JK ketemu atas nama Golkar. Saya katakan, dalam kapasitas apa JK ketemu dengan (Megawati) atas nama Golkar?" tegas Idrus.
Idrus mempertanyakan dalam kapasitas apa JK bicara atas nama Golkar. Ia menyebut semua orang sudah tahu bahwa Ketua Umum Golkar adalah Airlangga Hartarto.
“Pertanyaan saya, dalam kapasitas apa, terkecuali ada mandat dari ketua umum,” ucap Idrus.
Baca Juga: PPP Terancam Tak Masuk ke DPR, Suara Masuk Real Count KPU 65,56 Persen
Menurut mantan Menteri Sosial ini, sangat tidak etis apabila JK mengatasnamakan Golkar saat bertemu Megawati.
“Sangat tidak etis JK bicara dengan Mbak Mega atas nama Golkar,” pungkasnya.
Sumber: Jawapos.com