PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Agenda tiga Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) Gubernur Riau (Gubri)-Wakil Gubernur Riau (Wagubri) semakin padat jelang Pemilihan Gubernur Riau (Pilgubri) 2024 yang dihelat pada 27 November mendatang.
Bapalson H Muhammad Nasir-H Muhammad Wardan menghadiri deklarasi dukungan Pemuda Pancasila (PP) digelar di Hotel Grand Central Pekanbaru, Selasa (3/9).
Sedangkan Bacalon Gubri Syamsuar melakukan silaturahmi dengan lintas suku dan agama di Duri, Bengkalis, Rabu (4/9) malam. Sementara itu, Bacalon Wagubri SF Hariyanto membuka seminar di Pekanbaru, Kamis (5/9).
Deklarasi PP untuk Muhammad Nasir-Muhammad Wardan dihadiri Ketua Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) PP Riau, Arsadianto Rachman, Ketua Tim Pemenangan Nasir-Wardan, Dr Firdaus MT, Ketua Majelis Pimpinan Cabang (MPC) PP se-Riau serta ratusan anggota PP Riau. “Pemuda Pancasila Riau siap memenangkan pasangan Nasir-Wardan untuk memimpin Riau lima tahun ke depan,” ujar Ketua MPW PP Riau, Arsadianto Rachman.
Dia mengatakan, deklarasi bersama tersebut dilakukan sebagai wujud komitmen bersama dari Ormas Pemuda Pancasila dan merapatkan barisan dalam satu komando, mendukung pasangan Nasir Wardan Riau Bersatu (Nawaitu) di Pilgubri 27 November nanti.
Dukungan terhadap Nasir-Wardan itu, lanjut Arsadianto, bukan tanpa alasan. Keduanya merupakan figur yang sangat tepat untuk memimpin Bumi Lancang Kuning. “Track record Pak Nasir sudah sangat jelas. Beliau ini sudah berpengalaman sebagai wakil Riau di DPR RI selama tiga periode sejak 2009-2024,’’ ujarnya.
‘’Begitu pula Pak Wardan yang telah berpengalaman memimpin Kabupaten Indragiri Hilir selama dua periode, yakni 2013-2023. Nah, pengalaman mereka ini tentu menjadi modal utama mewujudkan Riau Sejahtera dan Riau Emas,” tambahnya.
Calon Gubernur Riau, H Muhammad Nasir mengapresasi dukungan penuh yang diberikan PP Riau di bawah komando Arsadianto Rachman. Dukungan itu semakin menambah semangat juang Nasir-Wardan dalam menghadapi Pilgubri 2024.
“Ini sangat luar biasa. Saya tak menyangka dan menduga-duga, Nasir-Wardan setiap hari mendapat dukungan dari berbagai elemen. Tentunya ini menjadi modal untuk kita bersama-sama memenangkan Nasir-Wardan,” ucap Nasir.
Sementara itu, sejumlah tokoh lintas suku dan agama di Duri Bengkalis, bersatu menyatakan dukungannya dan siap memenangkan pasangan Syamsuar-Mawardi (Suwai). Hal ini mereka sampaikan saat bertemu langsung dengan Syamsuar pada silaturahmi di rumah Samda yang berada di Kecamatan Batin Solapan, Bengkalis, Rabu (4/9) malam.
Pada pertemuan itu, tuan rumah H Samsu Dalimunthe yang biasa disapa Samda mengatakan, bahwa dirinya mendukung Syamsuar dan sedikitpun tidak ada rasa ragu, ikhlas dari hati paling dalam. Karena dia tahu betul Syamsuar ini orangnya baik, mudah berkomunikasi.
“Kita semua tahu, di masa kepemimpinan Pak Syamsuar sebagai Gubernur Riau tingkat toleransi di Riau ini sangat tinggi. Inilah pemimpin yang kita cari. Karenanya kita harus bersatu untuk memenangkan Pak Syamsuar karena beliau memang pantas untuk memimpin Riau dua periode,” ungkapnya.
Yang hadir pada malam ini, jelas Samda, selain tokoh lintas suku dan agama, ada juga tokoh pemuda, dan pengusaha. “Yang hadir pada malam ini, mereka semua adalah penantang badai, pak. Siap bergerak memanangkan Pak Syamsuar,” ucap Samda.
Kesederhanaan Pak Syamsuar, kata Samda, sungguh mencerminkan seorang pemimpin yang merakyat. “Setiap kegiatan masyarakat beliau selalu berusaha untuk hadir, kecuali bila ada tugas di luar dipanggil Presiden atau Menteri. Jadi, kita tinggal chat beliau dan beliau sangat menjadi komunikasi dengan masyarakatnya,” ucap Samda.
