Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Mahasiswa Tetap Ingin Bahas Kenaikan UKT bersama Rektorat Unri

Hendrawan Kariman • Kamis, 9 Mei 2024 | 17:07 WIB

Gedung Rektorat Unri
Gedung Rektorat Unri
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) -- Ketua BEM Fakultas Pertanian Unri Khariq Anhar menyebutkan, pihak rektorat telah menemui mahasiswa dan memastikan aduan UU IT ke Polda Riau yang diarahkan ke para mahasiswa tidak berlanjut ke ranah pidana.

Tapi di luar proses yang saat ini berjalan, baik proses mediasi di Polda Riau maupun di internal Unri, Khariq Anhar menyebutkan pihaknya masih berjuang. Pihaknya tetap ingin duduk bersama rektorat terkait masalah kenaikan Uang Kuliah Tunggal (UKT) dan penerapan Iuran Pengembangan Institusi (IPI) di Unri.

Khariq juga mengatakan, dirinya secara pribadi belum mendapat kepastian apa-apa pasca pertemuan bersama rektor pada Kamis (9/5/2024) pagi itu. Dirinya tidak bisa hadir karena sedang sakit.

"Apakah berhentinya proses di kepolisian ini juga diikuti tidak dilanjutkannya pada proses etik kemahasiswaan, belum tahu. Yang jelas perjuangan kami agar biaya kuliah tidak naik belum berakhir," kata Khariq.

Para mahasiswa yang melakukan aksi penolakan tetap menginginkan adanya perubahan kebijakaran aturan kenaikan UKT dan penerapan IPI di Unri.

Seperti diberitakan sebelumnya, Khariq memenuhi panggilan Polda Riau pada Rabu (8/5/2024). Pemanggilan itu terkait aduan dugaan UU ITE oleh Rektor Unri Sri Indarti atas status yang berkaitan dengan aksi protes kenaikan UKT dan PI di salah satu akun media sosial.

Aduan itu baru diketahui Khariq dan kawan-kawan pada akhir April 2024, kendati menurutnya, sudah diadukan sejak Maret 2024 ke Polda Riau.

Selain mereka tidak dilibatkan dalam kebijakan kenaikan UKT dan penerapan IPI untuk mahasiswa baru Unri, mereka juga tidak pernah ditegur rektorat maupun menerima somasi terkait kritik di status media sosial yang mengarah ke Rektor Unri tersebut.

Editor : RP Rinaldi
#mahasiswa unri #rektorat #Kenaikan UKT