BENGKALIS (RIAUPOS.CO) - Anggota DPRD Bengkalis Dapil Bengkalis dan Bantan Fakhtiar Qadri terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bengkalis periode 2026-2032 dalam Musyawarah Daerah (Musda) yang berlangsung di Duri, Kecamatan Mandau, Bengkalis, Selasa (27/10) malam.
Dukungan bulat yang diterimanya, menjadi modal awal untuk memimpin organisasi, sekaligus membawa tantangan dalam memperkuat kader dan memperluas kontribusi partai bagi pembangunan daerah.
Musda yang berlangsung sejak Selasa (27/10) dan dibuka Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Riau, Yulisman. Fakhtiar tampil sebagai calon tunggal, sedangkan sidang penetapan dipimpin perwakilan DPD Golkar Riau, Ikhsan. Seluruh peserta yang memiliki hak suara memberikan dukungan kepadanya.
Baca Juga: PDI-P Rohil Gelar Apel dan Bakti Sosial
Usai ditetapkan sebagai ketua terpilih, Fakhtiar menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang mendukung kelancaran Musda. Ia menegaskan keinginannya membawa Golkar Bengkalis berkembang dan semakin berarti bagi masyarakat.
“Ke depan, kita akan membawa Golkar Bengkalis menjadi lebih baik. Golkar juga siap ikut membangun Kabupaten Bengkalis agar kehadirannya semakin bermakna bagi masyarakat,” ujar Fakhtiar.
Untuk mewujudkan komitmen tersebut, dia menekankan pentingnya kerja bersama seluruh jajaran partai, mulai dari tingkat kabupaten hingga kecamatan. Dirinya meminta para pengurus menjalankan tugas sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), serta memastikan agenda organisasi berjalan dengan baik.
Baca Juga: Musda Golkar Bengkalis Jadi Ajang Reuni
“Saya mengajak seluruh pimpinan Golkar di kecamatan untuk terus bekerja sesuai AD/ART partai. Kita harus menjaga kebersamaan dan memperkuat organisasi agar Golkar dapat terus berkontribusi bagi masyarakat,” harap pria akrab disapa Ngah Tiar.
Fakhtiar mengatakan, setelah pemilihan ini, dirinya akan segera melakukan konsolidasi organisasi dan koordinasi guna melakukan pendataan kader serta merapikan struktur kepengurusan. Dirinya juga merangkul seluruh kader Golkar yang tersebar di kabupaten Bengkalis.
Musda DPD Partai Golkar Bengkalis menjadi ruang bagi para tokoh, untuk menyampaikan pesan tentang pentingnya menjaga hubungan politik yang konstruktif. Di tengah perbedaan pilihan dan kepentingan, komunikasi serta kerja sama tetap dibutuhkan agar agenda pembangunan daerah dapat berjalan.
Baca Juga: Fraksi Gerindra Kampar Soroti Kelangkaan Pupuk
Dalam Musda yang berlangsung lancar dan aman, Partai Golkar Bengkalis sudah merumuskan persiapan Golkar Bengkalis menghadapi agenda politik berikutnya.
Di antaranya melaksanakan kegiatan yang terukur, bersama kader untuk memaksimalkan memperoleh suara terutama pada pemilihan legislatif mendatang.
“Mengikuti instruksi ketua umum Golkar, kita akan fokus penguatan dilegeslatif. Kita akan berikhitiar setiap Dapil untuk Pemilu yang akan datang bisa mendapatkan masing masing minimal satu kursi,” jelasnya.
Baca Juga: Saksi Sebut Marjani Gunakan Kode saat Minta Uang
Untuk mewujudkan ini, dia mengaku bukan kerja yang mudah. Memerlukan dukungan kader dan simpatisan dan pengurus yang dibentuk nanti. Untuk eksternal pihaknya nanti akan memperkuat sinergi dengan pemerintah kabupaten Bengkalis. Siap mendukung penuh program pemerintah Bengkalis yang akan berjalan.
Sedangkan, dalam penyiapan pengurus baru, pihaknya akan melakukan pembentukan tim formatur terlebih dahulu. Tim formatur yang dibentuk berasal dari dua orang pengurus kecamatan, satu perwakilan pengurus provinsi. Ini sudah ditetapkan dalam Musda dan menunjuk sekretaris DPD Golkar Riau Suparman bergabung menjadi tim formatur.
“Saya sebagai ketua terpilih bergabung dalam tim formatur serta beberapa perwakilan organisasi sayap. Tim formatur ini akan bekerja selama satu bulan ke depan untuk menyusun kepengurusan Golkar Bengkalis, setelah terbentuk baru akan dilakukan pengajuan struktur ini ke DPD Golkar Riau dan Pusat, kemudian baru menyiapkan pelantikan kepengurusan,” jelasnya.(ksm)
Editor : Arif Oktafian