PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Mencari simpatik masyarakat. Inilah yang dilakukan Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) Gubernur Riau (Gubri)-Wakil Gubernur Riau (Wagubri) jelang Pilgubri 2024 dihelat pada 27 November mendatang.
Selasa (3/9), Bacalon Gubri Syamsuar bertemu milenial Dumai. Sementara itu, Bapaslon Abdul Wahid-SF Hariyanto mendapatkan tambahan dukungan warga yang tergabung dalam Kelompok Kerja Guru (KKG) se-Kecamatan Kampar, Kabupaten Kampar. Sedangkan Bacalon Gubri Muhammad Nasir bersilaturahmi dengan warga RW 006 Kelurahan Kampung Tengah, Sukajadi, Pekanbaru.
Di Kota Dumai, puluhan anak milenial salut dengan komitmen Bapasalon Gubri-Wagubri, Syamsuar-Mawardi (Suwai) di bidang pendidikan. Sehingga mereka bertekad untuk memenangkan perpaduan umara dan ulama ini dalam Pilkada Serentak 2024.
Silaturahmi Syamsuar dengan anak milenial di Glori Cafe Dumai ini ditaja Riau Lebih Baik Dumai dan Gibran Centre, Selasa (3/9) petang. Di hadapan anak-anak milenial, Syamsuar mengatakan dia terus berkomitmen terhadap pendidikan di Riau dengan memberi beasiswa S-1 sampai S-3. Selain itu, SMA digratiskan.
Komitmen Syamsuar ini karena dirinya tak ingin anak-anak muda di Riau bernasib seperti dia. “Orang tua saya tidak mampu. Tamat SMA, saya jadi buruh. Jadi, saya tak ingin anak-anak muda di Riau mengalami hidup seperti kami,” ungkap Syamsuar.
Apalagi ke depan, menurut Syamsuar masa depan anak muda penuh tantangan, jadi jangan sia-siakan program beasiswa yang disediakan pemerintah. “Anak-anak Riau ini pintar, salah satunya 50 arsistek terbaik di dunia ini berasal dari Riau,” ujarnya.
Syamsuar juga menyebutkan, saat ini tidak masanya lagi anak-anak Riau tidak kompetensi. Apalagi usia muda di Riau lebih banyak dari pada usia tua. “Kami komitmen peningkatan SDM di Riau. Waktu saya jadi Gubernur Riau ada program beasiswa ke Jerman, namun belum bisa dilaksanakan karena sesuatu hal. Padahal kuliah di Jerman sambil kerja,” jelasnya.
Di Dumai, jelas Syamsuar, banyak perusahaan namun karena anak Dumai tidak kompetensi sehingga tenaga kerjanya dari luar. Untuk menyikapi hal ini, di masa Syamsuar menjadi Gubri, berhasil mengadakan BLK Tenaga Kerja dalam upaya mempersiapkan tenaga kerja.
“Kesempatan ini jangan disia-siakan. Kami bagian dari anak muda dalam membangun pendidikan sehingga kami berkomitmen melakukan aksi daerah pembangunan pemuda lima tahun ke depan,” kata Syamsuar.
Wilian Fadli, salah seorang anak milenial Dumai, pada kesempatan itu mengatakan, dengan kapasitas, pengalaman, dan sudah teruji, serta komitmen yang telah dibuat Pak Syamsuar bersama Ustaz MawardiM Saleh, rasanya tidak perlu diragukan lagi.
Tak hanya di dunia pendidikan, kata Wilian, berkat perjuangan Pak Syamsuar sehingga DBH Dumai dari PI, diperoleh hingga ratusan miliar. Inilah dirasakan masyarakat Dumai berupa pembangunan jalan, pendidikan dan lainnya. «Inilah membuat kami salut sama Pak Syamsuar dan kami anak milenial Dumai siap memenangkan Syamsuar-Mawardi,” ucap Wilian.
Sementara itu, Bapaslon Abdul Wahid-SF Hariyanto mendapat dukungan dari Kelompok Kerja Guru (KKG) Se-Kecamatan Kampar Kabupaten Kampar. Penyampaian dukungan tersebut disampaikan di kediaman Ketua KKG Kecamatan Kampar Mega Syuryani.
