"Sudah (berkomunikasi), DPW (PDI-P) sudah menyampaikan kepada saya," ujarnya kepada wartawan, Kamis (12/6).
Atas kesempatan itu, Anies mengapresiasi langkah PDI-P yang sebelumnya sempat menjadi oposisi keras di pemerintahannya saat menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022. "Saya sampaikan terima kasih, apresiasi dan kita liat prosesnya ke depan," ungkapnya.
Baca Juga: Maju Pilgub DKI, Kaesang Tunggu Agustus
Terkait apakah nanti bila diusung PDI-P akan bersanding dengan kader pilihan partai banteng itu, Anies masih belum ingin berspekulasi lebih. "Saya bilang tadi, urutannya tadi tentu pengusung yang cukup, baru di situ bicara pasangan," pungkasnya.
Sebelumnya, Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI-P Hasto Kristanto menyebut bahwa sosok Anies memang menarik untuk diusung kembali menjadi Cagub DKI Jakarta pada November mendatang. "Mbak Puan kan sudah menyampaikan pak Anies menarik," kata Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto di Sekolah Partai PDIP, Jakarta Selatan, Sabtu (8/6).
Meski begitu, PDIP belum memutuskan sosok yang akan diusung. Selain calon eksternal, PDIP juga tetap mempertimbangkan calon dari internal partai. "Partai belum memutuskan terhadap siapa yang dicalonkan untuk Gubernur dan Wakil Gubernur," jelas Hasto.
Sumber: Jawapos.com
Editor : RP Rinaldi