Ungkapan Samda ini juga dia tuangkan dalam spanduk dengan kata-kata cukup menyentuh, “Tidak ada artinya uang sogok untuk memilih pemimpin Riau. Kenal lebih baik bermartabat, Iko Pemimpinnyo Syamsuar-Mawardi . Lanjutkan 2 periode. Riau Maju dan Bermartabat.”
Selain itu ada juga kalimat bijak untuk mengingatkan kepada semua pihak, “Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung. Mari bersatu untuk pemimpin Riau 5 tahun ke depan. Ini orangnya, Syamsuar-Mawardi.”
Eko yang memimpin silaturahmi pada malam itu, sempat meminta penjelasan Syamsuar terkait isu politik yang beredar di tengah-tengah masyarakat yang selalu “digoreng” dengan mengatakan, kenapa mundur dari Gubernur Riau dan kenapa sekarang mencalonkan diri lagi?
Menjawab isu itu, Syamsuar mengatakan, strategi Partai Golkar pada tahun ini agak berbeda dalam upaya mendulang suara, semua kepada daerah maupun wakil kepala daerah dari partai Golkar harus maju. “Dan semuanya berhasil, bahkan di Riau kita dapat 3 kursi di DPR RI. Sekarang kami ditugaskan lagi maju dalam Pilkada Riau,” ujarnya.
Selain dari partai meminta dirinya maju dalam Pilkada Riau, jelas Syamsuar, jauh dari lubuk hatinya terpanggil lantaran begitu banyak aspirasi masyarakat yang memintanya untuk maju. Aspirasi ini ada yang disampaikan langsung kepadanya, ada yang melalui keluarganya.
“Saya mundur jadi Gubernur Riau memang aturan mengharuskan mundur karena saya maju sebagai calon legislatif DPR RI, dan sekarang saya maju sebagai calon Gubernur Riau selain diminta partai, adanya keinginan yang sangat besar dari masyarakat,’’ ujarnya.
‘’Kalau saya memikirkan untung rugi, sedap di DPR RI lagi. Misi saya maju sebagai calon Gubernur Riau bukan kepentingan pribadi tapi pengadian kepada masyarakat Riau, apalagi masih ada program saya sebelumnya belum selesai,” ungkap Syamsuar.
Sementara itu, Balon Wagubri SF Hariyanto membuka seminar pembangunan infrastuktur yang dilaksanakan oleh Aliansi Gerakan Masyarakat Mahasiswa Pemantau Riau (Gemmpar) di Pekanbaru, Kamis (5/9).
Kegiatan seminar tersebut, mengangkat tema “Manfaat Pembangunan Infrastruktur, Jalan bagi Masyarakat, Dari Kota Hingga ke Desa”. Seminar tersebut menghadirkan Mantan Kadis PU Siak Irving Kahar Arifin dan tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, SF Hariyanto mengapresiasi Aliansi GEMMPAR atas inisiasinya melaksanakan seminar dan diskusi publik ini. “Apresiasi untuk Gemmpar dan seluruh pihak termasuk mahasiswa yang turut hadir pada seminar ini. Pemprov Riau tidak takut dikritik, marilah kita sama sama berdiskusi, kalaulah ada masalah mari sama sama kita selesaikan,” ujarnya.
Sebab, ia merasa bahwa dalam mewujudkan pembangunan dan infrastrukrur yang memadai tentu perlukolaborasi dan komitmen dari seluruh pihak. “Mari kita duduk bersama, kita selesaikan permasalahan yang Provinsi Riau ini ke depan. Tentu untuk itu kami perlu dukungan dari LSM, mahasiswa maupun masyarakat sebab kami tidak bisa bekerja sendirian,” ungkapnya.
Terkait jalan rusak, SF Hariyanto menegaskan kepada pemerintah kota Pekanbaru untuk dapat memperbaikinya. “Jalan itu untuk masyarakat. Kalau tidak diperbaiki jalan rusak itu, tentu nantinya masyarakat akan marah. Jadi, jalan itu merupakan suatu tanggungjawab kita untuk masyarakat,” katanya.
Selain itu, dalam situasi Pemilu ini pada 27 November mendatang, SF mengajak semua elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun rasa kebersamaan. “Pada 27 November akan terwujud pemerintahan baru. Jadi mari kita kawal pilkada ini dengan memberikan kontribusi dan upaya yang terbaik. Kita semua harus lebih memperbanyak komunikasi dan juga harus berani berkomunikasi,” ajaknya.
Sementara itu, Ketua Aliansi Gemmpar Riau Erlangga SH juga turut mengucapkan rasa terima kasih kepada para undangan termasuk mahasiswa yang hadir mengikuti seminar pembangunan ini. “Saya berharap seminar diskusi pembangunan ini menghasilkan kemajuan bagi Provinsi Riau dan memberikan hasil terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.(sol/gus)
Editor : RP Arif Oktafian