Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Pekan Pertama Mei 2024, Harga Sejumlah Komoditi Mulai Turun

Prapti Dwi Lestari • Selasa, 7 Mei 2024 | 09:40 WIB
HARGA SEJUMLAH BAHAN PANGAN
HARGA SEJUMLAH BAHAN PANGAN

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Memasuki pekan pertama Mei 2024, harga pangan atau bahan pokok di Kota Pekanbaru masih menunjukkan turun-naik. Namun demikian sebagian besar harga mulai mengalami penurunan.

Pantauan Riau Pos, Senin (6/5) di Pasar Agus Salim, sejumlah harga pangan yang mulai mengalami penurunan terjadi pada komoditas pangan seperti bawang merah yang kini dijual Rp48.000 per kilogram (kg) dari sebelumnya berkisar Rp50.000 per kg. Lalu, cabai merah asal Bukittinggi Rp68.000 per kg dari sebelumnya Rp70.000 per kg. Cabai rawit merah Rp80.000 per kg dari sebelumnya Rp90.000 per kg.

Tomat yang sebelumnya berada di level Rp20.000 per kg, kini mulai turun menjadi Rp14.000 per kg. Juga harga bawang putih turun dari Rp45.000 per kg menjadi Rp40.000 per kg.

Sedangkan komuditas pangan yang masih tinggi di antaranya ayam potong yang dijual Rp30.000-Rp33.000 per kg tergantung ukuran, telur ayam Rp55.000- Rp58.000 per papan (30 butir).

Salah seorang pedagang sembako di Pasar Agus Salim Mariati mengatakan, sampai saat ini harga barang keperluan pokok masih mengalami naik turun. Saat ini sejumlah pasokan komoditas pangan sudah mulai berdatangan sehingga harga mulai mengalami penurunan. 

Mariati katakan, meski sudah mengalami penurunan harga, namun pembeli masih mengeluhkan harga pangan yang terbilang masih cukup tinggi dan masih belum harga normal.

”Yang masih mahal sampai sekarang itu cabai merah asal Bukittinggi dan bawang merah. Karena bawang Peking sekarang masih kosong jadi banyak pedagang dan masyarakat lebih memilih menggunakan bawang Bukittinggi untuk berjualan dan bumbu masakan, sehingga banyak masyarakat yang masih mengurangi jumlah pembelian agar uang belanja yang dimiliki tercukupi untuk memenuhi keperluan sehari-hari,” kata Mariati. 

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Upik, seorang pembeli di Pasar Agus Salim. Menurutnya sampai sekarang harga barang keperluan pokok masih cukup tinggi. Ia berharap harga bisa kembali normal agar masyarakat menengah ke bawah bisa menikmati harga yang terjangkau.

”Tak ada yang murah sekarang semuanya pada mahal. Dulu bawa uang Rp100.000 kita bisa beli bahan makanan yang bisa cukup untuk sepekan. Sekarang uang segitu hanya cukup untuk 2 sampai 3 hari saja. Makanya pemerintah harus bisa ngasih harga barang keperluan pokok yang murah agar masyarakat tidak tercekik dengan harga yang malas seperti sekarang,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan (Disketapang) Kota Pekanbaru, Maisisco mengatakan, secara keseluruhan harga bahan pokok di Pekanbaru masih normal pasca-Hari Raya Idulfitri.

Hanya saja, untuk saat ini yang mengalami kenaikan itu bawang merah. Bawang ini harganya masih tinggi pasca-Lebaran. Sekarang masih di level Rp50.000 per kg yang disebabkan oleh faktor cuaca di daerah penghasil, dan terjadi secara nasional sehingga mengganggu produktivitas panen petani.

”Kenaikan dipengaruhi faktor duaca di wilayah petani, seperti di Brebes, kondisi hujan di sana mempengaruhi hasil panen,” katanya.

Selain itu, Pemerintah Pusat saat ini juga tidak menambah kuota untuk impor bawang. Dikhawatirkan, jika kuota impor ditambah, maka akan mengakibatkan petani rugi.

Bahkan dari keterangan badan pangan nasional (Bapanas), harga bawang akan segera kembali normal. Karena kenaikan harga diakibatkan oleh cuaca akan kembali membaik saat cuaca ikut membaik sehingga hasil panen petani kembali maksimal dan harga kembali normal.

Selain bawang, lanjut Maisisco, harga bahan pokok yang masih tinggi itu adalah beras premium dan daging ayam potong. Sampai saat ini harga beras premium masih berkisar Rp160.000 hingga Rp170.000 per 10 kg. Sementara daging ayam potong masih berkisar Rp31.000 per kg.

Begitu juga dengan harga bahan pokok lainnya seperti daging sapi Rp140.000 per kg, minyak goreng curah Rp16.000 per kg, dan gula pasir Rp19.000 per kg.

”Kami akan terus melakukan pengawasan di lapangan sehingga harga kebutuhan pokok dapat kembali normal,” katanya.(ayi)

Editor : Rindra Yasin
#harga bahan pokok turun #Badan Pangan Nasional (Bapanas) #pasar agus salim pekanbaru #harga bahan pokok naik #dinas ketahanan pangan