PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) melaksanakan peringatann puncak Milad ke-16, Senin (24/6/2024). Pada puncak Milad ini, juga dilaksanakan peresmian beberapa proyek yang telah dibangun di Umri langsung oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Prof Haedar Nashir bersama Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan.
Baca Juga: KPU Riau Rilis Jadwal Pelaksanaan PSU, Rohul 13 Juli, Inhu, Meranti, dan Dumai 29 Juni
Peringatan puncak Milad Umri diawali dengan peresmian Gerbang Utama Umri. Kemudian dilanjutkan dengan peresmian Fakultas Kedokteran, peresmian Gedung Tajdid Center yang bersumber dari dana wakaf, peletakan batu pertama Mahmud Marzuki Tower dan Rusunawa.
Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan dalam sambutannya mengatakan, pihaknya mengapresiasi bahwa Umri saat ini berkembang sangat pesat di bawah kepemimpinan Rektor Dr Saidul Amin. Sebagai kader Muhammadiyah, ia juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah banyak membantu Umri.
“Perkembangan kampus saya lihat sangat pesat. Karena itu Riau dan Umri beruntung punya rektor seperti Dr Saidul Amin,” katanya.
Rektor Umri Dr Saidul Amin dalam laporannya menyampaikan, pada Milad ke-16 tahun ini terasa begitu spesial karena juga sekaligus bertepatan dengan peresmian Fakultas Kedokteran. Hal ini juga sekaligus menjadikan Umri sebagai PTS ke-16 yang memiliki Fakultas Kedokteran.
“Hadirnya Fakultas Kedokteran ini juga berkat kerja sama kita semua. Terima kasih kepada semua pihak yang sudah terlibat dalam mewujudkan Fakultas Kedokteran Umri,” ujarnya.
Selain peresmian Fakultas Kedokteran, pada Milad kali ini juga diresmikan beberapa program pembangunan, mulai dari pintu gerbang utama Umri. Gedung Tajdid Center yang menelan biaya Rp13 miliar yang seluruh biaya merupakan wakaf kaum muslimin dan keluarga besar Muhammadiyah. Kemudian peresmian rusunawa kerja sama dengan Kementerian PUPR.
“Kemudian juga ada peletakan batu pertama Mahmud Marzuki tower senilai Rp50 miliar yang dibangun dengan uang sendiri. Dengan program pembangunan ini, menjadikan kita semakin optimistis untuk menjadikan Umri lebih baik ke depannya,” sebutnya.
Pj Sekretaris Daerah Riau Indra SE yang juga hadir dalam kesempatan tersebut mengatakan, Pemprov Riau mendukung hadirnya Fakultas Kedokteran Umri, karena Riau masih kekurangan dokter.
“Tahun ini juga akan dibangun rumah sakit vertikal di Riau, karena itu membutuhkan tenaga kerja yang cukup banyak,” ujarnya.
Ketua PP Muhammadiyah Haedar Nashir juga menyampaikan tahniah atas kemajuan yang begitu pesat di Umri. Hal tersebut juga menjadikan Umri sebagai kampus yang membanggakan Muhammadiyah.
“Saya menjadi saksi perkembangan Umri dari waktu ke waktu. Kampus ini akan menjadi kampus yang unggul berkemajuan. In sya Allah kalau bersungguh-sungguh Allah akan banyak membukakan banyak jalan,” sebutnya.(sol)
Editor : RP Edwar Yaman