PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Bakal Pasangan Calon Gubernur Riau dan Wakil Gubernur Riau Muhammad Nasir-Muhammad Wardan berniat untuk membangun Provinsi Riau yang kaya ini. Membangun hilirisasi, infrastruktur, membangun pertumbuhan ekonomi baru.
Hal ini ditegaskan Muhammad Nasir usai mengisi acara dialog khusus yang ditaja Riau Televisi, Jumat (6/9) malam.
“Ini yang diperlukan oleh Provinsi Riau, kami melihat dari hulu dan hilir betapa besarnya kekayaan Riau ini,’’ papar Muhammad Nasir didampingi Muhammad Wardan dan Ketua Tim Pemenangan Nawaitu (Nasir Wardan Riau Bersatu) Dr Firdaus MT.
Diungkap Nasir juga, dari hasil diskusinya bersama tim pemenangan, ditambah pengalamannya di pusat sebagai Anggota DPR RI, dan dikolaborasikan dengan pengalaman pasangannya, Wardan memimpin Inhil dua periode.
Ditambah lagi dengan pengalaman Ketua Tim Pemenangan Firdaus dua periode pula memimpin Kota Pekanbaru akan menjadi perpaduan yang baik untuk Riau ke depan.
“Ini kolaborasi yang kami anggap bisa memberikan perubahan kearah yang lebih maju bagi provinsi Riau, dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat Riau, “ tuturnya didampingi Muhammad Wardan dan Ketua Tim Pemenangan Nawaitu (Nasir Wardan Riau Bersatu) Dr Firdaus MT.
Dari kolaborasi ini, tentu ada regulasi yang akan dibangun sebuah sistem yang diperlukan itu adalah orang-orang pintar.
“Artinya bagaimana membangun tata ruang yang baik untuk pertumbuhan ekonomi Riau ke depannya dikelola dengan baik, didukung oleh SDM dan SDA yang kuat. Ini yang membuat kami bersama Pak Wardan untuk maju pada Pilgub Riau. In sya Allah diberi mandat untuk memperbaikinya,” tambahnya.
Ditegaskan Nasir, karena punya nawaitu (niat) ingin membangun Riau lebih, sejahtera, dan makmur.
“Maka kami tegaskan supaya kami diberi mandat untuk benar-benar bisa membangun Riau menjadi lebih baik lagi, “ tuturnya.
Bacalon Wakil Gubernur Riau, Muhammad Wardan menambahkan, mereka memiliki jargon Riau Emas, yaitu Riau yang memiliki daya saing, Riau yang berintegritas, Riau yang maju dan berbudaya Melayu menuju Riau Emas.
“Jadi Riau Emas dalam tanda petik, terciptanya tingkat kesejahteraan dapat tercapai dan ini goal dari Riau Emas itu, “ ungkap Wardan.
Sebagai Ketua Tim Pemenangan Nawaitu, Firdaus juga menegaskan tahun ini putra-putra terbaik Riau itu ada tiga pasang yang siap menjadi pemimpin dan berani.
‘‘Ketiga-tiganya diberi kesempatan dan akan dipilih nantinya di 27 November sebagai hari pemungutan suara pada Pilgubri 2024, akan tetapi yang berani mengeksekusi suatu kebijakan, cerdas dalam melihat potensi ini sangat sedikit dan itu ada di Nawaitu,” tuturnya.(gus)
Editor : Rindra Yasin