Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Penerimaan Negara Tumbuh 9,8 Persen Capai Rp172,7 T

jpg • Kamis, 5 Februari 2026 | 15:00 WIB

 

PURBAYA YUDHI SEDEWA
PURBAYA YUDHI SEDEWA


JAKARTA (RIAUPOS.CO)- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melaporkan bahwa realisasi penerimaan negara mencapai Rp172,7 triliun (T)hingga 31 Januari 2026. Angka ini tercatat tumbuh sebesar 9,8 persen secara tahunan (YoY) dan setara 5,5 persen dari target APBN yang dipatok  Rp3.153,6 triliun.

“Alhamdulilah hingga 31 Jan 2026, realisasi penerimaan negara Rp172,7 triliun  atau tumbuh 9,8 persen secara tahunan,” kata Purbaya dalam Rapat Kerja bersama Komisi XI DPR RI di Gedung Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (4/2).

Lebih lanjut, dia merinci bahwa penerimaan dari sektor pajak tumbuh tinggi capai 30,8 persen (YoY). Kemudian, pertumbuhan berasal dari kenaikan penerimaan bruto sebesar 7 persen serta penurunan signifikan restitusi hingga 23 persen (YoY).

“Sehingga seluruh jenis pajak mencatatkan tumbuh positif secara neto,” ujarnya.

Di sisi lain penerimaan Bea Cukai tercatat terkontraksi 14 persen. Penurunan tersebut dipengaruhi oleh lonjakan impor tarif 0 persen sebesar 29 persen serta penurunan harga CPO dari 1.059 dolar AS MT jadi 916 dolar AS MT atau terkoreksi 13,5 persen.

Adapun kinerja Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) tercatat melemah dengan pertumbuhan negatif sebesar 19,7 persen. Penurunan itu disebabkan tidak berulangnya penerimaan dividen perbankan sebesar Rp 10 triliun seperti tahun sebelumnya.

“Gambaran penerimaan pajak Januari 2026 menggambarkan pembalikan arah sedang terjadi, sehingga pendapatan negara tumbuh dibandingkan tahun lalu,” tukasnya.

Sebelumnya, pemerintah dan Badan Anggaran sepakat menaikkan target pendapatan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 sebesar Rp5,9 triliun. Dari sebelumnya target penerimaan negara ditetapkan sebesar Rp3.147,7 triliun dan kini naik menjadi Rp3.153,6 triliun.

Editor : Arif Oktafian
#persen #Negara #peneriaan