Hadir dalam kesempatan itu Anggota DPRD Kampar Ramli SKom yang juga Koordinator Pemenangan Dapil IV Bapalson Abdul Wahid-SF Hariyanto, Ustazah Hj Elmi sebagai penceramah dan seluruh anggota Pengurus KKG dan lainnya.
Dalam kesempatan itu, Ketua KKG Kecamatan Kampar Mega Syuryani menyampaikan pernyataan komitmen dukungan kepada Abdul Wahid-SF Hariyanto.
“Alhamdulillah pada kesempatan ini kita masih diberikan kesehatan dan kesempatan untuk bersilaturahmi dalam rangka menghadiri acara rapat kerja KKG Himpaudi, yasinan, dan mendengarkan tausiah agama oleh Ustadzah Hj. Elmi serta deklarasi terhadap Bacalon Gubernur Riau dan Wakil Gubernur Riau Abdul Wahid-SF Hariyanto,” ungkap Mega.
“Pada kesempatan ini izinkan saya mewakili KKG Kecamatan Kampar untuk menyampaikan komitmen kami untuk mendukung pasangan Abdul Wahid-SF Hariyanto menjadi Gubernur Riau dan Wakil Gubernur Riau pada Pilkada Serentak tahun ini,” tambahnya.
Mega menyampaikan, komitmen KKG untuk memberikan dukungan tidak lepas dari besarnya harapan masyarakat Provinsi Riau akan kehadiran sosok pemimpin baru di Bumi Lancang Kuning. “Kami melihat sosok baru itu ada pada diri Abdul Wahid dan SF Hariyanto,” ujarnya.
“Kita tahu pasangan Abdul Wahid - SF Hariyanto mencerminkan dua figur yang sangat pantas untuk didukung oleh masyarakat Riau. Dua figur, seorang yang berasal dari latar belakang politisi dan seorang lagi berasal dari latar belakang birokrat yang kompeten, merupakan pasangan yang ideal untuk membangun daerah kita,” tegasnya.
Menurutnya, dukungan yang diberikan relawan KKG juga tidak lepas dari akan banyaknya harapan yang pihaknya himpun dari berbagai lapisan masyarakat Riau. “Melalui Bapaslon Abdul Wahid-SF Hariyanto, berbagai persoalan pembangunan diharapkan bisa diselesaikan,’’ ujarnya.
‘’KKG juga melihat figur pasangan Abdul Wahid-SF Hariyanto sangat layak untuk diberikan dukungan oleh masyarakat Riau. Karena kedua figur ini diyakini akan mampu memajukan pembangunan di daerah ini, apalagi bapaslon ini di dukung oleh ulama besar yakni Ustaz Abdul Somad,” tambahnya.
Sementara itu, Bacalon Gunri Muhammad Nasir bersilaurami dengan warga RW 006 Kelurahan Kampung Tengah, Sukajadi, Selasa (3/9). Pertemuan ini diinisiasi Anggota DPRD Kota Pekanbaru dari Fraksi Partai Gerindra Indra Sani SE. Kegiatan ini pun mendapat sambutan baik dari masyarakat.
Tampak, masyarakat menikmati pertemuan itu, karena memang ingin bertemu langsung dan berdialog bersama M Nasir. Ketua RW 006 Kelurahan Kampung Tengah, Sukajadi Abdul Muthalib, mengatakan, kehadiran M Nasir untuk menyampaikan aspirasi dan memberikan dukungan serta harapan dapat membawa kemajuan bagi Provinsi Riau, khususnya Kota Pekanbaru sebagai ibu kota.
“Oleh karena itu, kami masyarakat Sukajadi siap mendukung pasangan H Muhammad Nasir bersama H Muhammad Wardan menjadi Gubernur Riau dan Wakil Gubernur Riau periode 2024-2029,” ujar Abdul.
Jika diamanah menjadi pemimpin Riau lima tahun ke depan, Abdul berharap Nasir-Wardan menjadi pemimpin yang amanah dan berpegang teguh terhadap komitmen kebaikan demi mewujudkan Riau Sejahtera dan Riau Emas.
