Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Update Banjir Jalan Lintas Timur: Akhir Pekan Ini Roda 4 Dilarang Lewat, Arus Dialihkan ke Lintas Tengah

M Amin Amran • Sabtu, 3 Februari 2024 | 12:02 WIB
 
Puluhan kendaraan bermotor antre di Jalan Lintas Timur Km 83 Desa Kemang, Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan, Jumat (2/2/2024).
Puluhan kendaraan bermotor antre di Jalan Lintas Timur Km 83 Desa Kemang, Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan, Jumat (2/2/2024).

PANGKALANKERINCI (RIAUPOS.CO) - Tinggi air yang merendam Jalan Lintas Timur (Jalintim) Sumatera di Km 83 Desa Kemang, Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan kembali naik, Jumat (2/2/2024) siang. Petugas kembali melarang pengendara roda dua dan roda empat untuk melintas. Arus lalu lintas pun dialihkan ke Lintas Tengah Kuantan Singingi (Kuansing).
 
“Ya, tinggi permukaan air yang merendam badan Jalintim Km 83 saat ini telah mencapai 70 sentimeter (cm). Dengan demikian, maka pengendara sepeda motor dan roda empat pribadi sudah kami larang untuk melintas,” terang Kapolres Pelalawan AKBP Suwinto SIK melalui Kasatlantas AKP Akira Ceria kepada Riau Pos, Jumat (2/2/2024).
 
Kebijakan ini diambil karena banyak kendaraan berbodi kecil mengalami mati mesin atau mogok di tengah badan jalan saat coba melintas jalan ini. Kondisi ini menyebabkan terjadinya penumpukan kendaraan, arus lalu lintas menjadi padat merayap hingga kemacetan jadi mengular mencapai 15 kilometer.
 
“Jadi, saat ini kami masih fokus melakukan evakuasi kendaraan, baik roda dua maupun empat yang mogok di tengah badan Jalintim Km 83. Upaya evakuasi ini menyebabkan terjadinya penumpukan hingga antrean panjang kendaraan mencapai 15 kilometer. Kami masih menerapkan pola buka tutup jalan untuk mengurangi kemacetan,’’ ujarnya.
 
“Selain itu, petugas gabungan juga telah melakukan pengalihan arus lalu lintas di kilometer 153 Ukui, tepatnya di perbatasan Pelalawan dengan Indragiri Hulu. Kendaraan yang datang dari arah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) diimbau melintasi jalan alternatif yakni Jalur Lintas Tengah Kuantan Singingi (Kuansing),” ujarnya seraya mengimbau pengendara tetap mengikuti petunjuk dan arahan petugas di lapangan.
 
Di tempat terpisah, Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pelalawan Zulfan menjelaskan, bencana banjir yang melanda 30 desa dan kelurahan di 7 kecamatan di Kabupaten Pelalawan masih menggenangi permukiman warga dan badan jalan dan kembali naik 2 cm.
 
“Tinggi permukaan air yang menggenangi permukiman penduduk dan merendam badan jalan di tujuh kecamatan kembali naik 2 sentimeter. Peningkatan ini dampak dari pembukaan pintu pelimpahan Waduk PLTA pekan lalu. Bahkan, tingginya diprediksi akan kembali naik besok (hari ini, red atau Ahad (4/2/2024) mendatang,” tuturnya.
 
Mantan Sekretaris Diskominfo Pelalawan ini menambahkan, dengan peningkatan tinggi permukaan air tersebut, maka sejumlah badan jalan yang sebelumnya telah mengalami penyurutan total kembali mulai tergenang air. Seperti Jalan Abdul Jalil Kecamatan Pangkalankerinci. Begitu juga sejumlah badan jalan lainnya di wilayah yang masih dilanda banjir.
 
“Meski belum menghambat kelancaran arus lalu lintas kendaraan, namun kami tetap mengimbau agar masyarakat pengguna jalan waspada. Pasalnya, tinggi permukaan air akan kembali meningkat dan mulai terasa dalam dua hari ke depan,” ujarnya.
 
Mantan Sekretaris Dinas Perikanan ini memaparkan, setidaknya terdata sebanyak 6.802 Kepala Keluarga (KK) atau sebanyak 19.985 jiwa masyarakat Pelalawan yang menjadi korban terdampak banjir.
 
"Dan alhamdulillah, seluruh korban terdampak banjir telah kami salurkan bantuan ribuan paket sembako. Dan saat ini, kami tengah mempersiapkan bantuan yang akan disalurkan pascabanjir,” ujarnya.

 

Editor : RP Eka Gusmadi Putra
#banjir pelalawan #jalintim sumatera #jalintim buka tutup #banjir riau #update banjir #status siaga darurat bencana hidrometerologi #jalan lintas timur sumatera di riau tutup karena banjir dan jembatan ambruk