PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kota Pekanbaru melaksanakan konsolidasi penguatan struktur organisasi kader se-Kota Pekanbaru, Ahad (8/3).
Kegiatan yang digelar bersamaan dengan berbuka puasa bersama dan pemberian santunan anak yatim tersebut turut dihadiri Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Demokrat Provinsi Riau Agung Nugroho.
Pada konsolidasi tersebut, Ketua DPC Demokrat Pekanbaru Tengku Azwendi Fajri turut menghadirkan Ketua Srikandi Demokrat Riau Hj Sulastri dan juga Ketua DPC Demokrat Kepulauan Meranti Muzamil Baharudin.
Tengku Azwendi Fajri mengatakan, kegiatan itu juga bertujuan mempererat silaturahmi antar kader. Sementara konsolidasi dilaksanakan untuk memperkuat organisasi hingga ke tingkat akar rumput.
“Struktur partai sudah terbentuk di 15 kecamatan dan 83 kelurahan. Saat ini kami juga sedang memperkuat pembentukan jajaran hingga tingkat RT dan RW agar Partai Demokrat benar-benar hadir di tengah masyarakat,” ujarnya, Senin (9/3).
Penguatan struktur hingga ke tingkat paling bawah, tegas Azwendi, sangat penting dilakukan. Hal ini agar setiap kader dapat lebih cepat merespons berbagai dinamika yang terjadi di tengah masyarakat.
Tengku Azwendi menegaskan, kader Demokrat harus terus menjaga soliditas serta mengedepankan kerja nyata di tengah tantangan yang dihadapi Pekanbaru dan Riau pada umumnya. Kepentingan masyarakat harus diutamakan.
“Kita tidak perlu mengusik pihak lain. Cukup kita terangkan lampu kita sendiri dengan kerja nyata untuk masyarakat,” ujarnya.
Agung Nugroho mengajak seluruh kader menjadikan Ramadan sebagai momentum introspeksi. Bulan suci ini juga harus menjadi momen untuk memperkuat komitmen pengabdian kepada masyarakat.
Menurutnya, kemenangan Demokrat pada Pemilihan Wali Kota Pekanbaru merupakan kemenangan bersama masyarakat yang harus dijaga dengan kerja nyata.
“Kemenangan ini bukan hanya kemenangan Partai Demokrat, tetapi kemenangan seluruh masyarakat Pekanbaru. Kita menang bukan untuk menjatuhkan, tetapi untuk merangkul,” kata Agung yang juga Wali Kota Pekanbaru.
Agung juga mengingatkan para kader agar menjaga sikap dan tidak bertindak sewenang-wenang karena kader Demokrat turut menjadi wajah pemerintah kota.
“Kader Demokrat harus menjadi contoh di tengah masyarakat. Jangan sampai berbuat semena-mena, karena yang malu bukan hanya partai tetapi juga wali kotanya,” tegasnya.
Agung menambahkan berbagai program pembangunan di Pekanbaru saat ini dijalankan dengan semangat kebersamaan serta fokus pada perbaikan infrastruktur, pelayanan kesehatan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.(gem)
Laporan HENDRAWAN KARIMAN, Pekanbaru
Editor : Arif Oktafian