Sementara itu, Anggota DPRD Kota Pekanbaru Indra Sani SE menekan bahwa dalam mewujudkan pemerintahan yang baik, tentu harus mempunyai hubungan baik dan sinkron terhadap program pemerintah pusat.
‘’Dengan itu, saya mengajak, mari bersama-sama kita pilih dan dukung pasangan Nasir-Wardan. Karena ini merupakan pasangan yang didukung langsung oleh Presiden Indonesia terpilih, Prabowo Subianto. Tentunya, nanti kebijakan daerah bisa selaras dengan kebijakan pemerintah pusat,” sebut Indra.
Sementara itu, Bacalon Gubri menjelaskan jika mendapatkan mandat dari masyarakat Riau untuk menjadi Gubernur Riau, dirinya siap mewujudkan Riau Emas bersama Bacalon Wakil Gubernur Riau Muhammad Wardan.
“Nasir-Wardan siap mengabdikan dan mewakafkan diri untuk Riau. Berbagai program prioritas telah kami petakan bersama sebagai fokus utama,” katanya saat bersilaturahmi ke masyarakat Kampung Tengah, Kecamatan Sukajadi, Kota Pekanbaru, didampingi Ketua Tim Pemenangan Dr Fidaus MT, Selasa (3/9).
Diungkapkan Nasir, salah satunya programnya adalah pemerataan pendidikan dengan program pendidikan gratis. Persoalan kesehatan juga menjadi fokus utama yang akan dibenahi. Saat ini mulai mendata seluruh masyarakat yang tidak bisa berobat, agar bisa diberikan pelayanan terbaik.
“Kami juga akan memberikan insentif yang memadai kepada kader Posyandu, RT/RW dan juga imam masjid. Data yang ada, di Riau ada 12.000 lebih masjid dan itu semua akan kita berikan insentif untuk imam,” paparnya.
Selain itu, dia juga akan meningkatkan kualitas BUMD di Riau. ‘’Itu semua demi mewujudkan semua niat baik demi kesejahteraan masyarakat,’’ tuturnya lagi.
Sebagai contoh, di Kabupaten Indragiri Hilir yang dikenal sebagai penghasil kelapa terbesar di Indonesia, bahkan dunia, saat ini harga kelapa tidak stabil. Nantinya akan ada BUMD yang fokus dalam menangani persoalan kelapa. Sehingga, para petani bisa merasakan harga yang stabil dan tinggi.
“Riau ini provinsi kaya, Riau banyak uang, tapi harus dikelola dengan baik. Sehingga dengan kekayaan yang ada ini, Riau harus dikelola lebih baik demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Apalagi, Pak Prabowo telah menunjuk Riau sebagai swasembada beras. Ini sudah dimulai di Inhil,” jelas Nasir.
Selain itu, dia juga akan memastikan bahwa program makan sehat dan bergizi gratis dari Presiden Prabowo akan berjalan dengan baik di Riau. “Untuk membenahi Riau ini saya siap. Kalau ditanya Nasir-Wardan berani? Kami berani. Riau ini kaya tapi kurang maksimal dalam pengelolaan. Maka dari itu, Nasir-Wardan siap mewujudkan Riau emas agar kekayaan ini dapat dinikmati seluruh masyarakat Riau,” tegas Nasir.
Sementara itu, Ketua Tim Pemenangan Nasir-Wardan, Dr Firdaus MT saat turun ke masyarakat itu, agendanya mendengarkan aspirasi dan dialog mendampingi Bacalon M Nasir. Disebutkan Firdaus, pasangan Nasir-Wardan dengan tagline Nawaitu (Nasir Wardan Riau Bersatu) telah mengukuhkan niat untuk menjadi pelayan masyarakat demi mewujudkan Riau yang Maju, Riau Modern, dan Riau Emas.
“Dengan latar belakang pengusaha politisi dan birokrat politisi, pasangan ini menjadi sosok ideal untuk memimpin Riau. Pak Nasir sudah berpengalaman menjadi anggota DPR RI. Sementara, Pak Wardan telah teruji pula sebagai Bupati Indragiri Hilir dua periode,” terang Firdaus kepada wartawan.(sol/gus)
Editor : RP Arif Oktafian